Menjawab Tuduhan Alqur'an dan Hadist Membenarkan Ketuhanan Yesus - Muslim Says

728x90 AdSpace

Trending
Wednesday, March 21, 2012

Menjawab Tuduhan Alqur'an dan Hadist Membenarkan Ketuhanan Yesus


Sebenarnya tidak akan jadi masalah bagi saya jika mereka menggunakan dalil Alkitab sebagai hujjah bahwa Yesus adalah Tuhan. Sebodo’ amat toh anda pakai kitab anda sendiri kok. Lakum di nukum waliyadin

Tapi yang jadi masalah adalah mereka mengutip, memotong serta menafsirkan sembarangan Isi Ayat Alqur’an dan Hadist untuk membenarkan hujjahnya untuk mempengaruhi muslim-muslim yang lain. Bukankah menurut Alqur’an adalah kitab palsu dan nabi Muhammad adalah nabi palsu, tapi kenapa mereka justru menjilat ludah mereka  sendiri dengan mengais dalil Yesus adalah Tuhan dalam Alqur’an & Hadist. Sungguh  makhluk muka tembok yang urat malunya sudah putus.

Saya akan kupas satu persatu poin-poin bualan mereka:

1. ISA ADALAH ROH ALLAH DAN KALAM ALLAH

"Isa faa innahu Rohulullah wa kalimatuhu"
Artinya: "Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Kalam Allah".
Dalil:


Isa al-masih itu adalah Roh Allah yang menjadi manusia:
“… arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya.”

…Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna…
(Maryam, 19:17)

Jawaban:KENAPA ANDA HANYA MEMPERHATIKAN AYAT INI (QS. MARYAM 19:17) TANPA MEMPERHATIKAN AYAT BERIKUTNYA?
Maryam berkata: "Sesungguhnya aku berlindung daripadamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa". (QS. Maryam 19:18)

"Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.""(QS.Maryam19:19)

BERDASARKAN AYAT SELANJUTNYA (QS.MARYAM:18-19) JELAS RUH YANG DIMAKSUD DALAM AYAT QS.MARYAM:17 TERSEBUT ADALAH MALAIKAT JIBRIL YANG BICARA KEPADA MARYAM DALAM WUJUD MANUSIA BUKAN ALLAH ITU SENDIRI MASUK KEDALAM TUBUH MARYAM LALU MENJADI MANUSIA YESUS.
Dalam tafsir disebutkan, bahwa malaikat meniupkan ke kantung baju Maryam, lalu ruh itu masuk ke dalam rahim dan jadilah nabi Isa.

PENCIPTAAN NABI ISA TIDAK ADA BEDANYA DENGAN NABI ADAM YG DICIPTAKAN DG RUH DARI ALLAH DAN KALIMATULLAH (KALIMAH ALLAH “KUN” BERARTI “JADILAH”)
Firman Allah:
Sesungguhnya misal (penciptaan) ‘Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia. (QS. Ali Imran (3): 59)
Maka di sini jelaslah Alqur’an tidak pernah menganggap ‘Isa Al-Masih itu adalah Allah, malah memandangnya sebagai seorang manusia biasa, sama seperti Adam a.s. Jika anda masih ngotot mau mengatakan bahwa Alqur’an membenarkan doktrin bahwa ‘Isa adalah Allah, maka dengan menggunakan metodologi anda sendiri, kita perlu menambah seorang lagi ke dalam doktrin “Trinitas” berdasarkan ayat di atas, yaitu Nabi Adam a.s., karena beliau juga terjadi dengan “kalimat Allah”, iaitu kun (jadilah)!


