Menjawab Situs IsadanIslam.com Muhammad, Isa Al-Masih, Dan Kebangkitan Orang Mati - Muslim Says

728x90 AdSpace

Trending
Thursday, January 19, 2012

Menjawab Situs IsadanIslam.com Muhammad, Isa Al-Masih, Dan Kebangkitan Orang Mati

Pada artikel kali ini Situs Isadanislam.com menjelaskan tentang mu'jizat menghidupkan orang mati.  Situs IsadanIslam.com selalu saja berkata-kata tanpa memiliki landasan yang kuat, mudah menvonis tanpa bukti yang jelas. dan selalu Nabi Isa As disanjung-sanjung setinggi langit, dan wajar hal tersebut memang selalu dilakukan situs IsadanIslam.com
berikut Saya kutip tulisan mereka :




http://www.isadanalquran.com/al-ankabuut-2950/202-muhammad-isa-al-masih-dan-kebangkitan-orang-mati#islam


Muhammad, Isa Al-Masih, Dan Kebangkitan Orang Mati


LazarusSetiap umat beragama mengerti perbedaan Allah dan manusia. Perbedaan dasarnya, Allah adalah Pencipta dan manusia adalah ciptaan-Nya.

Pengakuan Muhammad: Hanya Allah Pencipta

Al-Quran berulang kali menyebut Allah sebagai pencipta. Muhammad sendiri tidak pernah mengatakan dirinya sebagai pencipta apalagi melakukan mujizat. “Dan orang-orang kafir Mekah berkata: ‘Mengapa tidak diturunkan kepadanya mu’jizat-mu’jizat dari Tuhannya?’ Katakanlah: "Sesungguhnya mu’jizat-mu’jizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku [Muhammad] hanya seorang pemberi peringatan yang nyata". (Qs. 29:50)

Membangkitkan Orang Mati, Pekerjaan Pencipta

Setiap manusia pasti mengakui bahwa hanya Allah yang dapat memberi hidup kepada manusia atau benda mati. Tidak mungkin manusia dapat menghidupkan yang sudah mati. Atau memberi kehidupan pada sebuah benda mati.

Para Nabi , Isa Al-Masih dan Mujizat

Islam dan Kristen sama-sama mengakui bahwa para nabi zaman dulu mengerjakan mujizat. Kita dapat membaca mujizat yang dilakukan oleh Nabi Musa, Nabi Samuel, Nabi Elia dan nabi lainnya. Satu hal yang menarik adalah, jumlah mujizat yang dilakukan Isa Al-Masih.
Perhatikanlah daftar mujizat yang dilakukan oleh Isa Al-Masih di bawah ini:
  1. Menyembuhkan dua orang buta (Injil, Matius 9:27-31)
  2. Mengusir roh jahat dari seorang anak yang bisu (Injil, Markus 9:14-29)
  3. Seorang tuli/bisu disembuhkan (Injil, Markus 7:31-37)
  4. Seorang buta disembuhkan (Injil, Markus 8:22-26)
  5. Menangkap sejumlah besar ikan (Injil, Lukas 5:1-11)
  6. Putra janda dibangkitkan (Injil, Lukas 7:11-17)
  7. Menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat (Injil, Lukas 13:10-17)
  8. Menyembuhkan sepuluh orang kusta (Injil, Lukas 17:11-19)
  9. Air menjadi anggur (Injil, Yohanes 2:1-11)
  10. Menyembuhkan anak pegawai istana (Injil, Yohanes 4:46-54)
  11. Menyembuhkan orang lumpuh (Injil, Yohanes 5:1-18)
  12. Memberi makan empat ribu orang (Injil, Markus 8:1-10)
  13. Menyembuhkan hamba seorang perwira (Injil, Lukas 7:1-10)
  14. Menyembuhkan orang kerasukan setan (Injil, Lukas 8:26)
Selain kejadian-kejadian di atas, kiranya dua ayat Allah berikut dapat diperhatikan: “Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semua” (Injil, Rasul Besar Matius12:15). “Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya”(Injil, Rasul Besar Lukas 6:19).
Qs 3:49 menekankan bahwa Isa Al-Masih membangkitkan orang mati. Hal ini juga didukung oleh Injil, Rasul Besar Yohanes 11:1-44, dimana kebangkitan Lazarus dijelaskan secara terperinci. Juga ada beberapa mujizat pembangkitan yang ditulis dalam Matius 8:5-13, Matius 9:18-25 dan Lukas 7:11-15.
Jelaslah bahwa nabi umat Muslim mengerti dan menghargai kemampuan Isa Al-Masih membangkitkan orang mati.

