Tanggapan dan Dokumentasi diskusi atas Bantahan Ezequel Terhadap Tulisan Yesus Tidak Disalib Bagian 2 - Muslim Says

728x90 AdSpace

Trending
Saturday, February 18, 2012

Tanggapan dan Dokumentasi diskusi atas Bantahan Ezequel Terhadap Tulisan Yesus Tidak Disalib Bagian 2


Pada artikel ini saya akan memberikan sanggahan atau bantahan singkat terhadap tulisan saudara   Ezequeel EQ Van d'Lusi  yang memberikan tanggapan terhadap tulisan di blog saya yakni Yesus tidak disalib 2.  
sebenarnya saya sudah memberikan bantahan terhadap tulisan tersebut namun tidak dalam bentuk tulisan, karena saya memandang, saya tidak perlu membuat tulisan, karena tanggapan saudara Ezequel sama sekali tidak menyanggah argumen dalam tulisan tersebut. malah hanya berputar-putar. karena dalam artikel tersebut memiliki argumen yang tegas dan memang tidak mungkin dibantah.
argumen yang tegas tersebut adalah masalah doa Yesus yang dikabulkan dan didengarkan Bapa. artinya doa tersebut dikabulkan. dan doa Yesus yang dikabulkan adalah diambilnya Cawan.

Dalam hidupnya sebagai manusia, Yesus telah mempersembahkan do’a dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia yang sanggup menyelamatkannya dari maut, dan karena kesalehannya ia telah didengarkan(Ibrani: 5:7)

Ya Bapaku, jikalau Engkau mau, ambilah cawan ini daripada-Ku; tetapi bukanlah kehendakku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi. (Lukas 24:42)



saudara Ezequel berputar-putar memberikan bantahan terhadap doa ini, dengan menyatakan bahwa doa yang dimaksud tidak berarti Yesus diselamatkan oleh Bapa dari kematian. dengan berargumen, bahwa maksud kata menyelamatkan maut disitu tidak berarti Yesus diselamatkan dari Maut dengan berbagai argumennya. dan berikutnya ia juga menyatakan bahwa kehedak atau doa yang dikabulkan adalah kehendak Allah yang berlaku yakni Yesus benar-benar disalib dan mati. saudara Ezequel menjelaskan panjang lebar mengenai cawan dan lain sebagainya. namun tetap saja, beberapa hal ia tidak sungguh-sungguh mau menerimanya.
yakni masalah doa Yesus yang dikabulkan, karena Yesus shaleh. dan Doa apa yang dikabulkan? kehendak Allah atau diambilnya Cawan.

dalam tanggapan saya yang langsung mengomentari artikel di catatan Facebooknya. Saudara Ezequel tidak sungguh-sungguh berpegang pada perkataannya sendiri. 
dalam komentar-komentarnya 
ia menerima bahwa Doa yesus dikabulkan..
ia menerima pula bahwa permintaan atau Doa Yesus adalah Diambilnya Cawan tapi sayang ia tidak terima bahwa Yesus tidak Disalib..

  • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahahahahaha
    30 Januari pukul 22:46 · 

  • Ezequeel EQ Van d'Lusi saya copy yang saya tulis 10 ment yang lalu

    tidak bisa lihat?

    Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku;

    ini permintaan yesus

    30 Januari pukul 22:46 · 

pengakuannya menyatakan bahwa permintaan Yesus adalah diambilnya cawan namun penolakannya bahwa Yesus di salib semakin membuktikan dia tidak konsisten dengan jawabannya sendiri.
Doa Yesus benar-benar dikabulkan, didengarkan oleh Allah. sehingga jika doanya dikabulkan, Cawan diambil apa artinya? Yesus tidak jadi mati, tidak dibunuh dan tidak tersalib saat itu.

mengenai hal ini dapat dilihat pada Yesus tidak disalib 4 yang semakin mendukung bahwa Doa Yesus akan dikabulkan dan Yesus akan diberikan umur panjang sudah dinubuatkan dalam Alkitab. artinya hal ini telah jauh-jauh hari dinubuatkan dalam Alkitab bahwa Yesus akan diselamatkan. anda bisa membuka artikelnya secara langsung, jika ingin pembahasan lebih detailnya.
Mazmur:  
91:15 Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawabAku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.
91:16 Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku."



untuk tanggapan mengenai sifat Yesus ketika disalib, saya tidak perlu memberikan tanggapan yang panjang, karena Saudara Ezequel juga tidak memberikan tanggapan yang jelas mengenai hal ini. apanya yang dibantah.
karena sifat seseorang apabila sudah menjadi kebiasaan yang selalu dilakukan pasti akan sulit berubah.
semisal seorang suami akan sangat mengenal sifat-sifat yang merupakan kebiasaan istirnya, ketika berubah sifat tersebut akan terasa aneh dan janggal. demikian pula dalam hal ini, Yesus terbiasa memanggil Allah dengna sebutan Bapa, bukan Allah. para pembaca bisa membuka ayat-ayat dalam Alkitab kapan Yesus memanggil Allah dengan sebutan Allah? para pembaca pasti tidak akan pernah menemukannya kecuali pada ayat ketika Yesus berteriak di tiang Salib. disinilah anehnya jika itu benar-benar Yesus bagaimana mungkin Yesus malah berbeda atau berubah kebiasaanya secara drastis?
jawabannya pasti akan berasumsi, Yesus merasa berat, tidak terima, ada yang memberikan jawaban bahwa Roh Yesus yang merupakan Roh Allah telah meninggalkan Yesus sehingga Yesus sebagai Kapasitas manusia memanggil Allah. saya sering mendiskusikan hal ini. terutama dalam hal Trinitas dan Tritunggal, apakah Allah, Yesus dan Roh Kudus itu tritunggal atau ternyata mereka merupakan pribadi yang berbeda satu sama lain, dan tidak satu.

selain bukti Yesus benar-benar berubah wajahnya. yakni Maria yang tidak mengenal wajah Yesus.
silahkan anda baca ayat-ayat yang saya cantumkan:

Yohanes 20:14-15

(14) sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah yesus. (15) kata yesus kepadanya: "ibu, mengapa engkau menangis? siapakah yang engkau cari?" maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-nya: "tuan, jikalau tuan yang mengambil dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan dia, supaya aku dapat mengambil-nya."