DAN HENDAKLAH DIINGAT BAHWASANNYA SELURUH MANUSIA,MENURUT AL-KITAB , ADALAH ROH ALLAH
"Maka kemudian dari pada itu akan jadi, bahwa Aku (Tuhan) mencurahkan RohKu kepada segala manusia". (Yoel 2:28)

Terhadap masalah"nafas yang keluar dari mulutNya" juga bukan semata-mata milik Yesus coba anda buka kitab kejadian 2 pasal 7

"Ketika itulah Tuhan Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan MENGHEMBUSKAN NAFAS HIDUP KE DALAM HIDUNGNYA; DEMIKIANLAH MANUSIA ITU MENJADI MAHLUK YANG HIDUP"

Jadi menurut ayat diatas masalah Roh Allah atau nafas yang diberikanNya adalah masalah essensial yang wajib dimiliki oleh setiap manusia jikalau manusia itu akan menjadi mahluk yang hidup. Yang membuat saya bingung adalah panutan orang kristen saja, yakni Paulus, juga mengatakan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu

"Tidak tahukah kamu bahwa kamu adalah Bait Allah dan bahwa ROH ALLAH DIAM DI DALAM KAMU (1KOR 3:16)


Jadi Roh Allah bukanlah monopoli Yesus/ Nabi Isa as. Bahkan tersebut:
"Ketika Bileam memandang kedepan dan melihat orang Israel berkemah menurut suku mereka, maka Roh Allah menghinggapi Dia". (Bilangan 24:2)

"Roh Tuhan menghinggapi Dia dan menghakimi orang Israel". (Hakim 3:10)

"Pada waktu itu Roh Tuhan menguasai Gideon". (Hakim 6:34)

"Lalu Roh Tuhan menghinggapi Yefta". (Hakim 11:29)

"Pada waktu itu berkuasalah Roh Tuhan atas dia". (Hakim 14:6)

"Maka berkuasalah Roh Tuhan atas dia". (Hakim 14:19)

"Maka berkuasalah Roh Allah atas dia". (Hakim 15:14)

Lihat juga 1 Samuel 10:10, 1 Samuel 11:6, 1 Samuel 16:13, 1 Samuel 16:16.
BERDASARKAN DALIL ALKITAB DI ATAS, JIKA ANDA KONSISTEN DENGAN FAHAM ROH ALLAH = ALLAH, MAKA ANDA HARUS MENGANGGAP SEMUA MANUSIA ADALAH ALLAH, KARENA BUKAN CUMA NABI ISA YANG DIBERI ROH ALLAH.

2. ISA Al-MASIH ADALAH SATU-SATUNYA IMAM MAHDI

“Laa mahdia illa isabnu Maryama…”
Tidak ada Imam MAHDI selain Isa putra Maryam…
(Hadis Ibnu Majah)

Itu hadist nemu dimana? Tolong tunjukin sanad lengkapnya sampai ke Rasulullah, jika memang itu hadist shohih!

Siapa bilang Nabi Isa sama dengan Imam Mahdi? Ngawur kok kebangetan!!!


NABI ’ISA AKAN SHALAT DI BELAKANG IMAM MAHDI
Ketika nabi ’isa ’alaihis salam turun kembali di akhir zaman, beliau akan shalat di belakang imam mahdi yaitu menjadi makmum di belakangnya. jelas bgt kan imam mahdi bukan nabi isa.

Dari Jabir bin ’Abdillah, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِى يُقَاتِلُونَ عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ - قَالَ - فَيَنْزِلُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ -صلى الله عليه وسلم- فَيَقُولُ أَمِيرُهُمْ تَعَالَ صَلِّ لَنَا. فَيَقُولُ لاَ. إِنَّ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ أُمَرَاءُ. تَكْرِمَةَ اللَّهِ هَذِهِ الأُمَّةَ
”Sekelompok dari umatku ada yang akan terus membela kebenaran hingga hari kiamat. Menjelang hari kiamat turunlah ’Isa bin Maryam. Kemudian pemimpin umat Islam saat itu berkata, ”(Wahai Nabi Isa), pimpinlah shalat bersama kami.” Nabi ’Isa pun menjawab, ”Tidak. Sesungguhnya sudah ada di antara kalian yang pantas menjadi imam (pemimpin). Sungguh, Allah telah memuliakan umat ini.”


