Menjawab IsadanIslam.com Puasa Taat Perintah Allah Atau Mengharap Pahala - Muslim Says

728x90 AdSpace

Trending
Sunday, July 29, 2012

Menjawab IsadanIslam.com Puasa Taat Perintah Allah Atau Mengharap Pahala

Seperti Biasa, Staff IDi melalui situsnya Isadanislam.com tidak henti-hentinya menyerang Islam melalui tulisan-tulisannya. kali ini Staff IDI mengangkat Puasa dalam ajaran Islam yang mereka sebut puasa ala pedagang. yakni Puasa umat Islam adalah amalan yang didasari seseorang yang mengharapkan balasan dari Allah. berbeda dengan Kristen puasa bukanlah amalan untuk meminta balasan tapi untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Pembaca dapat membaca tulisan tersebut di sini: http://www.isadanislam.com/perbandingan-kristen-dan-islam/puasa-taat-perintah-allah-atau-mengharap-pahala

Puasa – Taat Perintah Allah Atau Mengharap Pahala


Sebelum saya menikah, saya tinggal di rumah seorang haji. Walau saya hanya kost di sana dan agama kami berbeda, tetapi kami mempunyai hubungan baik. Saya sangat senang bila Ramadhan tiba. Suasana di rumah berbeda dengan bulan-bulan biasanya. Setiap sore ibu kost memasak berbagai makanan untuk berbuka. Kadang juga saya ikut membantu menyediakannya.

Walau saya bukan seorang Muslim, tetapi di bulan Ramadhan kadang saya juga ikut berpuasa. Tentunya sesuai dengan ajaran kepercayaan saya.
Perintah Puasa di Al-Quran

Mengapa orang Islam wajib puasa di bulan Ramadhan? Inilah ayatnya, “Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semoga kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa” (Qs 2:183).

Bila ayat di atas kita baca dengan teliti, maka timbul pertanyaan. Siapakah sebenarnya yang berbicara pada ayat tersebut? Benarkah Allah mewajibkan umat Muslim, Yahudi, dan Nasrani untuk berpuasa? “...sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu...” (Qs 2:183). Bukankah puasa Ramadhan hanya diwajibkan bagi umat Muslim?
Puasa Kristen dan Islam Berbeda

Umat Muslim sering berkata, orang Kristen bukan pengikut sejati Nabi Isa sebab mereka tidak berpuasa. Jelas hal ini salah! Tentang berpuasa, Islam dan Kristen mempunyai ajaran yang berbeda. Di antaranya:

Pertama: Umat Kristen tidak pernah diwajibkan berpuasa seperti yang diajarkan Muhammad. Tidak ada puasa-wajib dalam ajaran Isa, yang dilaksanakan dengan ritual tertentu. Bila dilaksanakan mendapat pahala berlimpah dan jika dilalaikan berdosa.

Tujuan orang Kristen berpuasa adalah mencari wajah dan belas kasih Tuhan. Juga karena adanya kerinduan untuk mempunyai hubungan yang lebih intim dengan Sang Pencipta.

Kedua: Puasa dalam Islam sepertinya hanya “memindahkan jam makan” dari pagi-sore menjadi sore-subuh. Kwalitas dan kwantitas makan-minum ketika puasa juga jauh lebih tinggi dibanding hari-hari biasa.

Dalam ajaran Kristen, puasa meliputi siang dan malam. Bahkan kadang berjalan beberapa hari tanpa makan.

Ketiga: Islam ketika puasa lebih menonjolkan aktivitas lahiriah, atau ibadah jasadiyyah. Yaitu aktivitas berkorban dengan cara meninggalkan, membatasi, dan menjauhi nafsu kedagingan. Harapannya agar mendapat ridho dan pahala dari Allah.

Puasa Kristiani pada dasarnya berakar dari “suasana perkabungan”, jeritan atau keprihatinan yang sangat serius. Pelaksana harus mencari tangan dan wajah Tuhan dalam kerendahan hati yang sangat dalam.
Tujuan Muslim Berpuasa

Dari uraian di atas dapat disimpulkan, tujuan umat Muslim berpuasa agar mendapat ridho dan pahala dari Allah. Selain itu, secara tidak langsung juga menuntut penghormatan atas dirinya dari orang lain serta lingkungannya.