Jawaban saudara Ezequel sangat tidak bisa diterima yakni karena air mata menutup matanya.  bagaimanapun seorang ibu yang mengis tidak akan pernah bisa lupa dengan wajah anaknya. pernahkah ada seorang ibu yang tidak mengenal anaknya karena menangis. bahkan lebih aneh lagi bahwa Yesus malah mengajak Ibunya berbicara.  "ibu, mengapa engkau menangis? siapakah yang engkau cari?" 
aneh bin ajaib jika tidak kenal dengan anaknya. jika benar wajanya tidak berubah. kecuali mata ibu Yesus itu buta gara-gara menangis.  bahkan jika kita mau menganalisa lebih dalam seorang ibu yang sangat dekat dengan anaknya, mustahil tidak kenal dengan anaknya. jangakan dari wajahnya, dari penampilannya, dari gayanya berjalan, berbicara dari jauh saja seorang ibu kenal dengan anaknya. karena ia kenal dan sangat dengan anaknya. tapi berbeda kalau wajah anaknya berubah. tanggapan saudara Ezequel sama sekali tidak mengena pada masalah ini.

untuk lebih lengkapnya saya akan menampilkan tulisan Ezequel pada notenya di Facebook yakni kopasan utuh dan komentar-komentar (dialog saya dan saudara Ezequel di catatannya)
http://www.facebook.com/note.php?note_id=1804372645056

Tanggapan Terhadap Tulisan Muslim Says, Yesus Tidak Disalib Bag 2

oleh Ezequeel EQ Van d'Lusi pada 30 Januari 2012 pukul 15:17 ·
PENGANTAR

Dalam tulisan saya kali ini, saya masih menanggapi dan menjawab klaim yang diberikan oleh teman Mulism yang menggunakan id Facebook, Muslims Say { http://www.facebook.com/muslims.say} melalui tulisannya yang berjudul “Yesus tidak disalib bagian 2” { http://muslims-says.blogspot.com/2012/01/yesus-tidak-disalib-bagian-2.html} tulisan kali ini juga merupakan sambungan bagi tanggapan dan jawaban terhadap tulisannya dengan judul yang sama, bagian pertama {http://muslims-says.blogspot.com/2012/01/yesus-tidak-disalib-bagian-1.html}  yang sudah saya bantah berdasarkan analisa logika, konteks dan teks dari ayat yang dijadikan dasar klaim tersebut. tulisan saya itu dapat dibaca dicatatan saya { http://www.facebook.com/notes/ezequeel-van-dwijk/tanggapan-terhadap-tulisan-muslim-says-yesus-tidak-disalib/1758541299301} ataupun di web blog saya { vanderwijk7.wordpress.com/2012/01/18/tanggapan-terhadap-tulisan-muslim-says-yesus-tidak-disalib/ }

Secara inti, bentuk klaim pencocokan dari saudara Muslims Says ada pada kitab Ibrani 5:7 (yang katanya) tentang Yesus memohon untuk diselamatkan, dan Matius 26:39 &42; Markus 14:36 & 39 dan Lukas 22:42 ketika Yesus berdoa mengenai kehendak Bapa atau kehendakNya yang jadi (by the way, any way ketabrak bus way, sdr Muslims Say salah memberikan ayat, yaitu Lukas 24:42, mungkin karena copas dari kallolougi.blogspot jadi dia tidak teliti )

Ibrani 5:7
Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.

Lukas 22:42
"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."

Berikut tanggapan saya
==========

Pertama-tama saya akan memberitahu apa maksud kedatangan Yesus ke Dunia, khusus yang berkaitan dengan penyaliban dan makna “Cawan/Piala” dalam Alkitab

Misi Yesus di Dunia

Misi Yesus ke dalam dunia untuk memperbaiki kembali hubungan Allah dengan manusia yang rusak oleh dosa. Yesus adalah korban anugerah untuk menebus dosa manusia dan sebagai korban pengganti yang menggantikan tempat manusia sebagai yang terkutuk dan terhukum (1 Pet 2:22-24—bdk Yes 53) serta sebagai pendamai terhadap dosa-dosa kita (1 Yoh 4:10), Ia adalah anak domba Allah yang dikorbankan untuk menghapus dosa dunia (Yoh 1:29). Penebusan Yesus mendamaikan kita dengan Allah, dan menggaransi sepenuhnya keselamatan kita (Roma 5:10)

Makna Cawan atau Piala dalam Alkitab

1.sebagai lambang nasib atau penderitaan manusia (Mazmur 75:9)
2.kiasan Hukuman Allah (Why 14:10;16:19;18:6)
3.sebuah tempat yang berisi murka Allah (Yes 51:17; Yer 25:15; Why 15:7; 16:1)

Meminum Cawan (Mat 26:42) berarti menerima penderitaan dan kesengsaraan (Yer 49:12; Mat 20:22), Perhatikan pernyataan Yesus dalam doaNya yang kedua kali dalam Matius 26:42, disini juga Yesus mengajarkan bagaimana manusia seharusnya bersandar terhadap keputusan BAPA.

Mat 26:42"Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"

Ya, yesus meminumnya agar cawan (murka Allah, hukuman Allah dan penderitaan manusia) dapat berlalu.

IBRANI 5:7
Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.
Saudara MS memberikan argumen sebagai berikut:
Jika Yesus mati disalib, derarti Yesus adalah orang fasik karena do’anya ditolak Tuhan dan dibiarkan disiksa dan disalib. Jika Yesus adalah orang benar, maka dia pasti selamat dan tidak akan disalib karena Tuhan mengabulkan do’anya.

Dalam argumennya, dia menggunakan kata-kata yang bertujuan untuk memprovokasi pembaca agar dapat mempercayai tulisannya (lebih tepat: copasannya).  Memang benar bahwa Yesus diselamatkan, namun bukan seperti anggapannya bahwa Yesus diselamatkan dari penyaliban. Yesus tidak mungkin selamat dari penyaliban, meskipun hal tersebut memang sangatlah berat, hal ini karena Dia sendiri menyatakan bahwa “untuk itulah Dia datang ke dunia” (Yoh 12:27).

Yohanes 12:27
Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.

Ia juga mengatakan bahwa “Ia datang untuk melayani dan memberikan nyawaNya menjadi tebusan”

Matius 20:28 sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
Kemudian, mari kita melihat ayat-ayat dimana (katanya) merupakan permohonan Yesus untuk diselamatkan kepada BAPA

Matius 26:39 & 42
[39] Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."…[42] Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"

Markus 14:36 & 39
[36] Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki." …[39] Lalu Ia pergi lagi dan mengucapkan doa yang itu juga.

Lukas 22:42
[42] "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."

Dalam ketiga kitab diatas yang memuat permohonan Yesus di bukit Zaitun, taman Getsemani. Dimana manusia Yesus ketika berada dalam tingkat keadaan perasaan yang sangat ketakutan dan stress yang tinggi sehingga meneteskan keringat darah (Luk 22:44b), Manusia Yesus ketakutan terhadap Cawan Murka Allah yang harus diminumNya (baca: menanggung hukuman manusia) untuk menggenapi misiNya didunia. Ketiga ayat ini juga Yesus memberikan pengajaran, yaitu bagaimana menyerahkan segala sesuatu untuk Tuhan putuskan manakah yang terbaik.

Dalam ketakutanNya, Ia diberi kekuatan oleh Malaikat untuk menjalani apa yang seharusnya dijalaniNya, hal ini menunjukkan bahwa pergumulan Yesus saat itu betul-betul luar biasa, sehingga Allah merasa perlu untuk menguatkanNya dengan kehadiran seorang malaikat. Yang dimaksud dengan ‘cawan’ pada ayat-ayat diatas, jelas adalah murka / hukuman Allah. Penggambaran murka / hukuman Allah dengan sebuah cawan / piala yang harus diminum, sering digunakan dalam Kitab Suci (bdk. Maz 11:6  Maz 75:8-9  Yes 51:17,22  Yer 25:15,17,28  Yer 49:12  Hab 2:16  Wah 14:10  Wah 16:19).