Dalam hadits yang muttafaqun ’alaih (disepakati Bukhari dan Muslim), Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,


كَيْفَ أَنْتُمْ إِذَا نَزَلَ ابْنُ مَرْيَمَ فِيكُمْ وَإِمَامُكُمْ مِنْكُمْ
”Bagaimana kalian jika ’Isa bin Maryam turun di tengah-tengah kalian dan imam kalian (Imam Mahdi) dari kalangan kalian sendiri?”
Abu Dzar Al Harowiy, dari Al Jauzaqi, dari sebagian ulama masa silam mengatakan bahwa makna ”Imamukum minkum” (Imam kalian adalah dari kalian sendiri), yaitu imam tersebut berhukum dengan Al Qur’an dan bukan dengan Injil.


Ibnu At Tiin mengatakan, ”Makna ”Imamukum minkum” (Imam kalian adalah dari kalian sendiri), yaitu bahwa syari’at Nabi Muhammad itu akan terus dipakai hingga hari kiamat.”


Ringkasnya, maksud penjelasan di atas bahwa Imam Mahdi adalah sebagai imam (pemimpin) kaum muslimin ketika itu. Termasuk pula pemimpin bagi Nabi Isa ’alaihis salam, beliau akan bermakmum di belakang Imam Mahdi. Beliau pun akan mengikuti syari’at Islam.


3. ISA AL-MASIH DIBERI MUJIZAT DAN ROH KUDUS

“Wa aatainaa ‘isabna Maryam bayyinaati wa ayyadnaahu bi ruuhil qudusi.”

Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam, beberapa mujizat serta Kami perkuat Dia dengan Roh Kudus.
(Al Baqarah, 2:253)

Jawaban:
lha... wajar dunk kalau nabi Isa dikasih Mukjizat, namanya juga nabi, banyak kok nabi yang diberi mukjizat, apa lantas kita menganggap nabi itu Tuhan?
tentang diberi roh kudus, sesuai yg sudah saya bahas di atas bahwa roh kudus bukannya Cuma monopoli nabi Isa.


4.KAFIRLAH ORANG YANG MENOLAK ISA AL MASIH


Dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zinah).
(An Nisa, 4:156)


Dan tidak seorangpun dari ahli kitab melainkan akan beriman kepada Isa sebelum matiNya, dan pada hari kiamat. Dia menjadi Saksi terhadap mereka.
(An Nisa, 4:159)

Tidak menurut Taurat dan Injil, maka tidak dipandang beragama:

“Qui yaa ahlal kitaabi lastum ‘alaa syai-in hattaa tukimut tauraata wal injiila wa maa unzila ilaikum mir rabbkum”

Katakanlah: “Hai ahli kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran ajaran Taurat, Injil dan apa apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu.
(Al Maidah, 5:68)


Jawaban :
Kaum muslimin tentu sudah mengerti dan tahu bahwa kafir hukumnya jika menolak kenabian semua utusan Allah, termasuk Nabi Isa as as. Umat Islam mengimani bahwa Nabi Isa as adalah rasul Allah untuk Bani Israel dan kitab Injilnya (tapi bukan Bibel seperti sekarang ini) adalah petunjuk kebenaran untuk Bani Israel pula.

Hanya orang-orang yang Jahil saja yang mengira umat Islam menolak kenabian Isa as. Setiap kaum muslimin meyakini dan mengimani kerasulan Yesus (Isa as). Yang ditolak oleh Islam adalah doktrin ketuhanan Yesus (Isa as). Keyakinan Islam ini sesuai dengan ajaran Yesus (Isa as) yang asli. Sebab Yesus (Isa as) tidak pernah mengajarkan bahwa dirinya adalah Tuhan atau penjelmaan Tuhan atau anak Tuhan. Dia juga tidak pernah menyuruh umatnya untuk menyembah kepadanya.

