Menjawab Fitnah Terhadap Islam

Breaking News

[4][News][ticker][Breaking News]

Movie Category 1

Subscribe Us

Template Information

Test Footer 2

Movie Category 2

Movie Category 3

Pages

Powered by Blogger.

Movies of The Week

Join This Site On Google Friend

Blog Archive

Movie Category 5

Movie Category 4

Slider Top

[6][true][slider-top-big][Slider Top]
You are here: Home / , , Menjawab Situs IsadanIslam.com Muhammad – Adakah Nubuatnya dalam alkitab?

Menjawab Situs IsadanIslam.com Muhammad – Adakah Nubuatnya dalam alkitab?

| 13 Comments


Pada artikel kali ini situs IsadanIslam.com mengeluarkan statemen yang cukup berani yaitu menyatakan bahwa tidak ada nubuat Nabi Muhammad dalam Alkitab. Mereka berapology dengan membantah beberapa ayat-ayat alkitab yang sering digunakan muslim sebagai bukti keberadaan Nubuat Nabi Muhammad dalam Alkitab. Sayangnya artikel  yang mereka tulis tidak memberikan bantahan apa-apa terhadap ayat-ayat tersebut dengan kata lain mereka tidak memberikan bantahan apa-apa terhadap bukti atau argument umat Islam yang menyatakan adanya Nubuat nabi Muhamamd dalam Alkitab yang sudah sering kali umat Islam tulis dan publikasikan dalam beberapa buku maupun tulisan yang banyak beredar di internet.

Muhammad – Adakah Nubuat Baginya di Alkitab?
Email
Alkitab Diteliti‘Nubuat' secara bahasa berhubungan dengan kenabian.  Satu ‘nubuatan’ menyatakan informasi atau berita tentang kejadian-kejadian di masa depan. 
Kedatangan Isa Al-MasihDinubuatkan Nabi Besar 
Al-Quran mengatakan Isa Al-Masih adalah “. . .seorang terkemuka di dunia dan di akhirat . . . .” (Qs 3:45). Layaklah bila seorang nabi besar menubuatkan kedatangan Isa Al-Masih, bukan? 
Perhatikanlah nubuat yang disampaikan nabi besar Yesaya lima ratus tahun sebelum Isa Al-Masih datang. “Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatupertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akanmelahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel” (Kitab Nabi Besar Yesaya 7:14). Dalam Injil, oleh malaikat Tuhan, Isa Al-Masih diberi nama “Imanuel”. 
Siapa Yang Menubuatkan Kedatangan Muhammad? 
Orang Islam percaya Muhammad adalah nabi akhir zaman. Dia juga dikenal sebagai penutup nabi-nabi sebelumnya. Sayangnya, tidak satupun ayat Alkitab yang berbicara tentang hal itu. 
Memang pakar Islam ingin meneguhkan iman orang Islam akan kenabian Muhammad.  Mereka berusaha untuk mencari ayat-ayat di Alkitab yang dapat diklaim sebagai nubuat kedatangannya.  Namun, tidak satupun ayat-ayat tersebut yang mengarah ke sana. 
Benarkah Alkitab Bicara Tentang Nabi Umat Islam? 
Beberapa ayat Alkitab yang sering digunakan pakar Islam sebagai nubuat kedatangan Muhammad adalah: 