Kita kembali ke Ibrani 5:7,

Dalam ayat ini tidaklah seperti yang dipahami oleh sdr MS ketika dia menyatakan bahwa Yesus diselamatkan dari penyaliban berdasarkan doa-Nya

Frasa “Dalam hidup-Nya sebagai manusia…” menyatakan bahwa Yesus sebagai manusia turut tunduk dalam aturan-aturan dunia, tentu saja IA memiliki perasaan ketakutan yang amat sangat sehingga Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan. Hal ini merupakan doa dan permohonan yang dilakukan oleh Yesus di Getsemani (Mat 26:39 & 42; Mark 14:36 & 39; Luk 22:42), dimana saat itu Yesus menyatakan bahwa kehendak BAPA (TUHAN) yang terjadi dan bukanlah kehendak (YESUS sebagai manusia) yang terjadi. Doa Yesus ini juga merupakan pengajaran terhadap manusia agar tidak memaksakan kehendaknya pribadi terhadap Allah.

Allah memang sanggup menyelamatkan Yesus, dan telah dibuktikan. ‘Penyelamatan’ yang dimaksudkan disini bukanlah penyelamatan terhadap hukuman penyaliban melainkan Yesus didengarkan permohonannya yang kemudian Allah mengutus malaikat oleh karena kesalehanNya untuk menguatkan Yesus ketika menghadapi, menjalani dan bertahan dalam proses penyaliban, tidak sampai disitu saja, Allah kemudian menyelamatkan Yesus dari kuasa Maut (Kis 2:24).
Musuh yang dihadapi-Nya adalah maut - baik secara jasmani maupun, karena kedudukan-Nya selaku pemikul dosa, secara rohani, sebab ketika itu Dia menanggung seluruh murka Allah yang seharusnya diterima oleh orang-orang berdosa. Permohonan-Nya akan kelepasan dikabulkan sepenuhnya melalui Kebangkitan bersamaan dengan pemberitaan bahwa maut telah dikalahkan.

Dengan demikian, pendapat MS yang menyatakan bahwa :

“Jika Yesus mati disalib, derarti Yesus adalah orang fasik karena do’anya ditolak Tuhan dan dibiarkan disiksa dan disalib. Jika Yesus adalah orang benar, maka dia pasti selamat dan tidak akan disalib karena Tuhan mengabulkan do’anya.”

Tidak memiliki dasar sama sekali dan tidak dapat dipertahankan karena sebagai manusia kita harus berdoa dan memohon sesuai dengan kehendak TUHAN bukan kehendak kita sendri (1 Yoh 5:14) dan hal inilah yang diajarkan oleh Yesus ketika berdoa di Bukit Zaitun, taman Getsemani dengan mengatakan “…seperti yang Engkau kehendaki." ; “,…jadilah kehendak-Mu!" ; “…Engkau kehendaki." ; dan “…kehendak-Mulah yang terjadi." (Mat 26:39 & 42; Mark 14:36 & 39; Luk 22:42)

1Yohanes 5:14
Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.

ELI ELI (ELOI ELOI) LAMA SABAKHTANI (Matius 27:46 / Markus 15:34)
Seruan Yesus di kayu salib ini merupakan nyanyian kidung ratapan Mazmur yang juga sebuah penggenapan nubuatan pada Mazmur 22:2.

Mazmur 22:2
Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.
Seruan Yesus ini bukanlah seperti pendapat sdr MS yang menyatakan bahwa seruan ini diserukan ketika Yesus hendak disalib melainkan saat-saat menjelang kesudahan

“Injil mengabarkan kepada kita bahwa ketika Yesus hendak disalib, Ia berteriak memanggil Tuhan.
“Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lam sabakhtani?” artinya: “Allahku, Allahku, mengapa Engkau meningalkan aku?”. (Matius 27:46 / Markus 15:34)”
Kemudian sdr MS memberikan argumen sebagai berikut:
jika dianalisa jelas sekalit Teriakan itu jelas bukan teriakan Yesus, sebab setiap menyeru Tuhan, Yesus selalu memakai “Bapa”, misalnya:

“Bapa kami di sorga, dikuduskanlah nama-Mu”. (Matius 6:9)

“Ya Bapaku, jikalau Engkau mau, ambilah cawan ini daripada-Ku; tetapi bukanlah kehendakku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi”. (Lukas 24:42)

Justru karena Yesus tidak pernah memanggil Allah dengan sebutan Allah melainkan BAPA, maka seruan ini adalah seruan ratapan Yesus yang dikutip dari Mazmur 22:2 yang juga merupakan sebuah penggenapan nubuatan. Ketidakmungkinan bahwa yang menyerukan hal ini adalah orang lain yang diserupakan karena sudah saya bantah argumentasi dari Sdr MS dengan judul yang sama pada bagian satu.

Menurut Pdt. Budi Asali. M.Div, ada beberapa penafsiran dan keberatannya terhadap seruan Yesus Kristus ini, namun tidak saya sertakan keberatan-keberatan terhadap penafsiran2 tersebut, berikut beberapa penafsiran tersebut i.e:

  1. Yesus tidak sungguh-sungguh ditinggal / mengalami keterpisahan dengan Allah, karena kata-kata yang Ia ucapkan itu hanyalah, perasaan Yesus saja, atau, Doa Yesus sambil mengutip Maz 22, atau, perenungan Yesus tentang firman Tuhan dalam Maz 22.
  2. Allah Anak meninggalkan Yesus sebagai manusia. Dasar: Yesus berkata ‘AllahKu’ , bukan ‘BapaKu’.
  3. Allah Bapa meninggalkan Yesus sebagai Allah dan manusia.
Ini memang merupakan misteri yang tidak bisa kita mengerti sepenuhnya. Perpisahan Allah Bapa dengan Allah Anak bukan bersifat lokal, seakan-akan yang satu ada di sini dan yang lain ada di sana. Perpisahan secara lokal ini tidak mungkin terjadi karena baik Bapa maupun Anak adalah Allah yang maha ada. Jadi perpisahan ini hanyalah dalam persoalan hubungan / persekutuan saja. Memang hancurnya hubungan / persekutuan antara Allah dan manusia merupakan hukuman dosa, dan hukuman inilah yang dipikul oleh Kristus!

Jika MS masih bertahan menyatakan bahwa seruan tersebut adalah ‘seruan orang yang diserupakan’ dengan alasan penyebutan “Eloi/Eli/Allah-ku” adalah penyebutan dari manusia lain selain Yesus  maka perlu dipertanyakan kenapa setelah seruan itu, “orang yang disalib” itu saat sebelum mati kembali menyebut “BAPA”

Lukas 23:46  
Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.