Kebangkitan Lazarus Oleh Isa Al-Masih

Bila Qs. 3:49 menyinggung tentang kebangkitan orang mati, kejadian yang dimaksud ialah kebangkitan Lazarus.  Kejadian ini terdapat dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 11:1-44.
Menurut Injil, Lazarus sudah mati tiga hari sebelum Isa Al-Masih datang.  Maria, dan Marta saudaranya, sangat sedih karena saudara lelaki mereka meninggal. Lazarus telah dibungkus dengan kain kapan dan dikuburkan. Kuburannya ditutup batu besar saat Isa Al-Masih meminta ditunjukkan kuburannya. Bahkan orang-orang mengatakan mayatnya sudah berbau.

Cara Isa Al-Masih Membangkitkan Lazarus

Isa Al-Masih meminta batu penutup kuburan disingkirkan. Kemudian Ia beseru,“Lazarus, keluarlah.”  Lazarus langsung keluar. Isa Al-Masih menyuruh orang-orang untuk melepaskan kain kapannya.
Hal-hal Yang Unik Mengenai Kebangkitan Lazarus
Allah menciptakan bumi dengan perkataan, yaitu kalimat saja. Isa Al-Masih dengan satu kata menciptakan nafas dan hidup baru dalam tubuh Lazarus. Lazarus mendapat hidup baru hanya dengan ucapan satu kalimat singkat dari Isa Al-Masih.
Sepertinya Muhammad terharu dengan mujizat kebangkitan ini.  Sangat jelas Isa Al-Masih melebihi Muhammad.  Dia melebihi semua nabi dalam Taurat dan Kitab Nabi dari segi kualitas mujizat-mujizat-Nya. Ia dapat membangkitkan orang mati.
Kita terharu oleh mujizat kebangkitan ini. Isa Al-Masih juga bersedia mengerjakanmujizat pembaharuan di dalam hati kita.  “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus [Isa Al-Masih], ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (Injil, Surat II Korintus 5:17)

[Staff Isa dan Islam – Kiranya Pembaca dapat menyelidiki lebih dalam tentangKeselamatan dalam Isa Al-Masih]

Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.




Saya tidak perlu mengomentari hal-hal yang terlalu bertele-tele. karena persoalan hal ini sudah sering dibahas.
Umat Islam dari dulu meyakini, bahwa kuasa menghidupkan orang mati hanyalah Allah. tidak ada satupun umat Islam yang meyakini ada manusia yang mampu menghidupkan orang mati, kecuali hal tersebut atas izin atau kuasa Allah.
mengenai Nabi Isa As sendiri hal tersebut juga atas karunia Allah atau kuasa Allah. dan memang selalu saja situs IsadanIslam.com dalam mengutip al-Qur'an memelintir dan memotong, dan mengambil bagian-bagian tertentu untuk mendukung ketuhanan Isa Al-Masih.

Qs: 3 : 49 yang dikutip di atas tidak ditampilkan, karena saya yakin memang sengaja dilakukan.
49. Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman. 

Ungkapan ayat di atas semakin tegas menyebutkan bahwa menghidupkan orang mati yang dilakukan oleh Nabi Isa As adalah atas kuasa Allah sendiri, bukan atas kuasa Nabi Isa As, melainkan atas kuasa Allah semata.