Hal ini dapat terlihat dari banyaknya kasus pemukulan dan penganiayaan yang terjadi di bulan Ramadhan, terhadap “orang kafir” yang kebetulan makan-minum disekitarnya. Alasannya, “orang kafir” tersebut telah melecehkan dirinya yang sedang berpuasa. Kedai-kedai makan dan restoran “dihimbau” (bahkan diwajibkan) untuk tutup atau setidaknya setengah tertutup.
Tujuan Kristen Berpuasa

“Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit” (Kitab Nabi Nehemia 1:4).

Menurut Alkitab, tujuan pengikut Isa berpuasa adalah merendahkan diri, mencari wajah Tuhan dan membangun satu hubungan khusus dengan-Nya.
Puasa Pengikut Isa Tidak Boleh Diketahui Orang Lain

Inilah sebabnya mengapa orang Islam tidak pernah tahu bahwa sebenarnya orang Kristen juga berpuasa. Pengikut Isa yang sedang berpuasa tidak memerlukan perlakuan istimewa, yaitu dengan menjauhkan setiap makanan-minuman dari hadapanya. Ia juga tidak menganiaya orang yang sedang makan dihadapannya karena tidak menghargai dia yang sedang puasa. Puasa adalah hubungan rohani dengan Allah. Cukup Allah saja yang mengetahuinya!

“Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. . . . . ." (Injil, Rasul Besar Matius 6:17-18).
Apakah Tujuan Anda Berpuasa?

Demikianlah tujuan orang Kristen berpuasa. Yaitu mendekatkan diri pada Sang Khalik. Bukan untuk mendapat pahala berlimpah agar layak masuk sorga. Sebab, seseorang yang menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat, telah menerima 'jaminan' keselamatan sorgawi dari-Nya.

Kitab Suci berkata, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia [Isa Al-Masih], sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).

[Staff Isa dan Islam – Kiranya di bulan Ramadhan ini saudara akan mendapat anugerah Keselamatan dalam Isa Al-Masih. Terdapat artikel lain mengenai puasa, yaitu “Dicambuk Karena Berjualan Makanan di Bulan Ramadhan”.]


Di atas dapat kita baca bagaimana Staff IDI selalu saja memelintir dan mengomentari seenaknya ajaran Islam, menyindir tanpa alasan atau argumen sama sekali.  

Kewajiban Puasa Umat Islam dan Umat sebelum Umat Islam

Di atas Staff IDI menyangkal bahwa umat sebelum Islam yakni Kristen dan Yahudi tidak berpuasa. sementara Al-Qur'an menyatakan bahwa Puasa diwajibkan sebagaimana umat-umat terdahulu.
Di sini Staff IDI menyangkal keberadaan Puasa pada umat Terdahulu dengan tanpa alasan, dan menyembunyikan kenyataan yang ada pada Alkitab mereka. Memang kalau Kristen ngotot meminta kata wajib dalam Alkitab soal Puasa. maka wajar tidak akan ditemukan. tapi kenyataanya Puasa yang dilaksanakan dalam Alkitab seperti umat Islam. umat Islam wajib melaksanakan Puasa di Bulan Ramadhan. sementara Alkitab sendiri menjelaskan Puasa itu sendiri memiliki waktu-waktu. sehingga secara tersirat Puasa itu sendiri wajib. karena Puasa menurut Alkitab sendiri terdapat waktu pelaksaanya. 

Paulus sendiri menyebutkan:
Kisah Para Rasul:

 27:7 Selama beberapa hari berlayar, kami hampir-hampir tidak maju dan dengan susah payah kami mendekati Knidus. Karena angin tetap tidak baik, e kami menyusur pantai Kreta f melewati tanjung Salmone. 27:8 Sesudah kami dengan susah payah melewati tanjung itu, sampailah kami di sebuah tempat bernama Pelabuhan Indah, dekat kota Lasea. 27:9 Sementara itu sudah banyak waktu yang hilang. Waktu puasa  sudah lampau dan sudah berbahaya untuk melanjutkan pelayaran. Sebab itu Paulus memperingatkan mereka, katanya: 27:10 "Saudara-saudara, aku lihat, bahwa pelayaran kita akan mendatangkan kesukaran-kesukaran dan kerugian besar, bukan saja bagi muatan dan kapal, tetapi juga bagi nyawa kita

Perhatikan kata-kata Paulus di atas, waktu Puasa telah lampau / lewat. Ayat ini secara konteks berbicara tentang pelayaran Paulus ke Roma, dalam perjalannya mengalami ujian hingga karena pelayaran tersebut Waktu puasa terlewat baru ereka tiba di pelabuhan.