YOHANES 20:14-16
MS menyatakan bahwa ayat ini adalah ayat pembuktian yang nyata bahwa Yesus berubah wajahnya dalam penyaliban
Yohanes 20:14-15

(14) sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah yesus. (15) kata yesus kepadanya: "ibu, mengapa engkau menangis? siapakah yang engkau cari?" maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-nya: "tuan, jikalau tuan yang mengambil dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan dia, supaya aku dapat mengambil-nya."

Isi ayat ini tidak membuktikan bahwa Yesus berubah wajah ketika disalib, karena ayat ini berbicara pada saat setelah penyaliban, lebih tepatnya setelah IA bangkit dari kubur. Maria tdak mengenali Yesus bukan karena IA merubah wajahNYA, tapi kemungkinan karena ada sesuatu pada matanya seperti yang terjadi pada dua orag murid yang pergi ke kampung Emaus (Luk 24:13-17 & 30-31). Barclay menganggap bahwa Maria Magdalena tidak mengenali Yesus, karena matanya penuh air mata (ay.15), dan karena ia tidak mengharapkan kebangkitan Yesus.

Barclay:
“she could not see him through her tears. ... She could not recognize him because of her tears. ... She could not recognize Jesus because she insisted on facing in the wrong direction” (= ia tidak bisa melihat Dia melalui air matanya. ... Ia tidak bisa mengenali Dia karena air matanya. ... Ia tidak bisa mengenali Yesus, karena ia berkeras untuk menghadap ke arah yang salah) - hal 269.

KESIMPULAN
Argumen dari sdr Muslim Says sama sekali tidak dapat dipertahankan dan dengan demikian membuktikan teori-teorinya lemah sehingga penyangkalannya terhadap penyaliban Yesus Kristus adalah sebuah pendapat tanpa dasar

Silahkan baca juga tanggapan dan bantahan terhadap tulisannya bagian pertama

disini www.facebook.com/note.php?note_id=1758541299301

dan disini http://vanderwijk7.wordpress.com/2012/01/18/tanggapan-terhadap-tulisan-muslim-says-yesus-tidak-disalib/


Sumber:
http://alkitab.sabda.org/dictionary.php?word=cawan
Eksposisi Injil Matius 26:36-46  oleh Pdt. Budi Asali. MDiv
WebRepOverall rating 
 ·  ·  · Bagikan


  • Theos Anner dan 4 orang lainnya menyukai ini.

    • Theos Anner ya itulah bro :)
      30 Januari pukul 15:18 · 

    • Yoyok Selamanya apaan tuh?????
      30 Januari pukul 15:44 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi yok, dimana kamu semalam? hahahahaha ... lari ya...padahal saya nungguin hampir 4 jam lho
      30 Januari pukul 15:45 · 

    • Yoyok Selamanya sorri semalam w jalan pulang jam setengan 2c om syumpah mau ol dah ngantuk bnget mata
      30 Januari pukul 15:46 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahaha...nah sekarang dah OL khan...yuk ke grupx Theos Anner lagi
      30 Januari pukul 15:47 · 

    • Yoyok Selamanya ayuk
      30 Januari pukul 15:47 ·  ·  1

    • Yoyok Selamanya kucari kok dak ada om bikin baru lagi om
      30 Januari pukul 15:50 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi sudah saya tagging nama kamu....
      30 Januari pukul 15:51 · 

    • Muslims Say ha ha.. lucu,, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut,
      di bilang tidak berarti selamat dari penyaliban..
      Yesus itu orang shaleh mas bro..

      tidak mungkin doanya tidak dikabulkan.. kedua di situ dijelaskan yang mampu menyelamatkan dari maut..

      a, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.

      ia didengarkan,, lebih lagi jika merujuk kebahasa greek maknya lebih tegas, dikabulkan..

      anda pasti tau kan maknanya menyelamatkan-Nya dari maut???

      tidak ada argumen yang bisa membanhta ayat ini bahwa Yesus diselamatkan dari maut.

      artinya Yesus sungguh-sungguh selamat dari kematian...

      30 Januari pukul 20:55 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahahahahaha...iya lucu....berikan bantahan yang jelas
      30 Januari pukul 20:57 · 

    • Muslims Say kedua Keberadaan Yesus yang tidak dikenal memperkuat bahwa Yesus benar-benar berubah wajahnya,artinya penyerupaan wajah itu benar2 terjadi sebagaimana argumen saya pada yesus tidak di salib 1.

      (13) kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "ibu, mengapa engkau menangis?" jawab maria kepada mereka: "tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana ia diletakkan."
      (14) sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah yesus. (15) kata yesus kepadanya: "ibu, mengapa engkau menangis? siapakah yang engkau cari?"

      bagaimana mungkin seorang ibu tidak kenal anaknya bro???

      sudah sangat pasti jika ibu saja kebingungan dengan anaknya bagaimana dengna orang lain??
      dan sangat jelas bahwa fakta Yesus berubah wajahnya terbukti

      Baca Selengkapnya Di: http://muslims-says.blogspot.com/2012/01/yesus-tidak-disalib-bagian-2.html#ixzz1kwwU14lL

      30 Januari pukul 20:57 ·  · 

    • Yoyok Selamanya hahahahahahahaha di bantai bantai dah
      30 Januari pukul 20:58 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk hahahahahahaha...iya lucu....berikan bantahan yang jelas
      28 detik yang lalu · Suka

      ---

      bantahan mas bro?? bantahan tentang tujuan yesus??

      itu smaa sekali tidak membantah keberadaan doa yesus yang dikabulkan,, menyelamatkan-Nya dari Maut

      30 Januari pukul 20:58 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahahahaha...kmu tidak puya argumen + data dan fakta yg bisa menyalahkan argumen saya
      30 Januari pukul 20:58 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahahaha......tujuanNya dan pernyataanNya yg kmu abaikan hahahahaha
      30 Januari pukul 20:59 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk hahahahahaha...kmu tidak puya argumen + data dan fakta yg bisa menyalahkan argumen saya
      37 detik yang lalu · Suka

      ----

      data apa lagi ??? doa yesus dikabulakn.. anda mau omong apa lagi??

      ha ha

      30 Januari pukul 21:00 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi apa yg dikabulkan? mau pemaksaan lagi??? hahahahaha...
      30 Januari pukul 21:01 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi sudahlah...kmu tidak punya argumen lain untuk kmu pertahankan
      30 Januari pukul 21:01 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk apa yg dikabulkan? mau pemaksaan lagi??? hahahahaha...
      sekitar satu menit yang lalu · Suka
      Ezequeel Van D'Wijk sudahlah...kmu tidak punya argumen lain untuk kmu pertahankan
      beberapa detik yang lalu · Suka

      ---

      Ibrani 5:7




      Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.

      anda mau bilang ayat ini palsu??? atau ayat ini bohong???? ha ha

      30 Januari pukul 21:03 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahahahahahahaahaha....dibaca donk...jangan cuma modal nekad, argumen nihil
      30 Januari pukul 21:04 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi Allah memang sanggup menyelamatkan Yesus, dan telah dibuktikan. ‘Penyelamatan’ yang dimaksudkan disini bukanlah penyelamatan terhadap hukuman penyaliban melainkan Yesus didengarkan permohonannya yang kemudian Allah mengutus malaikat oleh karena kesalehanNya untuk menguatkan Yesus ketika menghadapi, menjalani dan bertahan dalam proses penyaliban, tidak sampai disitu saja, Allah kemudian menyelamatkan Yesus dari kuasa Maut (Kis 2:24).

