Slider Top

[6][true][slider-top-big][Slider Top]
Cari Artikel di Sini

Tanggapan Situs IsadanAlQuran.com Pengikut Isa Al-Masih Di Atas Orang-orang Kafir

| No comment
Pada artikel ini Situs IsadanAlQuran.com lagi memelintir ayat-ayat Al-Qur'an untuk mencari pembenaran terhadap ajaran Sesat Kristen. kali ini soal Pengikut Isa yang disebutkan dalam Al-Qur'an di atas orang-orang Kafir sampai hari kiamat, dipelintir sedemikian rupa untuk mendukung bahwa Kristen adalah pengikut Isa dan selalu berada diatas orang kafir. benarkah demikian? berikut paparannya:

Staff IDI menulis:
http://www.isadanalquran.com/Al-Imran-355/al-quran-pengikut-isa-al-masih-di-atas-orang-orang-kafir#islam

Al-Quran – Pengikut Isa Al-Masih Di Atas Orang-orang Kafir



KetidakpercayaanKata 'Kafir' berasal dari bahasa Arab. Secara harfiah berarti orang yang menyembunyikan atau mengingkari kebenaran. Dalam terminologi kultural, kata ini digunakan dalam agama Islam untuk merujuk kepada orang-orang yang mengingkari nikmat Allah.
Dalam penerapannya, kata kafir ditujukan oleh sebagian besar umat Muslim kepada pengikut Isa Al-Masih atau orang Kristen. Alasannya, karena orang Kristen tidak mengakui Muhammad sebagai nabi terakhir dan Al-Quran sebagai wahyu yang langsung diturunkan Allah kepada Muhammad.

Apa Kata Al-Quran Tentang Pengikut Isa Al-Masih?

Sayangnya, klaim yang diberikan umat Muslim terhadap orang Kristen tidak didukung Al-Quran. Terdapat ayat dalam Al-Quran yang bertentangan dengan penilaian orang Muslim terhadap orang Kristen.
“.......dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu (Isa Al-Masih) di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat...” (Qs 3:55)
Al-Quran mengatakan bahwa pengikut Isa Al-Masih di atas orang-orang kafir. Jelas ayat ini membantah klaim yang diberikan oleh umat Muslim selama ini terhadap orang Kristen.
Dan lagi, bila merujuk pada pengertian dari kata 'kafir' itu sendiri, jelas pengikut Isa Al-Masih bukanlah orang-orang yang menyembunyikan atau mengingkari kebenaran-kebenaran yang terdapat dalam kitab suci Allah.  Mereka sebagai pengikut Isa Al-Masih adalah orang-orang yang percaya akan iman yang timbul dari kitab suci Allah.

Siapakah Pengikut Isa Al-Masih?

Pengikut Isa Al-Masih adalah orang-orang yang mengikuti ajaran Isa Al-Masih. Secara literal, pengikut Isa Al-Masih dikenal juga sebagai orang Kristen/Nasrani.
Seorang pengikut Isa Al-Masih adalah mereka yang telah menerima Keselamatan dan hidup kekal dari Isa Al-Masih. “Maka Isa Al-Masih berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup." (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:12)
Demikian, pengikut Isa Al-Masih disebut juga orang-orang yang hidup dalam terang, karena mereka telah menerima terang dari Isa Al-Masih.

Keselamatan dan Pengikut Isa Al-Masih

Menurut Al-Quran, apa yang dituduhkan umat Islam terhadap orang Kristen sebagai orang kafir tidaklah benar. Dengan jelas Al-Quran telah mengatakan bahwa orang-orang Kristen akan ditempatkan di atas orang-orang kafir. Artinya, orang-orang Kristen bukanlah orang kafir. Orang Kristen tidak sama dengan orang kafir.
Agama Islam menggunakan kata 'kafir' untuk merujuk kepada orang-orang yang mengingkari nikmat Allah. Nikmat yang dianugerahi Allah jelas merupakan kenikmatan akan hidup yang kekal.
Isa Al-Masih bersabda, "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 11:25-26)
Demikianlah Isa Al-Masih datang ke dunia untuk memberi hidup kekal bagi siapa saja yang percaya kepada-Nya. Dia juga memberi jaminan bagi orang-orang yang mau mengikut Dia, yaitu hidup kekal. Maka dari itu, dengan menerima Isa Al-Masih, kita akan memperoleh anugerah nikmat hidup kekal dan otomatis ditempatkan di atas orang-orang kafir.