1. Kafir apabila mempertuhankan Nabi Isa as as. (Qs. Al Maa-idah 72-73). Siapa saja yang menyembah dan menjadikan Yesus (Isa as) sebagai Tuhan atau Allah, dia disebut kafir. Karena Pendeta Suradi meyakini bahwa Yesus (Isa as) itu Tuhan, maka Suradi dan orang Kristen lainnya adalah KAFIR dan akan dicemplungkan ke dalam Neraka Jahannam (Qs. Al Bayyinah 6).
2. Kafir apabila menolak kenabian Isa as., seperti yang dilakukan oleh orang Yahudi yang menuduh Nabi Isa as sebagai anak zinah (Qs. Maryam 27) Kembali kepada surat An Nisaa 156 di atas. Ayat tersebut ditujukan kepada orang-orang yang menuduh Maryam, ibunda Isa telah berzina, karena Maryam hamil sebelum nikah dengan Yusuf. Dan terhadap orang-orang yang menuduh itu, mereka dicap kafir. Konteks ayat tersebut jelas ditujukan kepada Bani Israel pada saat itu, bukan untuk bangsa lainnya.
Tinjauan Al Kitab
Iman Kristiani mengajarkan bahwa orang yang mati disalib adalah orang terkutuk itu berarti penghinaan terhadap Yesus (Isa as).. karena tertulis dalam tulisan Paulus ...dan mati terkutuk di atas tiang salib (Galatia 3: 13).

Kemudian pertentangan terjadi di tulisannya yang lain didalam Injil Sinoptik tertulis bahwa

"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barang siapa mendengar perkataanKu dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup."(Yohanes 5:24).

Dan Paulus menuliskan demikian
1 Kor 8:4b ... dan tidak ada Allah lain dari pada Allah Yang Esa".
1 Kor 8:6 " ... bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari padaNya berasal segala sesuatu yang untuk Dia kita hidup ..."

Pada prakteknya penyimpangan ini terjadi bahkan bukan hanya Kultus terhadap Yesus (Isa as) tetapi Yesus (Isa as) sudah dianggap Tuhan dan Allah sendiri., walaupun diayat-ayat Al Kitab tersebut diatas ditegaskan bahwa hanya Allah saja Tuhan. Tetapi saat ini Tuhan adalah Yesus (Isa as)


5. ISA AS BERKUASA/TERKEMUKA DI DUNIA DAN DI AKHIRAT

“Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin.”

Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripadaNya namannya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah.
(Al Imran, 3:45)


Jawaban:
Dia adalah orang yang terkemuka dan mempunyai kedudukan di sisi Allah ketika di dunia, karena wahyu diturunkan oleh Allah kepadanya berupa syariat agama, dan Allah menurunkan Al-Kitab kepadanya serta hal-hal lainnya yang dianugerahkan Allah kepadanya. Sedangkan di akhirat ini dia dapat memberi syafa’at di sisi Allah terhadap orang-orang yang diizinkan-Nya untuk diberi syafa’at. Lalu Allah menerima syafa’atnya karena mengikuti jejak saudara-saudaranya dari kalangan ulul azmi. Semoga Allah melimpahkan selamat dan salam-Nya kepada mereka semua.

kata arab "WAJIHAN" Ali-imron 45 berarti " TERBAIK, TERHORMAT, TERKEMUKA".
dan kata "WAJIHAN" juga dinisbatkan kepada nabi musa as dan dalam islam para utusan tuhan tidak dibedakan satu dengan yang lain. Mereka terkemuka, terhormat pada saat masa kenabian mereka dan alquran tidak membedakan semua nabi dan rasul


dan kata yang sama ditujukan kepada nabi MUSA AS dalam QS 33 : 69.
“ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan TERHORMAT di sisi Allah.”
(QS 33 : 69)

Kalau begitu anda harus menambahkan Nabi Musa As di daftar Tuhan anda karena dia juga terkemuka/terhormat.
6. ISA ADALAH HAKIM YANG ADIL
Isa sebagai Hakim yang adil:

Qs 95 At Tiin 8
“Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya”

Muhammad sendiri mengakui Isa al-masih adalah Hakim yang adil:
“Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa Anak Maryam akan turun ditengah-tengah kamu. Dia akan menjadi Hakim yang adil.”
HSM 127, HSB 1090


Jawaban:
Hakim yg seadil-adilnya dalam Qs 95 At Tiin 8 adalah Allah bukan nabi Isa.