Selanjutnya bagaimana dengan Nabi Isa As atau Yesus dalam Alkitab yang disebutkan menghidupkan orang mati dan menurut Kristen diklaim sebagai bukti Yesus adalah Tuhan?
di atas situs IsadanIslam.com menjelaskan panjang lebar mengenai Yesus yang menghidupkan orang mati.
satu hal yang selalu dilupakan oleh Kristen, bahwa sesungguhnya Yesus menghidupkan orang mati tersebut bukanlah atas kuasanya sendiri melainkan atas kuasa Bapa. karena Yesus pada satu saat menyebutkan bahwa dirinya tidak dapat berbuat apa-apa atas kuasanya sendiri.
mari kita lihat ungkapan Yesus berikut:
Yohanes:  5:30 Aku tidak dapat berbuat apa-apa a  dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, b  sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.

Di  Sini sangat jelas Yesus mengakui dirinya tidak dapat berbuat apa-apa dari diri sendiri. ayat ini memang tidak bercerita tentang kuasa dalam hal menghidupkan orang mati, tapi di sini menceritakan tentang penghakiman Yesus.  Yesus tidak dapat berbuat apa-apa dari dirinya sendiri, melainkan semua hal tersebut adalah kuasa Allah, termasuk penghakiman, Yesus tidak atas kemauan dan kuasa sendiri melainkan atas kuasa Bapa. atau Allah.
sehingga di sini sangat jelas, Yesus tidak memilki kuasa apa-apa melainkan semua hal tersebut adalah kuasa Bapa atau Allah.

kemudian perhatikan kembali ayat berikut:

Yoh
 19:11
Yesus menjawab: "Engkau tidak mempunyai kuasaapapun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidakdiberikan kepadamu dari atas 1 . q  Sebab itu: dia, yang menyerahkan Aku kepadamu, r  lebih besar dosanya."





Perhatikan ayat di atas, ayat tersebut dengan jelas menyebut bahwa Yesus bergantung pada Kuasa Di Atas (Allah) seperti yang tergambar sangat jelas dalam kata-kata Yesus: engkau tidak mempunyai kuasa apapun terhadap aku, jikalau kuasa itu tidak di berikan kepadamu dari atas.

dari dua ayat ini sangat jelas Yesus sesungguhnya tidak memilki kuasa apa-apa melainkan semuanya tersebut terjadi atas kuasa Allah.
dan hal tersebut bisa anda lihat bagaimana Yesus diberi oleh Allah.
Kerajaan Sorga diberi kepada Yesus 
Matius: 28 :18: Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Kutelah diberikan f  segala kuasa 1  di sorga dan di bumi.

pada ayat ini pula di jelaskan dengan sederhana bahwa Yesus diberi Kuasa Di Sorga, artinya sebelum hal tersebut Yesus tidak memiliki kuasa, kemudian Allah memberinya Kuasa, jadilah dia berkuasa.
di sini semakin meyakinkan bahwa Yesus tidak berkuasa atas dirinya sendiri melainkan atas kuasa Allah. sehingga dalam hal Yesus menghidupkan orang mati, di sini tidaklah membuktikan YEsus sebagai TUhan melainkan sebagai bukti kenabian Yesus. sebab hal tersebut terjadi atas kuasa Allah. Bukan atas kuasa Yesus sendiri.

Ada yang Lebih Hebat Menghidupkan Orang Mati
Jika hanya berpatokan pada Yesus mampu menghidupkan orang mati sehingga dia disebut Tuhan adalah hal yang sangat aneh, terlebih lagi ternyata di Alkitab sendiri menyebutkan adanya seorang nabi, yang mampu menghidupkan orang mati jauh lebih hebat dari Yesus.
siapakah dia?
dia adalah Nabi Elisa. berikut penjelasan hal tersebut:

Di dalam Raja-raja 2:4 kita diberitahu bahwa seorang anak telah mati dan kematiannya itu sungguh benar ketika Elisa datang:

“Dan ketika Elisa datang ke rumah itu, ternyata si anak itu telah mati, dan tergeletak di atas pembaringannya. Kemudian dia masuk, dan menutup pintu dua kali, dan dia berdo’a kepada Tuhan, dan tiba-tiba si anak itu mendengkur tujuh kali, dan si anak itu membuka matanya” (2 Raja-raja 4:32-35).