Pertama: Taurat, Kitab Ulangan 18:18 Seorang nabi akan kubangkitkan bagi merekadari antara saudara mereka, seperti engkau ini (Musa); Aku akan menaruh FirmanKudalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkankepadanya”. 
Ayat di atas adalah sabda Allah pada Musa. Allah mengatakan akan ada seorang nabi “dariantara saudara mereka”. Yang dimaksud dengan 'mereka' di sini adalah bangsa Israel. Jelas Muhammad tidak berasal dari bangsa Israel, tetapi dari suku Quraysi. 
Kedua: Taurat, Kitab Ulangan 34:10 “Seperti Musa yang dikenal TUHAN denganberhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel”. 
Sulit diterima akal mengapa umat Islam mengklaim ayat di atas sebagai nubuat untuk Muhammad. Pada hal jelas-jelas ayat tersebut tidak ada sedikitpun menyinggung tentang Muhammad. 
Ketiga: Kitab Nabi Yesaya 29:12 “Dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yangtidak dapat membaca dengan mengatakan: ‘Baiklah baca ini,’ maka ia akanmenjawab: ‘Aku tidak dapat membaca’”. 
Menurut kepercayaan orang Islam, Muhammad tidak dapat baca tulis. Itulah alasan mereka mengklaim ayat di atas sebagai nubuat kenabian Muhammad. Benarkah? 
Jelas ayat di atas tidak ada hubungannya dengan Muhammad. Sebab bila disimak pada ayat selanjutnya, khususnya ayat 13 dan 14, ayat ini merupakan teguran keras dari Allah atas sikap bangsa Israel yang bebal.  Jelas orang Islam tidak menganggap Muhammad bebal seperti bangsa Israel pada masa itu! 
Keempat: Injil, Rasul Besar Yohanes 14:16 “.....dan Ia (Allah) akan memberikankepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya”. 
Siapa yang dimaksudkan sebagai ‘Penolong’?   Ayat 17 menekankan bahwa ‘Penolong’ adalah Roh Kebenaran.  Bukan manusia! Lebih lanjut dikatakan “dunia tidak dapat melihat Dia”. Memang, sebab ‘Penolong’ adalah Roh adanya. 
Sayangnya, orang masih sering menggunakan ayat di atas sebagai nubuat untuk Muhammad.  Mereka percaya yang disebut dengan 'Penolong' pada ayat di atas adalah nabi mereka. 
Tidak Ada Nubuat Muhammad di Alkitab 
Demikianlah beberapa ayat yang sering dikutip pakar Islam sebagai nubuat kedatangan Muhammad. Faktanya, tidak satupun ayat tersebut bicara tentang Muhammad. Hal inilah salah satu alasan mengapa orang Kristen tidak mengakui Muhammad sebagai nabi yang diutus Allah. 
Selain itu, juga terdapat beberapa ajaran Muhammad yang bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan dalam Injil dan Taurat (Seperti: Syahadat, naik haji, dll.). 
Pengikut Isa Al-Masih Tidak Butuh Nabi Lain 
Tetapi, alasan utama pengikut Isa Al-Masih tidak menerima Muhammad, karena mereka tidak membutuhkan nabi lain! Mengapa? Sebab mereka telah menerima jaminan keselamatan dari Isa Al-Masih.  Bagi mereka, tidak ada keragu-raguan tentang Keselamatan dan Hidup Kekal di sorga. 
Kiranya renungkanlah janji indah Isa Al-Masih berikut, “Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:2).