[Staff Isa dan Islam – Kiranya Pembaca dapat menyelidiki lebih dalam tentangKeselamatan dalam Isa Al-Masih]
****************************

Siapakah yang disebut Kafir?


Definisi kafir 

Kafir berasal dari bahasa arab yang artinya menutupi sesuatu, atau menyembunyikan kebaikan yang telah diterima atau tidak berterima kasih. Bentuk jama’ dari kafir adalah kafirun atau kuffar. Dalam al-Quran, kata kafir dengan berbagai bentuk kata jadinya disebut sebanyak 525 kali. Kata kafir digunakan dalam al-quran berkaitan dengan perbuatan yang berhubungan dengan Tuhan, seperti mengingkari nikmat-nikmat Tuhan dan tidak berterima kasih kepada-Nya (QS.16:55, QS. 30:34), lari dari tanggung jawab (QS.14:22), menolak hukum Allah (QS. 5;44), meninggalkan amal soleh yang diperintahkan Allah (QS. 30:44). Namun yang paling dominan, kata kafir digunakan dalam al-Quran adalah kata kafir yang mempunyai arti pendustaan atau pengingkaran terhadap Allah Swt dan Rasul-RasulNya, khususnya nabi Muhammad dan ajaran-ajaran yang dibawanya. 


Ditinjau dari segi bahasa, kata kafir tidak selamanya berarti non muslim, karena ada penggunaan kata kafir atau pecahan dari kata kafir seperti kufur, yang bermakna inkar saja, tidak sampai mengeluarkan seseorang dari keislaman. Contohnya kufur nikmat, yaitu orang yang tidak pandai/mensyukuri nikmat Tuhan, atau dalam istilah lain disebut sebagai kufrun duna kufrin (kekufuran yang tidak sampai membawa pelakunya kafir/keluar dari islam). 

Secara istilah, kafir adalah orang yang menentang, menolak, kebenaran dari Allah Swt yang di sampaikan oleh RasulNya. atau secara singkat kafir adalah kebalikan dari iman. 

Dilihat dari istilah, bisa dikatakan bahwa kafir sama dengan non muslim. Yaitu orang yang tidak mengimani Allah dan rasul-rasul-Nya serta ajarannya. 

Jenis-jenis kafir. 
Merujuk kepada makna bahasa dan beragam makna kafir dalam ayat al-Quran, Kafir terbagi menjadi beberapa golongan, diantaranya adalah: 

Kafir harbi, yaitu kafir yang memusuhi Islam. Mereka senantiasa ingin memecah belah orang-orang mukmin dan bekerja sama dengan orang-orang yang telah memerangi Allah dan RasulNya sejak dahulu (QS. 9:107). 

Kafir ’Inad yaitu kafir yang mengenal Tuhan dengan hati dan mengakui-Nya dengan lidah, tetapi tidak mau menjadikannya sebagai suatu keyakinan karena ada rasa permusuhan, dengki dan semacamnya. Dalam al-Quran mereka digambarkan seperti orang-orang yang mengingkari tanda-tanda kekuasaan Allah, mendurhakai rasul-rasul Allah Swt, dan menuruti perintah semua penguasa yang sewenang-wenang menentang kebenaran (QS.11:59). 

Kafir inkar, yaitu yang mengingkari Tuhan secar lahir dan batin, Rasul-rasulNya serta ajarannya yang dibawanya, dan hari kemudian. Mereka menolak hal-hal yang bersifat ghaib dan mengingkari eksistensi Tuhan sebagi pencipta, pemelihara dan pengatur alam ini. Mereka seperti penganut ateisme. (QS. 2:212) (QS. 16:107). 