Mengenai hadist yg anda posting, itu hadist buntung, nih saya kasih hadist selengkapnya berikut penafsiranya:
Rasulullah bersabda: “Tidak akan terjadi kiamat sehingga turun kepada kalian Ibnu Maryam sebagai HAKIM YANG ADIL, ia mematahkan salib, membunuh babi, menghentikan jizyah dan melimpahkan harta sehingga tidak ada seorang pun yang mau menerima pemberian harta.” (Hadist Shahih diriwayatkan oleh Al Imam Al Bukhari no. 2296)

Dalam Kitab Fathul Bari (kitab pensyarah -penjelas- shahih bukhari), Ibnu Hajar menjelaskan bahwa yang dimaksud yakhshirus shalib (mematahkan salib) adalah mematahkan kepercayaan agama kristen.
Dalam akidah islam, turunnya isa ke bumi yang kedua kali membawa misi-misi seperti:
- sebagai bukti bagi yahudi dan nasrani bahwa ia tidak dibunuh dan disalibkan
- sebagai saksi kebenaran agama Muhammad
- mendampingi Imam Mahdi dalam memerangi dajjal

Tentang membunuh babi dan mematahkan salib, sah sah saja memaknai secara dzahirnya, tetapi lebih tepat dimaknai secara maknawiyah. Saya tidak bisa membayangkan jika Isa akan mendatangi peternakan babi atau mendatangi gereja satu persatu. Saya tidak tahu akan memakan waktu berapa lama dan berapa banyak babi dan salib. Membunuh babi yg dimaksud menegaskan kehararaman Babi yang sudah dihalalkan oleh Paulus padahal diharamkan oleh Yesus. Bandingkan Imamat 11:7-8, Ulangan 14:8 (dimana kata “babi” pada terjemahan lama menjadi “babi hutan”pada terjemahan baru supaya halal) dengan surat Paulus dalam 1. Korintus 6:12 (menghalalkan semua makanan termasuk babi)

Untuk poin pertama, ini cocok dengan nubuat kedatangan Yesus di Matius 7:22-23
“Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Cocok dengan keyakinan muslim bahwa menjelang hari kiamat nanti Isa akan mengingkari para penuhannya.

Dengan demikian, maka 'salib-salib' akan patah, babi babi akan musnah (tidak ada lagi yang mengkonsumsi babi) dengan sendirinya.

7. ISA ADALAH RAHMAT ALLAH
Isa Al Masih sebagai tanda bagi manusia dan RAHMAT Allah, Yang Maha Perkasa:

Qs. 44 Ad Dukhaan 42
“Kecuali orang-orang yang diberi RAHMAT oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.”

Qs. 19 Maryam 20-21
Maryam berkata: "Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina!"
Jibril berkata: "Demikianlah." Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu TANDA bagi manusia dan sebagai RAHMAT dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan."

Jawaban:
apa anehnya kata rahmat Allah, rahmat Allah tidak sama dengan Allah itu sendiri


8. ISA AL MASIH SEMASA DALAM BUAIAN DAN AYUNAN SUDAH BISA BERBICARA DENGAN MANUSIA

Qs 3 Ali 'Imran 46
dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa dan dia adalah termasuk orang-orang yang saleh."

Jawaban:
isi pembicaraannya ialah menyeru manusia untuk menyembah kepada Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya tidak sama sekali tidak menyuruh menyembah dirinya sebagai Tuhan juga mengatakan bahwa ibunya bukanlah pezinah seperti yang dituduhkan Yahudi. Hal itu dilakukan selagi ia masih bayi, sebagai mukjizat dan tanda kekuasaan Allah sub’hanahu wata’ala. Juga ia berbicara setelah dewasa, yaitu ketika Allah telaah menurunkan wahyu kepadanya.

dan dia adalah termasuk orang-orang yang saleh." (QS. Ali Imran : 46)
yaitu dalam semua ucapan dan amal perbuatannya berdasarkan ilmu yang benar dan amal yang saleh.