[Staff Isa dan Islam – Rindukah saudara mempunyai kepastian mengenai masuk sorga? Artikel tentang Keselamatan dalam Isa Al-Masih dapat membantu saudara mendapatkannya.]

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.


Tulisan ini sama sekali Cuma bisa menyebutkan argument-argumen yang sudah lama dibantah umat Islam. Dalam artian tidak membantah apa-apa terhadap argument umat Islam selama ini. pada tulisan lalu saya masih ingat bantahan saya terhadap tulisan Situs IsadanIslam.com mengenai Nubuat Ulangan. Dan disini kembali situs IsadanIslam.com menggunakan argument tersebut. Yang sebenarnnya sudah lama dibantah oleh umat Islam.
Berikut uraiannya:
Situs IsadanIslam.com menulis:
Kedatangan Isa Al-MasihDinubuatkan Nabi Besar 
Al-Quran mengatakan Isa Al-Masih adalah “. . .seorang terkemuka di dunia dan di akhirat . . . .” (Qs 3:45). Layaklah bila seorang nabi besar menubuatkan kedatangan Isa Al-Masih, bukan? 


Tanggapan: memang benar, Al-Qur’an sejak lama menyatakan akan lahir seorang Nabi bernama Isa, melalui kandungan Maryam tanpa seorang ayah atau tanpa hubungan badan dari laki-laki.  Tapi ingat letak kesalahan besar pemahaman Kristen dalam hal ini adalah merka menyatakan Isa adalah Tuhan. Padaha menurut al-Qur’an dengan tegas dan jelas, menyebut beliau adalah Nabi Allah. Hamba Allah. Bukan Tuhan, dan siapa yang menyatakan Isa adalah Tuhan Kafir. Walaupn Isa memiliki berbagai mu’jizat dan keutamaan, tetap saja, Isa adalah manusia, dan seorang Rasul bukan Tuhan.
Untuk lebih lengkap mengenai pembahasan ini bisa dibaca pada artikel sebelumnya: mengenal Isa Al-masih menurut Al-Qur’an dan bantahan Tuntas ketuhanan Isa menurut al-Qur’an dan Hadits
Kemudian Situs Isadanislam.com menuliskan:
Benarkah Alkitab Bicara Tentang Nabi Umat Islam? 
Beberapa ayat Alkitab yang sering digunakan pakar Islam sebagai nubuat kedatangan Muhammad adalah: 
Pertama: Taurat, Kitab Ulangan 18:18 Seorang nabi akan kubangkitkan bagi merekadari antara saudara mereka, seperti engkau ini (Musa); Aku akan menaruh FirmanKudalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkankepadanya”. 
Ayat di atas adalah sabda Allah pada Musa. Allah mengatakan akan ada seorang nabi “dariantara saudara mereka”. Yang dimaksud dengan 'mereka' di sini adalah bangsa Israel. Jelas Muhammad tidak berasal dari bangsa Israel, tetapi dari suku Quraysi. 
Kedua: Taurat, Kitab Ulangan 34:10 “Seperti Musa yang dikenal TUHAN denganberhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel”. 
Sulit diterima akal mengapa umat Islam mengklaim ayat di atas sebagai nubuat untuk Muhammad. Pada hal jelas-jelas ayat tersebut tidak ada sedikitpun menyinggung tentang Muhammad. 

Di sini mereka beragumen dengna argument yang sama dengan yang mereka tulis sebelumnya mengenai nubuat ulangan. Sama sekali tidak membantah apa-apa dari artikel umat Islam. Di sini saya juga sudah menuliskan bantahan terhadap topic ayat ini dalam artikel sebelumnya:
Situs IsadanIslam.com pada akhirnya Cuma bisa berkata sulit diterima akal mengapa umat Islam mengklaim ayat diatas sebagai nubuat untuk nabi Muhammad, situs Isadanislam.com Cuma bisa berkata tapi tidak bisa membantah, karena faktanya kesamaan antara Musa dan Nabi Muhammad sangat banyak.
Terlebih didukung dengan fakta ayat-ayat diatas dari bangsa Israel tidak aka nada lagi nabi. Kemudian ungkapan dariantara saudara mereka. Situs IsadanIslam.com lupa bahwa dulunya Ismail dan Ishaq bersaudara. Dan dari keturunan merekalah menjadi bangsa yang besar yakni bangsa Israel dan Bangsa Arab Quraisy. Dari keturunan Ismail inilah yang dimaksud saudara mereka. Karena Ismail dan Ishaq memang bersaudara. Jika dikatakan saudara mereka disini diartikan bangsa Israel. Maka nubuat ini akan kontradiksi dengan ayat yang menyatakan tidak ada Nabi dari Israel Ulagan 34:10.
Fakta-fakta kesamaan sendiri sudah saya jelaskan antara Musa dan Nabi Muhammad, dan Yesus sendiri tidak bisa disamakan, karena faktanya, Yesus dianggap Tuhan oleh Kristen sementara Musa tidak pernah dianggap Tuhan, dari kelahiran Musa lahir dengan normal dan beliau menikah, sementara Isa lahir tanpa ayah, dan tidak menikah (menurut klaim Kristen). Kesamaan apa yang bisa dipaksakan antara Yesus dan Musa pada nubuat ini?? Musa Nabi Yesus TUhan???

Kemudian Situs IsadanIslam.com menulis masalah nubuat Yesaya:
Ketiga: Kitab Nabi Yesaya 29:12 “Dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yangtidak dapat membaca dengan mengatakan: ‘Baiklah baca ini,’ maka ia akanmenjawab: ‘Aku tidak dapat membaca’”. 
Menurut kepercayaan orang Islam, Muhammad tidak dapat baca tulis. Itulah alasan mereka mengklaim ayat di atas sebagai nubuat kenabian Muhammad. Benarkah? 
Jelas ayat di atas tidak ada hubungannya dengan Muhammad. Sebab bila disimak pada ayat selanjutnya, khususnya ayat 13 dan 14, ayat ini merupakan teguran keras dari Allah atas sikap bangsa Israel yang bebal.  Jelas orang Islam tidak menganggap Muhammad bebal seperti bangsa Israel pada masa itu! 