Kafir kitabi. Kafir kitabi ini mempunyai ciri khas tersendiri di banding dengan kafir-kafir yang lain, karena kafir kitabi ini meyakini beberapa kepercayaan pokok yang dianut Islam. Akan tetapi kepercayaan mereka tidak utuh, cacat dan parsial. Mereka membuat diskriminasi terhadap rasul-rasul Allah dan kitab-kitab suciNya, terutama terhadap Nabi Muhammad dan Al-Quran. Dalam al-Quran mereka disebut sebagai ahlul kitab, Mereka adalah orang yahudi dan nasrani. 
Dilihat dari macam-macam kafir di atas dan masih ada lagi beberapa istilah kafir, maka kata kafir adalah istilah yang sangat umum, istilah bagi orang yang mengingkari Allah dan RasulNya serta ajaran yang dibawanya, mereka bisa dari kalangan yahudi, nasrani, ateis, majusi, hindu, budha, konghuju dan yang lainya, yang tidak mengimani Allah dan Rasul-rasulnya serta ajarannya. Mereka semua adalah non muslim. 

Kafir Lebih Mudahnya adalah lawan dari Iman. dalam Rukun Iman terdapat 6 rukun Iman. yang merupakan hal yang pokok dalam hal Keimanan. Iman Kepada Allah, Malaikat, Nabi-Nabi, Qadha dan Qadar dan lain sebagainya. kami tidak akan membahas semuanya. karena akan panjang. di sini cukup satu hal saja.
Apakah Kristen mengimani para Nabi?  Kristen hanya mengimani beberapa Nabi, namun tidak mengimani Nabi Muhammad. Saw. maka sangat jelas Kekafiran Kristen tidak dapat dibantah lagi.
Bahkan untuk dalam hal Iman kepada Allah sendiri Kristen tidak beriman. sesat. mengapa? karena Yesus dan para Nabi sebelumnya mengajarkan Allah itu Esa bukan Trinitas. tapi Kristen mengajarkan Tuhan itu Trinitas, ini jelas kekafiran. 


Apakah Kristen Pengikut Isa? 
Berbicara Klaim, Kristen dan Staff IDI selalu menyebut diri mereka pengkut Yesus / Isa. apa benar demikian? atau ternyata Kristen cuma sekedar ngaku-ngaku?

simak ayat berikut:

kata-kata Yesus di dalam Markus 7 : 6 - 8 :



(6). Jawabnya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan AKU dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari padaKU.

(7). Percuma mereka beribadah kepadaKU, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.

(8). Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.

apakah Pernyataan Yesus ini Benar, Kristen mengaku memuliakan Yesus tapi sesungguhnya mereka berpegang pada adat istiada manusia?




Kristen jangan Mengaku-ngaku Pengikut nabi Isa


Berikut fakta-fakta Kristen bukan pengikut Isa atau Yesus.


1. kafir menyatakan Isa Tuhan


Surah Al Maidah:

 72. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata:"Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam", padahal Al-Masih (sendiri) berkata:"Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.



Yesus menyatakan Allah lah Tuhan bukan dirinya.
"Hukum yang terutama ialah : Dengarlah Hai orang Israel, "Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa". (Markus 12 : 28-33). Yesus sendiri menyatakan hukum yang paling utama ialah mengakui Tuhan Allah. Tiada Tuhan selain Allah.


Kristen faktanya malah menyatakan Allah Trinitas, padahal Yesus dan para nabi Mengajarkan Allah itu Esa tanpa ada embel-embel.