BERIKUT KLARIFIKASI DARI NABI ISA DALAM ALQURAN BAHWA DIA HANYA NABI BUKAN TUHAN:

وَإِذۡ قَالَ ٱللَّهُ يَـٰعِيسَى ٱبۡنَ مَرۡيَمَ ءَأَنتَ قُلۡتَ لِلنَّاسِ ٱتَّخِذُونِى وَأُمِّىَ إِلَـٰهَيۡنِ مِن دُونِ ٱللَّهِ‌ۖ قَالَ سُبۡحَـٰنَكَ مَا يَكُونُ لِىٓ أَنۡ أَقُولَ مَا لَيۡسَ لِى بِحَقٍّ‌ۚ إِن كُنتُ قُلۡتُهُ ۥ فَقَدۡ عَلِمۡتَهُ ۥ‌ۚ تَعۡلَمُ مَا فِى نَفۡسِى وَلَآ أَعۡلَمُ مَا فِى نَفۡسِكَ‌ۚ إِنَّكَ أَنتَ عَلَّـٰمُ ٱلۡغُيُوبِ (١١٦) مَا قُلۡتُ لَهُمۡ إِلَّا مَآ أَمَرۡتَنِى بِهِۦۤ أَنِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ رَبِّى وَرَبَّكُمۡ‌ۚ وَكُنتُ عَلَيۡہِمۡ شَہِيدً۬ا مَّا دُمۡتُ فِيہِمۡ‌ۖ فَلَمَّا تَوَفَّيۡتَنِى كُنتَ أَنتَ ٱلرَّقِيبَ عَلَيۡہِمۡ‌ۚ وَأَنتَ عَلَىٰ كُلِّ شَىۡءٍ۬ شَہِيدٌ (١١٧) إِن تُعَذِّبۡہُمۡ فَإِنَّہُمۡ عِبَادُكَ‌ۖ وَإِن تَغۡفِرۡ لَهُمۡ فَإِنَّكَ أَنتَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ (١١٨) قَالَ ٱللَّهُ هَـٰذَا يَوۡمُ يَنفَعُ ٱلصَّـٰدِقِينَ صِدۡقُهُمۡ‌ۚ لَهُمۡ جَنَّـٰتٌ۬ تَجۡرِى مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَـٰرُ خَـٰلِدِينَ فِيہَآ أَبَدً۬ا‌ۚ رَّضِىَ ٱللَّهُ عَنۡہُمۡ وَرَضُواْ عَنۡهُ‌ۚ ذَٲلِكَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِيمُ (١١٩)

“Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib”.

“Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan) nya yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu”, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.”

“jika Engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Allah berfirman:

“Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi mereka surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; Allah rida terhadap mereka dan mereka pun rida terhadap-Nya. Itulah keberuntungan yang paling besar”.
(QS : Al-maidah 116-119)

Allah juga berfirman
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putra Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang dzalim itu seorang penolong pun. (QS : Al-maidah 72)

MENURUT ALKITAB NABI ISA/YESUS ITU ADALAH:

1. Beliau hanyalah utusan Allah / Rasulullah. Hal ini didukung ayat Alkitab:
"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mereka mengenal Engkau, satu-satu nya Allah yang benar dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus". (Yohanes 17 : 3).


2. Beliau diutus hanya untuk bangsa Israel. Hal ini didukung ayat Alkitab:

"Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria. "

"Melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel (hanya kepada bangsa Yahudi)." (Injil - Matius 10: 5-6)

"Jawab Yesus, 'Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel' (hanya kepada bangsa Yahudi). " "Kemudian perempuan itu (perempuan Kanaan) men-dekat dan menyembah Dia sambil berkata, 'Tuhan, tolong-lah aku'. "Tetapi Yesus menjawab, 'Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.' (non Yahudi)." (Injil-Matius 15:24-26)


3. Beliau mengajarkan bahwa untuk mencapai surga adalah hanya dengan menyembah kepada Allah dan jangan mempersekutukan sesuatupun dengan Dia. Hal ini didukung dengan ayat Alkitab:

"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mereka mengenal Engkau, satu-satu nya Allah yang benar dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus". (Yohanes 17 : 3).