      Musuh yang dihadapi-Nya adalah maut - baik secara jasmani maupun, karena kedudukan-Nya selaku pemikul dosa, secara rohani, sebab ketika itu Dia menanggung seluruh murka Allah yang seharusnya diterima oleh orang-orang berdosa. Permohonan-Nya akan kelepasan dikabulkan sepenuhnya melalui Kebangkitan bersamaan dengan pemberitaan bahwa maut telah dikalahkan.

      Dengan demikian, pendapat MS yang menyatakan bahwa :




      “Jika Yesus mati disalib, derarti Yesus adalah orang fasik karena do’anya ditolak Tuhan dan dibiarkan disiksa dan disalib. Jika Yesus adalah orang benar, maka dia pasti selamat dan tidak akan disalib karena Tuhan mengabulkan do’anya.”

      Tidak memiliki dasar sama sekali dan tidak dapat dipertahankan karena sebagai manusia kita harus berdoa dan memohon sesuai dengan kehendak TUHAN bukan kehendak kita sendri (1 Yoh 5:14) dan hal inilah yang diajarkan oleh Yesus ketika berdoa di Bukit Zaitun, taman Getsemani dengan mengatakan “…seperti yang Engkau kehendaki." ; “,…jadilah kehendak-Mu!" ; “…Engkau kehendaki." ; dan “…kehendak-Mulah yang terjadi." (Mat 26:39 & 42; Mark 14:36 & 39; Luk 22:42)

      1Yohanes 5:14




      Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.

      30 Januari pukul 21:05 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk hahahahahahahahaahaha....dibaca donk...jangan cuma modal nekad, argumen nihil
      beberapa detik yang lalu · Suka

      ----

      aanya yang mau dibaca lagi?? jawaban anda diatas tidak membantah fakta DOa yesus dikabulkan yeng menyelamatkan-Nya dari maut..

      30 Januari pukul 21:05 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi tulisanmu yang katanya membantah tulisan saya yang pertama pun tidak ada bantahannya sama sekali...wkwkwkwkwkwk
      30 Januari pukul 21:05 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi manyelamatkan dari kuasa maut bukan selamat dari penyaliban....
      30 Januari pukul 21:06 · 

    • Muslims Say ha ha.. anda tidak tahu arti maut mas bro??
      30 Januari pukul 21:06 · 

    • Muslims Say saya ulangi pertanyaan saya.. anda tidak tahu apa arti maut??
      30 Januari pukul 21:07 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahahahaha...argumen model apa ini?
      30 Januari pukul 21:07 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi kamu sudah tidak punya argumen, jadi hanya bisa bertanya....wkwkwkwkwk
      30 Januari pukul 21:08 · 

    • Muslims Say saya ulangi lagi anda tidak tahu apa arti Maut???
      30 Januari pukul 21:08 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi ‎1Yohanes 5:14

      Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut KEHENDAK-NYA.

      30 Januari pukul 21:09 · 

    • Muslims Say faktanya anda berusaha mengalihkan topik masalah maut..

      argumen saya jelas mas bro.. anda mengelak lagi..

      30 Januari pukul 21:09 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi saya ulangi, kamu sudah tidak punya argumen, jadi hanya bisa bertanya ?
      30 Januari pukul 21:09 · 

    • Muslims Say saya tanya apa arti maut?
      30 Januari pukul 21:09 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi argumen yang mana? dimana saya mengelak?
      30 Januari pukul 21:09 · 

    • Muslims Say tidak punya argumen?? ha ha
      30 Januari pukul 21:09 · 

    • Muslims Say anda lah yang mengelak jika yesus disaelamatkan dair maut
      30 Januari pukul 21:09 · 

    • Muslims Say ha ha tidak berani menjawab arti maut
      30 Januari pukul 21:10 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi yap...hahaha (juga)
      30 Januari pukul 21:10 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi dari KUASA MAUT BUKAN DARI MAUT
      30 Januari pukul 21:10 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahahaha....
      30 Januari pukul 21:11 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi dari tadi kamu tidak membantah apa2 bro, tulisan saya tidak ada yang kamu salahkan berdasarkan argumen kamu
      30 Januari pukul 21:11 · 

    • Muslims Say ha ha.. baca mas.. menyelamatkanya dari maut..
      30 Januari pukul 21:11 · 

    • Muslims Say dari tadi tidak punya argumen?? ha ha.. sungguh jauh panggang dari api perkataanmu ini...

      anda mengelak dari topik yesus diselamatkan dari maut

      30 Januari pukul 21:12 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.

      =>dimengerti isi kalimatnya, bukan pengertian kamu yang kamu masukan dikalimatnya...hahahahahahahah

      30 Januari pukul 21:14 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi jangan copas kalau kamu tidak menguasai
      30 Januari pukul 21:14 · 

    • Muslims Say mas bro saya tdak perlu berputar2 kesana kemari,, karena ungkapannya sangat jelas menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena keshalehannya ia didengarkan

      apa lagi mas bro...

      30 Januari pukul 21:20 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi dimengerti isi kalimatnya, bukan pengertian kamu yang kamu masukan dikalimatnya...hahahahahahahah...bukan berputar2, tapi kamu tdak mampu membantah
      30 Januari pukul 21:30 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk dimengerti isi kalimatnya, bukan pengertian kamu yang kamu masukan dikalimatnya...hahahahahahahah...bukan berputar2, tapi kamu tdak mampu membantah

      ===

      ha ha menuduh saya tidak mampu membntah,, padahal anda yang tidak bisa bantah mas bro...

      kata menyelamatkan-Nya dari maut itu sudah sangat tegas dan jelas mas bro... Maut ya mati...

      30 Januari pukul 21:32 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut,

      Allah memang sanggup menyelamatkan Yesus, dan telah dibuktikan. ‘Penyelamatan’ yang dimaksudkan disini bukanlah penyelamatan terhadap hukuman penyaliban melainkan Yesus didengarkan permohonannya yang kemudian Allah mengutus malaikat oleh karena kesalehanNya untuk menguatkan Yesus ketika menghadapi, menjalani dan bertahan dalam proses penyaliban, tidak sampai disitu saja, Allah kemudian menyelamatkan Yesus dari kuasa Maut (Kis 2:24).