Elia juga bisa menghidupkan orang mati:

“Dan dia berteriak kepada Tuhan, dan berkata, Wahai Tuhan, Tuhanku, apakah engkau menimpakan kemalangan kepada janda ini yang menerima aku sebagai penumpang dengan membunuh anaknya? … Aku bermohon kepadamu, kembalikanlah nyawa anak ini kepadanya. Dan Tuhan mendengar suara Elia, dan nyawa si anak itu pun kembali kepadanya dan kemudian si anak itu hidup kembali” (1 Raja-raja 17:19-20).

Di dalam Raja-raja 2:4 kita diberitahu bahwa seorang anak telah mati dan kematiannya itu sungguh benar ketika Elisa datang:

“Dan ketika Elisa datang ke rumah itu, ternyata si anak itu telah mati, dan tergeletak di atas pembaringannya. Kemudian dia masuk, dan menutup pintu dua kali, dan dia berdo’a kepada Tuhan, dan tiba-tiba si anak itu mendengkur tujuh kali, dan si anak itu membuka matanya” (2 Raja-raja 4:32-35).

Elia juga bisa menghidupkan orang mati:

“Dan dia berteriak kepada Tuhan, dan berkata, Wahai Tuhan, Tuhanku, apakah engkau menimpakan kemalangan kepada janda ini yang menerima aku sebagai penumpang dengan membunuh anaknya? … Aku bermohon kepadamu, kembalikanlah nyawa anak ini kepadanya. Dan Tuhan mendengar suara Elia, dan nyawa si anak itu pun kembali kepadanya dan kemudian si anak itu hidup kembali” (1 Raja-raja 17:19-20).




Jadi ALkitab tidak memberikan hak keilahian istimewa kepada pengakuan Yesus dalam bobot menghidupkan orang yang sudah mati. Sungguh, di satu sisi kekuasaan Elisa lebih hebat dalam menghidupkan orang mati daripada Yesus, karena tulang yang sudah kering pun, setelah orang itu mati, jauh lebih manjur bisa dihidupkan kembali:
Pada suatu ketika orang sedang menguburkan mayat. Ketika mereka melihat gerombolan datang, dicampakkan merekalah mayat itu ke dalam kubur Elisa, ketika orang itu menyentuh tulang Elisa, maka si mayat itu hidup kembali lalu berdiri dan kemudian pergi”. (2 Raja-raja 13:21).
 nah sekarang apakah Elisa disebut Tuhan? jelas tidak.
nah masihkah Kristen mengangap Yesus itu Tuhan karena sanggup menghidupkan orang mati?
Situs IsadanIslam.com ada baiknya merenungkan hal tersebut.