Tanggapan: Situs IsadanIslam.com lupa pada alkitabnya sendiri menyatatakan ayat tersebut menyatkan teguran keras terhadap bangsa Israel yang bebal. Padahal jika kita tilik secara lengkap satu periskop sangat tegas ayat itu berbicara secara umum, dan spesifik menyebut keberadaan suatu bangsa yang lupa kepada Tuhannya.

Disini saya kutip dari alkitab.sabda.org
Bangsa yang buta
29:9 Tercengang-cenganglah, penuh keheranan, h  biarlah matamu tertutup, buta i  semata-mata! Jadilah mabuk, j  tetapi bukan karena anggur, k  jadilah pusing, l  tetapi bukan karena arak! 29:10 Sebab TUHAN telah membuat kamu tidur m  nyenyak; matamu n --yakni para nabi o --telah dipejamkan-Nya dan mukamu--yaitu para pelihat p --telah ditudungi-Nya. 29:11 Maka bagimu penglihatan q  dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, r  apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai"; 29:12 dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca." 29:13 Dan Tuhan telah berfirman: "Oleh karena bangsa s  ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, t  padahal hatinya menjauh dari pada-Ku 3 , u  dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia v  yang dihafalkan, 29:14 maka sebab itu, sesungguhnya, Aku akan melakukan pula hal-hal yang ajaib kepada bangsa ini, keajaiban yang menakjubkan; w  hikmat orang-orangnya yang berhikmat x  akan hilang, dan kearifan orang-orangnya yang arif akan bersembunyi. y 29:15 Celakalah orang yang menyembunyikan z  dalam-dalam rancangannya terhadap TUHAN, yang pekerjaan-pekerjaannya terjadi dalam gelap sambil berkata: "Siapakah yang melihat kita a  dan siapakah yang mengenal b  kita?" 29:16 Betapa kamu memutarbalikkan segala sesuatu! Apakah tanah liat c  dapat dianggap sama seperti tukang periuk, sehingga apa yang dibuat dapat berkata tentang yang membuatnya: d  "Bukan dia yang membuat aku"; dan apa yang dibentuk berkata tentang yang membentuknya: e  "Ia tidak tahu apa-apa f "?

Bacalah dengan seksama maka akan ditemukan sebuah konsep yang jelas mengenai nubuat ini, yaitu nubuat tentang seseorang yang diberikan wahyu. Ditengah-tengah suatu bangsa yang buta kepada TUhan mereka merasa menyembah dan beribadah kepada Tuhan namun mereka sesungguhnya menjauh dan mengingkari Tuhan.
Tuhan telah berfirman: "Oleh karena bangsa s  ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, t  padahal hatinya menjauh dari pada-Ku 3 , u  dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia v  yang dihafalkan, 

Bukankah kondisi ini sangat cocok dengan kondisi ketika bangsa Arab ketika itu yang menyembah berhala, mereka mencampur adukan antara yang benar dan batil, ibadah yang lurus mereka jadikan penyembahan kepada berhala, mereka menganggap beribadah kepada Allah, melalui perantara Berhala tersebut. Padahal hakekatnya mereka ingkar dan menyekutukan Allah.

Masalah kejelasan nubuat ini anda bisa baca artikel langsung dari blog ini bagaimana Nubuat Yesaya ini sama persis dengan kejadian yang di alami Nabi Muhammad di Goa Hira.

Selanjutnya IsadanIslam.com menulis:
Keempat: Injil, Rasul Besar Yohanes 14:16 “.....dan Ia (Allah) akan memberikankepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya”. 
Siapa yang dimaksudkan sebagai ‘Penolong’?   Ayat 17 menekankan bahwa ‘Penolong’ adalah Roh Kebenaran.  Bukan manusia! Lebih lanjut dikatakan “dunia tidak dapat melihat Dia”. Memang, sebab ‘Penolong’ adalah Roh adanya. 
Sayangnya, orang masih sering menggunakan ayat di atas sebagai nubuat untuk Muhammad.  Mereka percaya yang disebut dengan 'Penolong' pada ayat di atas adalah nabi mereka. 


Tanggapan:  alasan yang sering digunakan oleh Kristen dalam menjawab argument umat Islam pada ayat ini selalu itu-itu saja,  pertama: menyebut penolong disitu adalah ROh kudus, kedua karena tidak dapat dilihat.
Kristen dan situs IsadanIslam.com lupa bahwa jika penolong disitu dimaksudkan adalah ROh Kudus, maka merka salah besar sebab roh Kudus sudah turun.