      Musuh yang dihadapi-Nya adalah maut - baik secara jasmani maupun, karena kedudukan-Nya selaku pemikul dosa, secara rohani, sebab ketika itu Dia menanggung seluruh murka Allah yang seharusnya diterima oleh orang-orang berdosa. Permohonan-Nya akan kelepasan dikabulkan sepenuhnya melalui Kebangkitan bersamaan dengan pemberitaan bahwa maut telah dikalahkan.

      Dengan demikian, pendapat MS yang menyatakan bahwa :




      “Jika Yesus mati disalib, derarti Yesus adalah orang fasik karena do’anya ditolak Tuhan dan dibiarkan disiksa dan disalib. Jika Yesus adalah orang benar, maka dia pasti selamat dan tidak akan disalib karena Tuhan mengabulkan do’anya.”

      Tidak memiliki dasar sama sekali dan tidak dapat dipertahankan karena sebagai manusia kita harus berdoa dan memohon sesuai dengan kehendak TUHAN bukan kehendak kita sendri (1 Yoh 5:14) dan hal inilah yang diajarkan oleh Yesus ketika berdoa di Bukit Zaitun, taman Getsemani dengan mengatakan “…seperti yang Engkau kehendaki." ; “,…jadilah kehendak-Mu!" ; “…Engkau kehendaki." ; dan “…kehendak-Mulah yang terjadi." (Mat 26:39 & 42; Mark 14:36 & 39; Luk 22:42)

      1Yohanes 5:14




      Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.

      30 Januari pukul 21:34 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi Kis 2:24 Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.
      30 Januari pukul 21:35 · 

    • Muslims Say ha itu namanya muter2 lagi mas bro.. menyelamatkannya dari maut,, koq tiba2 maknanya Yesus tidak diselamatkan dair maut, dan mati.. ha ha
      30 Januari pukul 21:35 · 

    • Muslims Say jika yesus memang pengen mati. g perlu pake minta2 segala mas bro sampe ratap taingis,, justur permintaan Yesus untuk diselamatkan baru wajar ia sampe ratap tangis. yang mmampu mneyelamatkannya dari maut
      30 Januari pukul 21:37 · 

    • Muslims Say di sini saja sudah sangat jeals mas bro, tidak konsistennya Alkitab...

      di satu sisi Yesus disebutkan doanya dikabulkan yang mampu mnyelamatkannya dair maut,, kalo dipaksakan Yesus benar2 mati.. aneh malah. katanya diselamatkan dair maut

      30 Januari pukul 21:38 · 

    • Muslims Say pernyataan Jelas yang mampu menyelamatkannya dari maut sudah sangat jelas mas bro,, doa yesus diselamatkan itu jelas2 yesus diselamatkan
      30 Januari pukul 21:39 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi nah ini dia ketidakmengertian anda....BAPA memang sanggup, tapi dalam Ibrani 5:7 tidak disebutkan bahwa BAPA menyelamatkan Yesus....makanya jangan Eisegesis brad
      30 Januari pukul 21:41 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi makanya baca tulisan saya diatas, jangan modal copas kalau tidak menguasai bahan yang kamu copas
      30 Januari pukul 21:41 · 

    • Muslims Say ha ha. mau ngalihkan mas bro??

      emang maut dengan kuasa maut sama mas bro??

      30 Januari pukul 21:56 · 

    • Muslims Say tidak perlu berputar kesana kemari,, ungkapan ayat itu sangat jeals,, sanggup menyelamatkan -Nya dari maut... dan karena keshalehannya ia didengarkan..
      30 Januari pukul 21:57 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi mengalihkan apanya? topik apa yang saya alihkan? masa selalu klaim??? sudah saya jelaskan diatas, dalam tulisan saya....
      30 Januari pukul 21:57 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk mengalihkan apanya? topik apa yang saya alihkan? masa selalu klaim??? sudah saya jelaskan diatas, dalam tulisan saya....
      beberapa detik yang lalu · Suka

      --

      Baca noh diatas, maut dengan kuasa maut.. he he saya pengen liat bagaimana kejujuran anda, apa sama maut dengna kuasa maut?

      30 Januari pukul 21:58 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahahaha....pemaksaan pengertian pribadi...hehehehehe...Alkitab bukan Alquran bro...jangan pakai Eisegesis tapi Eksegesis...sudah dijelaskan tapi cuma bisa memaksakan kehendak....hehehehehehe...

      hahahaha...jangan beralasan ingin melihat kejujuran saya padahal kamu tidak punya apa2 untuk kamu pertahankan bro...silahkan bantah dengan bantahan yang bermutu....

      maut adalah kematian, kuasa maut adalah kuasa kematian (kematian menguasai)...jangan bebal, be smart dan jangan asal copas kalau tidak menguasai

      30 Januari pukul 22:00 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk hahahahaha....pemaksaan pengertian pribadi...hehehehehe...Alkitab bukan Alquran bro...jangan pakai Eisegesis tapi Eksegesis...sudah dijelaskan tapi cuma bisa memaksakan kehendak....hehehehehehe...

      hahahaha...jangan beralasan ingin melihat kejujuran saya padahal kamu tidak punya apa2 untuk kamu pertahankan bro...silahkan bantah dengan bantahan yang bermutu....

      maut adalah kematian, kuasa maut adalah kuasa kematian (kematian menguasai)...jangan bebal, be smart dan jangan asal copas kalau tidak menguasai
      beberapa detik yang lalu · Suka

      ---

      anda bilang pengertian pribadi,, ha ha..

      bukanya dalam Alkitab Maut dengan kuasa maut beda mas bro???

      koq bisa-bisanya anda tafsirkan maut disitu adalah kuasa maut??

      30 Januari pukul 22:01 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahahaha...tulis tuduhan kamu beserta buktinya
      30 Januari pukul 22:03 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk hahahahaha...tulis tuduhan kamu beserta buktinya
      sekitar satu menit yang lalu · Suka

      ---

      ha ha mau berkelit lagi,,

      30 Januari pukul 22:04 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk Kis 2:24 Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.
      29 menit yang lalu · Suka

      30 Januari pukul 22:05 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahahaha...tulis tuduhan kamu beserta buktinya
      30 Januari pukul 22:06 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi bandingkan Ibrani 5:7 dengan ini

      1Yohanes 5:14




      Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.

      30 Januari pukul 22:06 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi bandingkan Ibrani 5:7 dengan ini

      1Yohanes 5:14




      Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.

      30 Januari pukul 22:06 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk hahahahaha...tulis tuduhan kamu beserta buktinya
      beberapa detik yang lalu · Suka

      --

      ha ha mau berkelit lag,, bukannya sudah tertulis mas bro..

      30 Januari pukul 22:06 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi sebenarnya saya tidak mengerti bantahan kamu dan tulisan saya yang mana yang kamu bantah
      30 Januari pukul 22:06 · 

    • Muslims Say maut ya maut mas bro,, kuasa maut ya kuasa maut,,

      kalau disbut menyelamatkan-Nya dari maut gimana mas bro??