Nabi Muhammad tidak memilki Mu'jizat?
pada kalimat di atas Situs IsadanIslam.com tanpa ragu-ragu mengklaim bahwa Nabi Muhamad tidak memilki mu'jizat apapun. ini adalah klaim dusta yang tidak memilki dasar. klaim seperti ini wajar, karena hampir semua artikel situs IsadanIsla.com beserta temannya IsadanAlquran.com selalu menyanjung Nabi Isa As, dan merendahkan Nabi Muhammad. Saw., itulah faktanya.
kembali kepada pertanyaan apakah benar Nabi Muhamad tidak memilki mu'jizat?
jawabnya jelas tidak benar. karena cukup banyak dalil menyebutkan Nabi Muhammad memiliki mu'jizat.
diataranya, membelah bulan, jari-jemarinya mengeluarkan air, hingga nabi Muhamamd sendiri juga mampu menghidupkan orang yang sudah mati sebagaimana Nabi Isa as.
anda bisa lihat keterangan berikut:
Dikisahkan sebuah kisah seorang lelaki yang berkata kepada Nabi saw, "Saya tidak akan beriman kepadamu sehingga kamu mampu menghidupkan putriku untukku." Dalam kisah itu disebutkan bahwa Nabi mendatangi kuburannya lalu berkata, "Wahai fulanah." Lalu anak itu berkata, "Aku sambut panggilanmu dan dengan setia menerima perintahmu serta semoga kebahagiaan senantiasa dilimpahkan kepada baginda Rasulallah." (Dala'ilun Nubuwwah karya Imam Bayhaqi, dari buku berjudul "Benarkah Nabi Muhammad & Umatnya Lebih Istimewa" hal32, By Al-Imam Al Hafidz Ahmad bin Muhammad Al Qasthalani).
kemduian dari  kitab
Al-’Ulum al-Fakhirah fi al-Nazhri fi Umur al-Akhirab, Sayyid `Abdurrahman bin Muhammad al Tsa`labi al-Ja`fari al-Maghribi, yang dimakamkan di Aijazair, mengemukakan riwayat Anas r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah Saw berkata kepada Fari’ah, “Sesungguhnya anak laki-lakimu, Ibrahim, telah mati.” Fari’ah lalu berkata, “Sungguhkah,ya Rasululullah?” Rasul menjawab, “Ya.” Fari’ah lalu berdoa, “Segala puji bagi Allah. Ya Allah, Engkau tahu bahwa aku berhijrah kepadaMu dan kepada Nabi-Mu dengan harapan agar Engkau menolongku dalam setiap kesulitan. Oleh karena itu, jangan Engkau timpakan musibah ini atasku.” Rasulullah membuka penutup wajah anak Fari’ah, kemudian anak itu hidup kembali dan makan bersama kami.




Kesimpulan
- Yesus bukanlah Tuhan.
- Kuasa Yesus menghidupkan orang mati bukanlah kuasa Yesus melainkan Kuasa Allah
- Ada Nabi lain yang mampu menghidupkan orang yang sudah mati lebih hebat dari Yesus yaitu Elisa namun dia tidak dianggap Tuhan
- Tuduhan Situs IsadanIslam.com menyebut Nabi Muhammad tidak memilki Mu'jizat adalah tuduhan dusta tanpa memiliki bukti apa-apa.

Wallahu A'lam Bis Shawab
****
Kami sangat menghargai komentar pembaca sekalian, baik saran, kritik, bantahan dan lain sebagainya. 
Bagi pembaca yang ingin berkomentar silahkan untuk login dengan mengklik Login di Tombol Login komentar dan pilih akun yang ingin anda gunakan untuk Login, Bisa dengan Facebook, Twitter, Gmail dsb. 
 peraturan komentar: 
1. komentar pendek atau panjang tidak masalah, baik lebih dari satu kolom juga tidak apa-apa. 
2. komentar menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar tidak berbelit-belit. 
3. tidak menggunakan kata-kata kotor, hujat atau caci maki
4. langsung pada topik permasalahan
Menjawab Situs IsadanIslam.com Muhammad, Isa Al-Masih, Dan Kebangkitan Orang Mati Reviewed by Muslim Say on 1:56 AM Rating: 5 Pada artikel kali ini Situs Isadanislam.com menjelaskan tentang mu'jizat menghidupkan orang mati.  Situs IsadanIslam.com selalu saja ber...

2 comments:

  1. Kita menghendaki kebangkitan yang diridhai Allah dan Rasul-Nya. Kebangkitan yang dibenci oleh orang-orang kafir, fasik, munafik, dan para thaghut. Kebangkitan yang membuang representasi kekufuran, kezaliman, kefasikan dan kejahatan untuk menjadikan kita sebagai sebaik-baik umat manusia, kokoh dengan pertolongan Allah dan mendapat penguatan dan bantuan-Nya.

    ReplyDelete