2. Yesus Malah mengusir mereka yang memanggil Yesus TUhan.  Kenyataanya Kristen malah mempertuhankan Yesus



3. Yesus mengajarkan beribadah dengan sujud, menyembah hingga Yesus akan ditangkap Yesus masih berdoa dengan sujud menyembah Allah. Kristen bagaimana? Kristen malah bernyanyi-nyayi di gereja. dan mengikuti ajaran Pagan berhala. di hari minggu ( SUN DAY)

Dengan dasar yang paling penting dari 3 hal ini saja Kristen sudah jauh menyimpang dari ajaran Yesus. masalah pokok, inti Iman, Kristen sudah menyimpang. mengikuti ajaran Pagan berhala. dan Kristen tahu apa yang dilakukannya itu salah tapi tetap melakukannya. tidak mau berubah


Maka sangat wajar Yesus mengatakan: (6). Jawabnya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan AKU dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari padaKU.



(7). Percuma mereka beribadah kepadaKU, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.

(8). Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.


Islam adalah Pengikut Setia Isa Bukan Kristen.


1. Yesus Mengaku Utusan Tuhan

Perhatikan perkataan yesus dibawah ini :

Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendakDia yang mengutus Aku. (Injil Yohanes pasal 5 : ayat 30)

Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku(Injil Lukas pasal 10 : ayat 16)

Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku. (Injil Markus pasal 9 : ayat 37)

Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambutDia yang mengutus Aku.(Injil Matius pasal 10 : ayat 40)

Catatan:  Dari keempat injil semuanya menulis pengakuan Yesus bahwa dia itu hanya seorang utusan Tuhan atau Rasul Tuhan.  Bahkan masih banyak ayat-ayat lain di dalam Alkitab itu sendiri, dimana Yesus mengaku bahwa dia hanya sebagai seorang utusan Tuhan. Yesus mengaku dengan jujur dan polos, bahwa dia hanyalah seorang utusan Tuhan, rasul Tuhan.

Umat Islam menjadikan Yesus sebagai utusan Tuhan atau rasul Tuhan sebagaimanapengakuan Yesus yang tertulis dalam Alkitab. Sementara semua umat Kristen menjadikan Yesus sebagai Tuhan yang disembah. Ini membuktikan bahwa umat Islamlah yang mematuhi ajaran Yesus.

Baiklah kami kutip kembali dan kami komentari masih pada ayat tersebut tadi, untuk membuktikan pengakuan Yesus sendiri bahwa dia bukanlal Tuhan dan juga bukan Allah, tetapi hanya benar-benar hanya seorang utusan Tuhan saja.

Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiriAku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku. (Injil Yohanes pasal 5 : ayat 30)

Catatan : Jika Yesus itu Tuhan, sangat tidak mungkin Tuhan tidak bisa berbuat apa-apa dari diri-Nya sendiri.
Dan tidak mungkin Tuhan tidak bisa menuruti kehendak-Nya sendiri. Yang namanya Tuhan, pasti Dia Maha Kuasa, jadi Dia bisa berbuat menurut kehendak-Nya sendiri.

Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa dia tidak bisa berbuat apa-apa atas dirinya sendiri dan tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, karena dia hanya seorang utusan Tuhan, bukan Tuhan!!

1.  Setiap yang diutus Tuhan, pasti bukan Tuhan
2.  Yesus diutus oleh Tuhan , berarti...........
3.  Yesus bukan Tuhan, tetapi hanya utusan Tuhan
4.  Setiap yang tidak bisa berbuat apa-apa atas didinya sendiri, pasti bukan Tuhan
5.  Yesus tidak bisa berbuat apa-apa atas dirinya sendiri, berarti Yesus bukan Tuhan
6.  Setiap yang tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, pasti bukan Tuhan.
7.  Yesus tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, berarti Yesus bukan Tuhan

Di dalam Al Qur’an yang Allah wahyukan kembali kepada nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam, Yesus (nabi Isa as) juga mengatakan bahwa dia hanyalah seorang utusan Tuhan atau rasul Tuhan, bahkan hanya untuk bani Israil saja , bukan untuk seluruh dunia.