      30 Januari pukul 22:07 · 

    • Muslims Say saya tidak membantah, tapi anda sama sekali tdiak membantah tulisan saya...

      karena tertulis jelas menyelamatkan-Nya dari maut....

      karena keshalehannya ia didengarkan

      30 Januari pukul 22:07 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi frasa kamu ini "bukannya sudah tertulis mas bro.." tidak membuktikan apa2
      30 Januari pukul 22:08 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk frasa kamu ini "bukannya sudah tertulis mas bro.." tidak membuktikan apa2

      --

      tidak membuktikan apa2.. ha ha.. anda aja g terima ha ha

      30 Januari pukul 22:09 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahahahaha......masih saja setia dengan Eisegesis

      Ibrani 5:7 tidak menyatakan bahwa BAPA menyelamatkan Yesus dari maut tapi menyatakan bahwa BAPA yang SANGGUP menyelamatkan-Nya dari maut.

      apa sih yang kamu bantah dari tadi ini????

      tuduhan kamu pun tidak bisa kamu buktikan

      30 Januari pukul 22:12 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi BAPA yang SANGGUP menyelamatkan, bukan BAPA yang MENYELAMATKAN....memang kalau sudah tertutup, ya beginilah jadinya
      30 Januari pukul 22:13 · 

    • Muslims Say Ibrani 5:7 tidak menyatakan bahwa BAPA menyelamatkan Yesus dari maut tapi menyatakan bahwa BAPA yang SANGGUP menyelamatkan-Nya dari maut.

      ---

      anda tidak ngerti bahasa indonesia?? wajar aja ha ha

      30 Januari pukul 22:13 · 

    • Muslims Say bodoh aja kalo yesus berdoa minta di matikan..... ditulis sanggup menyelamatkannya dari maut...

      bodoh aja kalo yesus tahu dia akan mati tapi minta dimatikan.. ha ha

      30 Januari pukul 22:14 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahahahahaa......lagi-lagi cuma klaim
      30 Januari pukul 22:14 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk hahahahahahaa......lagi-lagi cuma klaim
      beberapa detik yang lalu · Suka

      --

      klaim,, ha ha di bilang klaim,, ha ha

      30 Januari pukul 22:14 · 

    • Muslims Say maut ya bukan kuasa maut mas bro...
      30 Januari pukul 22:15 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahaha...inilah dasar pemaksaan anda rupanya...sekali lagi, anda tidak membantah tulisan saya diatas yang jelas2 menyatakan pemahaman anda salah
      30 Januari pukul 22:15 · 

    • Muslims Say silahkan baca yesus tidak disalib 4.. sangat berkaitan dengan doa ini
      30 Januari pukul 22:15 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi yap...tenang, akan saya bantah pelan2 ...maklum sibuk (^_^)
      30 Januari pukul 22:15 · 

    • Muslims Say saya memberikan fakta2 sederhana tidak berbelit2 kesana kemari..

      ysus berdoa, dkabulkan,, doa yesus supaya cawan diambil..

      fakta Ibu Yesus tidak kenal wajah yesus.. so singkat saja mas bro

      30 Januari pukul 22:16 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi yap karena itulah yang masuk diakal kamu dan kamu memaksakan hal2 yang masuk diakal kamu itu kedalam konteks ayat (^_^)....
      30 Januari pukul 22:17 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi yap karena itulah yang masuk diakal kamu dan kamu memaksakan hal2 yang masuk diakal kamu itu kedalam konteks ayat (^_^)....yang jelas2 berbeda dengan pemahaman kamu....(^_^)
      30 Januari pukul 22:17 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk yap karena itulah yang masuk diakal kamu dan kamu memaksakan hal2 yang masuk diakal kamu itu kedalam konteks ayat (^_^)....
      24 detik yang lalu · Suka

      --

      memaksa apa mas bro,, bukankah sederhana,, yesus minta diambil cawan
      Lukas 22:42
      "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."

      doa yesus dikaburlakn,,,

      Ibrani 5:7
      Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.

      30 Januari pukul 22:18 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi itu namanya EISEGESIS (memasukan pengertian sendiri kedalam konteks ayat, agar sesuai dengan keinginan pribadi) bukan EKSEGESIS (menarik/ mengeluarkan maksud ayat dari konteks yang ada agar dipahami)
      30 Januari pukul 22:19 · 

    • Muslims Say lalu apa lagi?? anda bilang kehendak Allah yang dilaksanankan?? anda tidak baca apa permintaan yesus??
      30 Januari pukul 22:19 · 

    • Muslims Say ha ha
      30 Januari pukul 22:19 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk itu namanya EISEGESIS (memasukan pengertian sendiri kedalam konteks ayat, agar sesuai dengan keinginan pribadi) bukan EKSEGESIS (menarik/ mengeluarkan maksud ayat dari konteks yang ada agar dipahami)
      beberapa detik yang lalu · Suka

      _--

      apanya mas bro?? bukannya dia wal anda lah demikian.. maut diartikan kuasa maut

      30 Januari pukul 22:19 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi tuh khan ngulang lagi (^_^)...intinya gini bro...kamu melakukan EISEGESIS bukan EKSEGESIS jadi bukan pemahamanmu yang harus dimasukan kedalam konteks ayat tapi pemahaman yang ada didalam koteks ayat yang dikeluarkan supaya kamu mengerti
      30 Januari pukul 22:20 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi nah tuh khan...
      30 Januari pukul 22:20 · 

    • Muslims Say ngulang lagi, ha ha,, anda menuduh orang lain padahal anda sendiri melakukannya..
      30 Januari pukul 22:20 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahahahahaha.....dimana saya mengulang brow? saya selalu menjelaskan supaya kamu mengerti...tapi kamu tetap keukeuh terhadap pemahaman kamu yang kamu masukan kedalam konteks ayat yang sebenarnya tidak berbicara demikian...
      30 Januari pukul 22:21 · 

    • Muslims Say Lukas 22:42
      "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku;

      ini permintaan yesus

      atau yang ini:
      tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."

      30 Januari pukul 22:22 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi khan sudah saya jelaskan bahwa BAPA yang SANGGUP menyelamatkan bukan BAPA yang menyelamatkan
      30 Januari pukul 22:22 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk hahahahahahaha.....dimana saya mengulang brow? saya selalu menjelaskan supaya kamu mengerti...tapi kamu tetap keukeuh terhadap pemahaman kamu yang kamu masukan kedalam konteks ayat yang sebenarnya tidak berbicara demikian...
      beberapa detik yang lalu · Suka

      _--

      menejalsakan apa mas bro?? ha ha anda cuma berputar2 di sini

      30 Januari pukul 22:22 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk khan sudah saya jelaskan bahwa BAPA yang SANGGUP menyelamatkan bukan BAPA yang menyelamatkan
      beberapa detik yang lalu · Suka

      --

      di sinilah anda cuma mau melihat secara sepihak2 argumen...