Alkitab dengan tegas menyatakan TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH DAN YESUS ITU HANYA PESURUH ALLAH. Tapi mengapa akidah kristen justru mempertuhankan Yesus?

"Hukum yang terutama ialah : Dengarlah Hai orang Israel, "Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa". (Markus 12 : 28-33). Yesus sendiri menyatakan hukum yang paling utama ialah mengakui Tuhan Allah. Tiada Tuhan selain Allah.

"Maka berkatalah Yesus kepadanya (Iblis) : "Enyahlah Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti" (Matius 4 : 8-10).

"Supaya daripada Timur sampai barat diketahui orang bahwa kecuali Aku tiada Allah lagi, maka akulah Tuhan tiada lain". (Yesaya 44 : 26).

Al kitab bilang Tuhan itu satu tiada yang lain. Tapi umat kristen bilang Tuhan itu tiga kayak trio kwek-kwek aja?

"Maka kepadamu lah ia ditunjuk, supaya diketahui oleh-mu tuhan itulah Allah, tiada yang lain kecuali Dia". (Ulangan 4 ayat 35)


"Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa TUHANlah Allah yang ada di langit diatas dan di bumi dibawah, tidak ada yang lain". (Ulangan 4 ayat 39)
Wallahu'alam bishshowab...
Kami sangat menghargai komentar pembaca sekalian, baik saran, kritik, bantahan dan lain sebagainya. 
Bagi pembaca yang ingin berkomentar silahkan untuk login dengan mengklik Login di Tombol Login komentar dan pilih akun yang ingin anda gunakan untuk Login, Bisa dengan Facebook, Twitter, Gmail dsb. 
 peraturan komentar: 
1. komentar pendek atau panjang tidak masalah, baik lebih dari satu kolom juga tidak apa-apa. 
2. komentar menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar tidak berbelit-belit. 
3. tidak menggunakan kata-kata kotor, hujat atau caci maki
4. langsung pada topik permasalahan
Menjawab Tuduhan Alqur'an dan Hadist Membenarkan Ketuhanan Yesus Reviewed by Muslim Say on 11:34 PM Rating: 5 Sebenarnya tidak akan jadi masalah bagi saya jika mereka menggunakan dalil Alkitab sebagai hujjah bahwa Yesus adalah Tuhan. Sebodo’ am...

4 comments:

  1. menurut aku kelak kebenaran akan datang?tapi janganlah diperdebatkan firman 2 ALLAH ?? semua akan bersatu setelah dazal akan turun menghancurkan umat manusia dan isa akan berperang melawan dazal2 itu??udah jangan kau perdebatan firman2 ALLAH 

    ReplyDelete
  2. Orang kristen tidak memahami alquran dan hadits...mereka ummat islam tidak menafsirkan sembarang tempat..krn bahasa alquran begitu luas..jadi orang yg menafsirkan alquran memiliki persyaratan untuk menjadi mufassir..sementara kami sebagai seorang muslim, untuk mengambil kesimpulan orang2 terdahulu sj..cboa penulis ini berfikir jernih, jawaban orang2 mukmin akan sama menjelaskannya, walaupun berbeda kata, maksudnya akan sama..orang kristen mengungkapkan dalil dengan hadits tersebut, yang dijelaskan oleh Allah swt, bahwa Nabi Isa as diangkat dan tidak disalib, lalu diperkuatkan hadits, yg anda sebutkan tadi, bahwa nabi Isa as turun untuk menjadi pemimpin ummat islam ini, lalu anda sendiri penulis membaca jawaban nabi Isa as..Nabi Isa as turun bukan sebabai Nabi, tetapi meluruskan syariat yg diturunkan kpd Nabi Muhammad saw, dan membantah orang yg mengatakan bahwa yesus itu tuhan, dugaan2 mereka adalah salah..