وَيُعَلِّمُهُ الكِتٰبَ وَالحِكمَةَ وَالتَّورىٰةَ وَالإِنجيلَ
وَرَسولًا إِلىٰ بَنى إِسرٰءيلَ أَنّى قَد جِئتُكُم بِـٔايَةٍ مِن رَبِّكُم ۖ أَنّى أَخلُقُ لَكُم مِنَ الطّينِ كَهَيـَٔةِ الطَّيرِ فَأَنفُخُ فيهِ فَيَكونُ طَيرًا بِإِذنِ اللَّهِ ۖ وَأُبرِئُ الأَكمَهَ وَالأَبرَصَ وَأُحىِ المَوتىٰ بِإِذنِ اللَّهِ ۖ وَأُنَبِّئُكُم بِما تَأكُلونَ وَما تَدَّخِرونَ فى بُيوتِكُم ۚ إِنَّ فى ذٰلِكَ لَءايَةً لَكُم إِن كُنتُم مُؤمِنينَ

Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil.
Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israel ( yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman." (Qs.3 Al-'Imran 48-49)

إِن هُوَ إِلّا عَبدٌ أَنعَمنا عَلَيهِ وَجَعَلنٰهُ مَثَلًا لِبَنى إِسرٰءيلَ

Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israel. (Qs.43 Az-Zukhruf: 59 )

-----------------------------------------------------------------------------------------------

2 . Yesus Ajarkan Dua Kalimat Syahadat Dan Mengaku Dia Hanya Seorang Utusan Tuhan

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Injil Yohanes pasal 17 : ayat 3)

Catatan:  Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa satu-satunya Allah yang benar,adalah Allah, dan dia hanya seorang utusan Tuhan. Ini berarti Yesus mengajarkan dua kalimat syahadat (syahadatin), yang jika di bahasa arab-kan “ Asyhadu anla ilaaha illallahu, wa asyhadu anna Isa Rasulullah”.

Nah sepeninggal Yesus, nabi kita Muhammad saw juga mengajarkan dua kalimat syahadat (syahadatin) yaitu : “ Asyhadu anla ilaaha illallahu, wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah.”

Ini merupakan suatu bukti bahwa kita umat Islamlah yang meneruskan ajaran Yesus tersebut. Sementara umat Kristen tidak mengenal dua kalimat syahadat. Bahkan syahadatin bagi seluruh umat Islam didunia, merupakan pintu awal menjadi seorang muslim.

Pada ayat tersebut, sangat jelas sekali Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa satu-satunya Tuhan yang benar adalah Allah,Hanya ada satu Allah dan ia hanya seorang utusan saja.

Nah dari ucapan Yesus dalam Injil Yohanes pasal 17 : ayat 3 tadi, membuktikan bahwa umatIslamlah yang mengamalkan ajaran Yesus yang mengatakan bahwa satu-satunya Tuhan adalah Allah dan Dia (Yesus) hanyalah seorang utusanTuhan,

3, Shalat Menghadap Qiblat

(5-8) Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.(Kitab Mazmur pasal 5 : ayat 7)

Catatan: Alkitab mengajarkan bahwa jika menyembah harus menghadap ke kiblat dengan cara berlutut dan bersujud menyembah kepada-Nya. Sementara umat Kristiani pada setiap ibadah mereka  menghadap kemana saja mereka mau.

Ini menunjukkan bahwa umat Islamlah yang mengamalkan ajaran Allah dan Yesus didalam Alkitab, dimana setiap waktu mau menyembah beribadah harus menghadap kan wajahnya kearah Bait Allah.

Bait Allah = Bethel = Baitullah = Ka’abah

Semua umat Islam dimanapun mereka berada, jika mau mengerjakan ibadah menyembah kepada-Nya baik dalam shalat wajib maupun shalat sunnah pasti bersujud menghadap kiblat.

Ketika Yesus masih hidup, setiap dia berdoa, selalu berlutut dan bersujud menyembah TuhannyaPerhatikan bagaimana yesus berdoa sambil berlutut dan bersujud kepada Allah.

Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi". Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya. Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.(Injil Lukas pasal 22 : ayat 41-44)

Catatan:   ayat ini memberikan bukti bahwa Yesus itu hanyalah seorang utusan Tuhan. Buktinya Tuhan mengutus malaikat-Nya untuk memberikan kekuatan pada Yesus. Dan ayat ini juga menjelaskan bahwa Yesus bukan Tuhan, sebab dia masih harus berdoa kepada Tuhan. Jika Yesus itu Tuhan tidak perlu lagi tuhan harus berdoa,. Jika Yesus itu Tuhan , mana mungkin Tuhan sangat ketakutan ketika malaikat menampakan diri kepada-Nya. Tidak masuk akal sehat Tuhan harus takut sama malaikat bukan?

a.         Setiap yang berdoa kepad Tuhan , pasti bukan Tuhan
b.         Yesus berdoa kepada Tuhan, berati Yesus bukan Tuhan
c.         Setiap yang takut kepada malaikat Tuhan, pasti buka Tuhan
d.         Yesus takut kepada malaikat Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan
-----------------------------------------------------------------------------------------

4. Yesus Mengajarkan Tauhid

Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis  Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!(Injil Matius pasal 4 : ayat 10)

Catatan:  Sebeluumnya marilah kita ikuti dahulu perjalananYesus dalam Matius 4:1-10

Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.(Ayat 1)
Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.(Ayat 2)
Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti."(Ayat 3)
Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.(Ayat 4)
Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah,(Ayat 5)
lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis : Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.(Ayat 6)
Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"(Ayat 7)
Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,(Ayat 8)
dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."(Ayat 9)
Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!(Ayat 10)

Jika Yesus itu tuhan, tentu dia akan berkata: Enyahlah iblis , sebab ada tertulis “Hanya kepadaku saja engkau menyembah”.

Dari skenario jalannya cerita tersebut, dapatlah kita simpulkan bahwa terhadap iblis saja Yesus mengajarkan Tauhid. Artinya menyembah itu hanya kepada Allah saja.

Yesus menyuruh menyembah kepada Tuhan. Semua umat Islam dimanapun mereka berada, menyembah hanya kepada Tuhan yang di-sembah oleh Yesus, sementara umat Kristen menjadikan Yesus sebagai sesembahan. Ini membuktikan bahwa kami umat Islamlah pengikut Yesus yang setia.

Perhatikan bagaimana perkataan Yesus (Nabi Isa as) dalam Al Qur’an :

إِنَّ اللَّهَ رَبّى وَرَبُّكُم فَاعبُدوهُ ۗ هٰذا صِرٰطٌ مُستَقيمٌ

"Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus".(Qs.3 Al-'Imran: 51)

إِنَّ اللَّهَ هُوَ رَبّى وَرَبُّكُم فَاعبُدوهُ ۚ هٰذا صِرٰطٌ مُستَقيمٌ

Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu, maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus.(Qs.43 Az-Zukhruf: 64)

Apa yang Yesus ajarkan dalam Alkitab, bahwa menyembah itu hanya kepad Allah yang dia sembah, ternyata kami umat Islamlah yang mengamalkan dan mengaminkan ucapan Yesus tsb, baik dalam Alkitab maupun dalam Al Qur’an.

Dalam ayat lain Injil Markus pasal 12 : ayat 28-32, Yesus memberikan kesaksian langsung dari mulutnya sendiri ketika bersoal jawab dengan orang saduki, bahwa Tuhan itu Allah kita dan Tuhan itu Esa!! Perhatikan  ucapan Yesus pada ayat dibawah ini:

Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "Hukum manakah yang paling utama?" (Ayat 28)
Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. (Ayat 29)
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.(Ayat 30)
Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia 1  seperti dirimu sendiri. n  Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."(Ayat 31)
Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.(Ayat 32)

Alkitab bahasa Inggris juga menguakan bahwa Yesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa!!
Semua ayat-ayat Alkitab dalam berbagai bahasa menunjukkan bahwa Yesus sendiri memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa. Yesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa, sebab pada jaman beliau masih hidup, tidak pernah beliau mengajarkan paham Trinitas. Paham Trinitas ini baru diresmikan pada tahun 325 Masehi ketika konferensi Nicea, oleh raja Constantin.