Matius 3: 16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka q dan Ia melihat Roh Allah r  seperti burung merpati turun ke atas-Nya 1 ,

Apakah nyambung jika Penolong dan ROh Kebenaran disitu disebut ROh Kudus? Sebab ROh kudus sendiri sudah turun ketika Yesus masih hidup.
Baca lagi Markus 1:10 Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati m  turun ke atas-Nya 1 

Malah Yohanesi sendiri sudah menyaksikan akan turunnya ROh Kudus itu sendiri
Baca Yohanes 1:32  Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: "Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya. u 

Sekarnag masihkah Kristen menyebut ROh atau Penolong disitu adalah ROh Kudus?
Kemudian alasan yang selalu dilontarkan Kristen yaitu Tidak terlihat ini adalah alasan yang sangat lucu. Disinilah letak Kristen memang tidak fair dalam mengakaji. Sebab ketika hal tersebut akan bertentangan dengan dogma mereka akan menolak, sebaliknya jika hal tersebut mendukung maka mereka akan memaksakan, termasuk memaksakan penafsiran antara arti sebenarnya atau arti kiasan. Salah satu contoh seperti tulisan yang telah lalu mengenai Allah itu Dzat atau ROh menurut Alkitab? Di situ dijelaskan bagaimana Kristen satu sisi menolak penafsiran dengan sebenarnya, dan menerima penafsiran tanpa kiasan pada ayat lain padahal kalimat dan bahasa yang digunakan sama persis.
Pada ayat ini pula mereka sama, menyatakan disini merka menyatakn arti atau penfsiran tidak bisa dilihat adalah benar-benar tidak bisa dilihat oleh mata kepala. Benarkah demikian?
Pertama tidak bisa dilihat, faktanya ayat-ayat lain yang menyebut roh Kudus turun malah terlihat disebutka seperti burung merpati. Bukakah ini kontradiksi pun jika benar adalah roh?
Kedua mereka lupa ayat ini menyebut apa saja :
Kita baca sama-sama ayat ini: Yohanes
16:7 Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur w  itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia 2  kepadamu. x  
16:8 Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia3  akan dosa, kebenaran dan penghakiman; 
16:9 akan dosa, y  karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; 
16:10 akan kebenaran, z  karena Aku pergi kepada Bapa a  dan kamu tidak melihat Aku lagi; 
16:11 akan penghakiman, karena penguasa dunia ini b  telah dihukum. 
16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. c  
16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, d  Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran 4 ; e sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. 
16:14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku 5 . 
16:15 Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; f  sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."

Mengenai ayat ini dijelaskan dengan tegas mengenai tugas Penolong atau roh Kebenaran, yaitu menerangkan Perihal Dosa, kebenaran, dan Penghakiman.
Jika tugasnya adalah menerangkan apakah bisa menerangkan tanpa bisa dilihat??
Apakah Roh yang tak terlihat itu akan menerangkan itu semua? Pasti tentunya tidak. Sehingga makna jelas dari tidak terlihat disini adalah kiasan, sebagaimana penyebutan Roh Kebenaran itu sendiri Kiasan.

Ayat yang lebih jelas menerangkan ayat siapa penolong ini adalah dalam Yohanes:
 4:19 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi. p  
4:20 Nenek moyang kami menyembah di atas gunung q  ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah r  tempat orang menyembah." 
4:21 Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, s bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem. t 
 4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, u  kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. v 
 4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba w  sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh x dan kebenaran 3 ; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. 
4:24 Allah itu Roh y  dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran 4 ." 
4:25 Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; z  apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami." 
4:26 Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, a  yang sedang berkata-kata dengan engkau." 