Apa artinya? bahwa di masa itu terdapat bulan-bulan atau waktu yang telah ditetapkan untuk berpuasa. dan Paulus menyadari bahwa ketika itu waktu Puasa yang telah ditetapkan tersebut telah terlampaui, atau telah lewat sedangkan Paulus ketika itu tidak puasa.

di Perjanjian lama sendiri terdapat ayat yang lebih tegas menyatakan waktu yang ditetapkan untuk berpuasa yaitu:

Yeremia 36:9. Adapun dalam tahun yang kelima pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, dalam bulan yang kesembilan, orang telah memaklumkan puasa di hadapan TUHAN bagi segenap rakyat di Yerusalem dan bagi segenap rakyat yang telah datang dari kota-kota Yehuda ke Yerusalem. –


Perhatikan Dalam Bulan yang Kesembilan, orang telah maklum telah terbiasa atau biasa melakukan puasa di hadapan Tuhan. apa artinya? konsep Puasa ketika itu sudah dilaksanakan, sudah dikerjakan oleh orang-orang ketika itu di waktu atau bulan ke sembilan.  sama seperti Umat Islam yang melaksanakan Puasa di Bulan Ramadhan.

Sekarang Masihkah Staff IDI mengingkari Fakta bahwa Alkitab mengajarkan puasa dan sekaligus terdapat ketetapan waktu berpuasa?



Bagaimana Para Nabi dalam Alkitab Berpuasa?

Maka inilah jejak-jejak para Nabi dan umat terdahulu, amat gemar melakukan ibadah puasa sebagaimana umat Islam dihari ini..
Puasa NABI MUSA

Keluaran 34:28. Dan Musa ada di sana bersama-sama dengan TUHAN empat puluh hari empat puluh malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air


Ulangan 9:18 Sesudah itu aku sujud di hadapan TUHAN, empat puluh hari empat puluh malam lamanya, seperti yang pertama kali–roti tidak kumakan dan air tidak kuminum--karena segala dosa yang telah kamu perbuat

Puasa Nabi DAUD

2 Samuel 12:16-17 Lalu Daud memohon kepada Allah oleh karena anak itu, ia berpuasa dengan tekun semalam-malaman itu ia berbaring di tanah. Maka datanglah kepadanya para tua-tua yang di rumahnya untuk meminta ia bangun dari lantai, tetapi ia tidak mau; juga ia tidak makan bersama-sama dengan mereka.

Mazmur 35:12 -13 Mereka membalas kebaikanku dengan kejahatan; perasaan bulus mencekam aku. Tetapi aku, ketika mereka sakit, aku memakai pakaian kabung; aku menyiksa diriku dengan berpuasa, dan doaku kembali timbul dalam dadaku

Mazmur 69:10 Aku meremukkan diriku dengan berpuasa

Puasa Nabi NEHEMIAH

Nehemiah 1:4 Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit,

Puasa Nabi EZRA

Ezra 8:21. Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepada-Nya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami.

Ezra 10:6. Sesudah itu Ezra pergi dari depan rumah Allah menuju bilik Yohanan bin Elyasib, dan di sana ia bermalam dengan tidak makan roti dan minum air, sebab ia berkabung karena orang-orang buangan itu telah melakukan perbuatan tidak setia.

Puasa Nabi DANIEL

Daniel 9:3 Lalu aku mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan bermohon, sambil berpuasa


Daniel 10:3 makanan yang sedap tidak kumakan, daging dan anggur tidak masuk ke dalam mulutku dan aku tidak berurap sampai berlalu tiga minggu penuh

Sifat Puasa Nabi Yesaya

Yesaya 58:4 Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.

Hal ini pun telah jauh-jauh hari diwasiatkan oleh Muhammad Utusan Allah, shollahu alaihi wassalam, untuk menjauhi perbantahan dan perdebatan.