      30 Januari pukul 22:23 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku;

      ini permintaan yesus

      tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." (ini merupakan penyerahan kehendak kepada BAPA)

      1Yohanes 5:14

      Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.

      jadi bukan kemauan manusia Yesus yang harus dikabulkan, karena kemauan manusia Yesus itu mau SAAT ITU JUGA/ TIDAK MENANGGUNG DOSA, tapi BAPA berkehendak lain, tapi menyelamatkan YESUS dari KUASA MAUT (kis 2:24)

      jadi Ibrani 5:7 tidak berbicara saat itu tapi berbicara kemudian

      disini saya melihat argumen anda salah, jadi saya nyatakan salah berdasarkan argumen saya dari konteks ayat, bukan seperti kamu yang memasukan pengertian pribadi kedalam konteks ayat. sebenarnya andalah yang hanya mengulang2 tanpa memberikan apa2 selain argumen yang sudah saya bantah bahwa pengertian kamu itu salah.

      30 Januari pukul 22:27 · 

    • Muslims Say nah nah lagi2 tidak konsisten,, mana permintaan yesus mas bro??

      mana perkatan saya memasukan pengertian pribadi???

      saya tanya kepada anda biar anda belajar bersikpa jujur..

      permintaan yesus itu yang mana?
      ambillah cawan ini dari pada-Ku;

      atau yang ini yang merupakan kehendak bapa..
      tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."???

      30 Januari pukul 22:31 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi kemudian perhatikan ayat 8
      5:8 Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,
      =>disini dinyatakan bahwa Yesus taat terhadap penderitaanNYA

      30 Januari pukul 22:31 · 

    • Muslims Say taatnya apanya, bro,, saya kembalikan kepada doa yesus,, mana yang permintaan yesus???

      ambilah cawan ini?? atau kehendakmulah???

      30 Januari pukul 22:32 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi nah nah lagi2 tidak konsisten,, mana permintaan yesus mas bro??

      =>hahahahaha....dimana saya tdak konsisten bro...tunjukan donk...saya selalu meminta kamu memberikan bukti jika menuduh/klaim
      -----
      mana perkatan saya memasukan pengertian pribadi???

      =>saya tidak katakan bahwa kamu memasukan pengertian pribadi, tapi dari yang kamu lakukan adalah tidak mengartikan ayat sesuai dengan konteks ayatnya tapi pengertian pribadi kamulah yang kamu masukan dalam konteks ayat dan ini salah besar
      -----
      permintaan yesus itu yang mana?
      ambillah cawan ini dari pada-Ku;

      atau yang ini yang merupakan kehendak bapa..
      tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."???

      =>dan lagi-lagi kamu tidak mampu untuk mengerti apa yang disampaikan

      30 Januari pukul 22:33 · 

    • Muslims Say ha ha tidak mengerti?? anda tiak berani jawab dengan jelas dan jujur.

      saya tanya,, permintaan yesus yang mana???

      anda tidak berani jawab langsung

      30 Januari pukul 22:34 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi lho, bukankah saya sudah jawab diatas? siapa bilang saya tidak berani jawab langsung??? sudah saya jwab dan anda kurang teliti hanya karena ingin menyalahkan
      30 Januari pukul 22:35 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi baca baik2

      Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku;

      ini permintaan yesus

      tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." (ini merupakan penyerahan kehendak kepada BAPA)

      1Yohanes 5:14

      Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.

      jadi bukan kemauan manusia Yesus yang harus dikabulkan, karena kemauan manusia Yesus itu mau SAAT ITU JUGA/ TIDAK MENANGGUNG DOSA, tapi BAPA berkehendak lain, tapi menyelamatkan YESUS dari KUASA MAUT (kis 2:24)

      jadi Ibrani 5:7 tidak berbicara saat itu tapi berbicara kemudian

      disini saya melihat argumen anda salah, jadi saya nyatakan salah berdasarkan argumen saya dari konteks ayat, bukan seperti kamu yang memasukan pengertian pribadi kedalam konteks ayat. sebenarnya andalah yang hanya mengulang2 tanpa memberikan apa2 selain argumen yang sudah saya bantah bahwa pengertian kamu itu salah.

      30 Januari pukul 22:36 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi tidak bisa lihat?

      Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku;

      ini permintaan yesus

      30 Januari pukul 22:36 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi sudah lihat belum?
      30 Januari pukul 22:36 · 

    • Muslims Say Ezequeel Van D'Wijk baca baik2

      Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku;

      ini permintaan yesus

      tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." (ini merupakan penyerahan kehendak kepada BAPA)

      1Yohanes 5:14

      Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.

      jadi bukan kemauan manusia Yesus yang harus dikabulkan, karena kemauan manusia Yesus itu mau SAAT ITU JUGA/ TIDAK MENANGGUNG DOSA, tapi BAPA berkehendak lain, tapi menyelamatkan YESUS dari KUASA MAUT (kis 2:24)

      jadi Ibrani 5:7 tidak berbicara saat itu tapi berbicara kemudian

      disini saya melihat argumen anda salah, jadi saya nyatakan salah berdasarkan argumen saya dari konteks ayat, bukan seperti kamu yang memasukan pengertian pribadi kedalam konteks ayat. sebenarnya andalah yang hanya mengulang2 tanpa memberikan apa2 selain argumen yang sudah saya bantah bahwa pengertian kamu itu salah.
      sekitar satu menit yang lalu · Suka

      ---

      ha ha anda berbohong besar...

      karena anda menyangkal bahwa ambillah cawan ini dari pada-Ku;

      itu bukan permintaan yesus. ha ha

      30 Januari pukul 22:38 · 

    • Muslims Say kematian Yesus adalah kehenda Bapa. mas bro..

      yang jadi permintaan yesus adalah cawan tersebut diambil ha ha..

      30 Januari pukul 22:39 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi ‎???
      30 Januari pukul 22:39 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi waduh...jangan stress bro..baca baik2...
      30 Januari pukul 22:40 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi ‎(-_-)'
      30 Januari pukul 22:41 · 

    • Muslims Say ha ha. stress.. permintaan yesus jelas mas bro,, ambilah cawann dari padaku..

      kehendak Allah adalah berlakunya cawan itu sneidri,, tapi yesus minta diambil cawannya..

      ha ha, mau mengingkari lagi.. ha ha

      30 Januari pukul 22:44 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi lalu, dimana saya bohongnya??? ???? ????
      30 Januari pukul 22:45 · 

    • Muslims Say ini permintaan yesus

      tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." (ini merupakan penyerahan kehendak kepada BAPA)

      1Yohanes 5:14

      30 Januari pukul 22:46 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi hahahahahahaha
      30 Januari pukul 22:46 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi saya copy yang saya tulis 10 ment yang lalu

      tidak bisa lihat?

      Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku;

      ini permintaan yesus

      30 Januari pukul 22:46 · 

    • Ezequeel EQ Van d'Lusi susah brow, kalau kamu hanya ingin menyalahkan, jadinya kalimat yang berarti lain, kamu artikan menjadi lebih lain (^_^)...trus kamu salah melihat apa yang saya tulis
      30 Januari pukul 22:48 · 

    • Muslims Say bagus anda akhirnya mau mengakui..

      itu permintaan yesus

      30 Januari pukul 22:48 ·