    saya jawab lagi kpd anda penulis, untuk sy jelaskan..pemikirian orang2 misionaris sangaat beku, tidak mau berfikir, krn mereka diajarkan pendeta menjdi orang yg bodoh, hanya menerima begitu sj..kebodohannya berlipat ganda, dan kl mereka tahu, bahwa islam itu benar, mereka akan merasa malu, atas kebodohan itu..saat ini, misionaris blm dapat hidayah, pada suatu saat akan mendapat hidayah untuk menjawab tuduhan semua itu bagi yg mencari kebenaran..proses demi proses..mereka misionaris beranggapan bahwa tokoh2 muslim akan selalu beralasan dan menafsirkan suatu ayat, padahal tidak demikian..jika benar salah seorang tokoh islam, mengeluarkan tafsir ayat, jelaslah dia akan diuji terlebih dahulu dgn persyaratan menjadi seorang muffasir.
    Tantangan: bukankah misionaris sendiri mengeluarkan tafsir tanpa didasari ilmu, dan mereka menganggap ayat ini dengan ayat yg lainnya sangat bertentangan..sy jelaskan lagi, semua tidak ada pertentangan ayat yg satu dengan yang lainnya..sebab, cara menafsirkan adalah: menafsirkan alquran denngan alquran, kl tdfk ada, menafsirkan alquuran dgn hadits shahih, kl tidak ada jg, menafsirkan dgn para shahabat...misalkan contoh: mencuri potong tanngan, ayat alquran menjelaskan orang mencuri harus potong tangan, lalu disisi lain, tdk potong tangan, apakh ini suaatu pertentangan, jawabannya tdk, krn keduanya kondisi yg berbeda, tinggal menyikapi sj..
     
    Lalu orang2 misionaris sendiri menyalahkan tokoh2 islam (ulama Islam), krn mereka menjelaskan suatu ayat, justru yg dipersalahkan adalah orang2 misionaris, knp mereka sendiri tidak memahami ayat-ayat Allah, lalu mereka bangga, bahwa mereka alasan yg kuat, tp mereka tidak memiliki kaidah bahasa arab, justru mereka merusak kaidah arab, sebab mereka menggunakan terjemahan sj, padahal tidak cukup memahami alquran dengan terjemahan sj...
    kebodohan misionaris terlalu besar dan terlalu dangkal fikirannya...mereka tidak tahu, bahwa Allah akan memenuhi janji semua pertkataan-Nya baik berdasarkan Perkataan Allah maupun berdasarkan Hadits Shahih Rasulullah saw..Orang misionaris tidak menyadari, setiap perkataan akan dipertanggung jawabkan, walaupun yg sekecil apapun, Allah tidak akan pernah lupa setiap perkataan Allah dengan janji-Nya dan Allah tidak pula lupa setiap perkataan dan perbuatan manusia..tiap2 jiwa akan dibalas oleh Allah apa2 yg diusahakan mereka..

    ReplyDelete
  3. Muhamad is humanJune 2, 2013 at 7:46 AM

    Saya lebih
    memilih ajaran Injil daripada Quran, karena Kasih diletakkan lebih tinggi
    derajatnya daripada Iman (1 Korintus 13:13). Karena Iman, banyak pembunuhan dan
    kekerasan terjadi di muka bumi. Saya juga lebih memilih utk menyembah Tuhan
    yang bersedia turun ke bumi sebagai manusia, daripada menyembah Tuhan yang
    hanya berdiam di singgasananya di surga. Jika saya harus dimusuhi karena
    pilihan saya ini, genaplah perkataan Tuhan saya dalam Injil, "Jikalau
    dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari
    pada kamu." (Yohanes 15:18)

    ReplyDelete
  4. untu saudara Muhamad is human
    memilih keyakinan tidak ada paksaan terserah anda. Tp kesesatan kebenaran harus tetap dibuktikan bru diyakini. Ajaran kasih yg anda sebutkan hanyalah topeng kepalsuan semata. Faktany alkitab perjanjian lama sudah memuat begitu bnyak ajaran kekerasan, ajaran pembunuhan, perkosaan, genosida, dan semua it diperintahkan tuhan.
    sejarah juga menjadi saksi kekejaman kristen yg dimotori gereja dari masa ke masa.

    ReplyDelete