Oleh sebab itu seumur hidupnya Yesus tidak pernah tahu jika ajaran ketuhanan yang beliau ajarkan berubah menjadi paham Trinitas ; artinya Bapa itu Tuhan, Yesus itu Tuhan dan Roh kudus itu juga Tuhan.

Salah satu contoh ayat Trinitas didalam Alkitab yaitu 1 Yoh anes pasal 5 : ayat 7-8 berbunyi:

Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.(Ayat 7)
Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.(Ayat 8)

Catatan: Ayat yang berada dalam kurung kurawal tadi (.......) adalah ayat Trinitas. Dalam catatan kaki Alkitab, ayat tersebut dinyatakn tidak asli . Nah kalau tidak asli, berarti palsu bukan?

Umat Islam dimanapun mereka berada, semuanya menjadikan Tuhan sebagai Allah yang Esa seperti yang Yesus katakan. Bahkan dalam Al Qur’an, orang yang menjadikan tuhan-tuhan lain selain Allah, atau mempersekutukan-Nya dengan yang lainnya adalah kafir hukumnya.

Perhatikan ayat-ayat Al Qur’an, Qs 5 Almaidah 72 dan 73 sbb:

لَقَد كَفَرَ الَّذينَ قالوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ المَسيحُ ابنُ مَريَمَ ۖ وَقالَ المَسيحُ يٰبَنى إِسرٰءيلَ اعبُدُوا اللَّهَ رَبّى وَرَبَّكُم ۖ إِنَّهُ مَن يُشرِك بِاللَّهِ فَقَد حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيهِ الجَنَّةَ وَمَأوىٰهُ النّارُ ۖ وَما لِلظّٰلِمينَ مِن أَنصارٍ

"Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: ""Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putra Maryam"", padahal Al Masih (sendiri) berkata: ""Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu"" Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang lalim itu seorang penolong pun."(Qs.5Al-Ma'idah: 72)

لَقَد كَفَرَ الَّذينَ قالوا إِنَّ اللَّهَ ثالِثُ ثَلٰثَةٍ ۘ وَما مِن إِلٰهٍ إِلّا إِلٰهٌ وٰحِدٌ ۚ وَإِن لَم يَنتَهوا عَمّا يَقولونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذينَ كَفَروا مِنهُم عَذابٌ أَليمٌ

"Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: ""Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga"", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih." (Qs.5Al-Ma'idah: 73)

Pada dasarnya ada cukup banyak firman-firman Allah dalam Alkitab yang mengatakan Tuhan itu Esa, seperti ayat-ayat berikut ini:

Dengarlah, hai orang Israil: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!(Kitab Ulangan pasal 6 : ayat 4)

Supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain,(Kitab Yesaya 45 : ayat 6)

Yesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu Esa dan tidak ada Tuhan  selain Allah (Laa illaaha  Ilallaahu). Al Qur’an juga demikian, mengatakan Tuhan itu Esa “Qul huwallahu ahad” (Katakanlah Dialah Allah Yang Maha Esa)
Ayat-ayat Alkitab tersebut memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa dan tidak ada Tuhan selain Allah. Nah ajaran Yesus dan Tuhannya tentang keesaan Allah (tauhid), umat Islamlah yang mengamalkan. 




Wallahu A'lam 
Kami sangat menghargai komentar pembaca sekalian, baik saran, kritik, bantahan dan lain sebagainya. 
Bagi pembaca yang ingin berkomentar silahkan untuk login dengan mengklik Login di Tombol Login komentar dan pilih akun yang ingin anda gunakan untuk Login, Bisa dengan Facebook, Twitter, Gmail dsb. 
 peraturan komentar: 
1. komentar pendek atau panjang tidak masalah, baik lebih dari satu kolom juga tidak apa-apa. 
2. komentar menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar tidak berbelit-belit. 
3. tidak menggunakan kata-kata kotor, hujat atau caci maki
4. langsung pada topik permasalahan