Perhatikan ayat-ayat ini. mengenai Nubuat perpindahan Kiblat serta, penyembahan Allah itu harus melalui Roh kebenaran. Persis dengan Ayat Yohanes di atas mengenai datangnya Penolong atau Roh Kebenaran. Apakah ROh disini  Yesus itu sendiri?
Jelas yang mengatakan Yesus itu sendiri tertolak dengan pernyataan Yesus di awal menyebut harus menyembah dalam roh kebenaran, jika itu Yesus itu sendiri, Yesus tentunya akan mengajarkan tatacara penyembahan tersebut kepada Perempuan tersebut dan kepada para murid. Nyatanya tidak pernah ada Yesus mengajarkan demikian.
Sehingga maksud Akulah dia, adalah Yesus mengakui dirinya sebagai Mesias bukan sebagai Roh Kebenaran, karena Yesus tidak menyebut Roh Kebenaran itu adalah Mesias. Dan pada ayat sebelumnnya yang menyatakan Roh Kebenaran  atau Penolong akan datang semakin mempertegas bahwa yang datang tersebut adalah seseorag yang akan mengajarkan penyembahan kepada Allah, mengganti arah Kiblat (yang sebelumnya di Yerusalem), mengajarkan Kebenaran, dosa dan mengenai Penghakiman. dan akan memimpin kebenaran.

Kemudian situs IsadanIslam.com menulis:
Tidak Ada Nubuat Muhammad di Alkitab 
Demikianlah beberapa ayat yang sering dikutip pakar Islam sebagai nubuat kedatangan Muhammad. Faktanya, tidak satupun ayat tersebut bicara tentang Muhammad. Hal inilah salah satu alasan mengapa orang Kristen tidak mengakui Muhammad sebagai nabi yang diutus Allah. 
Selain itu, juga terdapat beberapa ajaran Muhammad yang bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan dalam Injil dan Taurat (Seperti: Syahadat, naik haji, dll.). 


Ungkapan di atas adalah ungkapan yang tidak berdasar sama sekali. Karena fakta-fakta nubuatan Nabi Muhammad sangat jelas,. Seperti syahadat:
Yesus sendiri Syahadat : Mengenal Engkau Satu-satunya Allah Benar, dan Yesus Kristus yang Engkau Utus.
Bukankah ini sangat jelas maknanya, jika di ubah kebahasa Arab, maka tertulis:
La Ma’budun Bi Haqqin illallah, wa Isa Al-Masiyyah Rasulullah..
Bukankah ini adalah makna Jelas dari Kalimat Lailaha illallah, Isa Rasulullah?
Mengenai Naik Haji sudah dibahas dalam pembahasan kiblat, dan nubuat pemindahan kiblat.  Pembaca bisa membacanya secara panjang lebar disini. Shalat , kiblat dan penggenapan Nubuat Yesus

Selanjutnya Situs IsadanIslam.com menulis:
Pengikut Isa Al-Masih Tidak Butuh Nabi Lain 
Tetapi, alasan utama pengikut Isa Al-Masih tidak menerima Muhammad, karena mereka tidak membutuhkan nabi lain! Mengapa? Sebab mereka telah menerima jaminan keselamatan dari Isa Al-Masih.  Bagi mereka, tidak ada keragu-raguan tentang Keselamatan dan Hidup Kekal di sorga. 
Kiranya renungkanlah janji indah Isa Al-Masih berikut, “Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu” (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:2).

Ungakapan Situs IsadanIslam.com adalah ungkapan frustasi, tidak mampu membantah keberadaan ayat-ayat yang tegas menyebut Nubuat Nabi Muhammad, yang seperti Musa, bertemu dengan Allah langsung, sebagai Nabi, menikah, bukan Tuhan. Berasal dari saudara mereka (keturuan Ismael) yang nanti akna memindahkan Kiblat tidak lagi di Yerusalem, tapi disatu tempat yang tidak disebutkan secara pasti namun ada cirri-ciri jelas, dimana para nabi juga melakuan hal yang sama. Adanya thawaf, Qurban, tempat yang banyak dikunjungi manusia (dirindukan manusia untuk dikunjungi), hanya orang-orang yang suci yang bisa kesana dan lain sebagainya.
Wallahu A’lam.





Kami sangat menghargai komentar pembaca sekalian, baik saran, kritik, bantahan dan lain sebagainya. 
Bagi pembaca yang ingin berkomentar silahkan untuk login dengan mengklik Login di Tombol Login komentar dan pilih akun yang ingin anda gunakan untuk Login, Bisa dengan Facebook, Twitter, Gmail dsb. 
 peraturan komentar: 
1. komentar pendek atau panjang tidak masalah, baik lebih dari satu kolom juga tidak apa-apa. 
2. komentar menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar tidak berbelit-belit. 
3. tidak menggunakan kata-kata kotor, hujat atau caci maki
4. langsung pada topik permasalahan