“Puasa adalah perisai, bila suatu hari seseorang dari kamu berpuasa, hendaknya ia tidak berkata buruk dan berteriak-teriak. Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata ‘Sesungguhnya aku sedang puasa” (HR. Al- Bukhari,Muslim dan para penulis kitab Sunan)

Yesaya 58:6-7 Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

Menarik sekali bahwa Sang Nabi terakhir melaksanakan kehendak Rabb-nya..

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari, no.6)

Bahkan ditegaskan oleh Anas bin Malik radhiallahu’anhu:bahwa

كان النبي صلى الله عليه وسلم أشجع الناس وأجود الناس

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling berani dan paling dermawan.” (HR. Bukhari no.1033, Muslim no. 2307)
Bulan Puasa zaman Nabi YEREMIA

Yeremia 36:9. Adapun dalam tahun yang kelima pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, dalam bulan yang kesembilan, orang telah memaklumkan puasa di hadapan TUHAN bagi segenap rakyat di Yerusalem dan bagi segenap rakyat yang telah datang dari kota-kota Yehuda ke Yerusalem. –

Menarik sekali ketika tertulis bahwa puasa itu dilakukan selama bulan ke SEMBILAN..

Puasa Bani Israel ditengah ancaman pembantaian

Esther 4:15-16 Maka Ester menyuruh menyampaikan jawab ini kepada Mordekhai: “Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.”

Yom Kippur (Hari Pengampunan) Puasa BANI ISRAEL

Imamat 16:29. Inilah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi kamu, yakni pada bulan yang ketujuh, pada tanggal sepuluh bulan itu kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa dan janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan, baik orang Israel asli maupun orang asing yang tinggal di tengah-tengahmu.

Imamat 23:26-27 TUHAN berfirman kepada Musa: “Akan tetapi pada tanggal sepuluh bulan yang ketujuh itu ada hari Pendamaian; kamu harus mengadakan pertemuan kudus dan harus merendahkan diri dengan berpuasa dan mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN.

Bilangan 29:7 Pada hari yang kesepuluh bulan yang ketujuh itu haruslah kamu mengadakan pertemuan yang kudus dan merendahkan dirimu dengan berpuasa, maka tidak boleh kamu melakukan sesuatu pekerjaan.

Puasa Pertobatan BANI ISRAEL

Hakim-hakim 20:26. Kemudian pergilah semua orang Israel, yakni seluruh bangsa itu, lalu sampai di Betel; di sana mereka tinggal menangis di hadapan TUHAN, berpuasa sampai senja pada hari itu

1 Samuel 7:6 Setelah berkumpul di Mizpa, mereka menimba air dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. Mereka juga berpuasa pada hari itu dan berkata di sana: “Kami telah berdosa kepada TUHAN.” Dan Samuel menghakimi orang Israel di Mizpa.

Yoel 2:15 Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya

Puasa Yom Kippur Yesus Kristus putra Maria, yakni Nabi Ieshua Ha Masiha bar Mariam, Isa Al Masih ibnu Maryam

Matius 4:2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.

Sifat Puasa Nabi Yesus Kristus putra Maria, Isa Al Masih sholallahu alaihi wassalam

Matius 6:16. Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik

Matius 6:17-18 Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu

Matius 6:1. “Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.

Demikian pula yang diperintahkan oleh Rasulullah Muhammad sholallahu alaihiwassalam, berdasarkan sabda beliau. “Sesuatu yg paling aku khawatirkan akan menimpa kalian adl syirik kecil” para sahabat bertanya “Wahai Rasulullah apa yg dimaksud dgn syirik kecil itu? Beliau menjawab “Riya’ (ingin dipuji).”

Disampaikan Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setiap amalan harus disertai dengan niat, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai apa yang dia niatkan.” (HR. Al-Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907)

Demikianlah ajaran para Nabi yang selalu menekankan kemurnian dalam beramal ditujukan hanya untuk mencari Wajah Allah Yang Maha Tinggi..

Secara eksplisit sang Nabi memerintahkan kepada para pengikutnya untuk berpuasa sepeninggal kemangkatan beliau ke langit. Hal ini bisa dilihat jawaban beliau ketika para Yahudi meremehkan perilaku para pengikut beliau yang tampak jarang berpuasa dibanding murid Nabi Yahya, Yohannes…
Matius 9:15 Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

Seorang wanita shalelah pengabdi Tuhan juga dikenal sebagai hamba Tuhan yang suka berpuasa di zaman Nabi Ieshua
Lukas 2:37 Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa.

Puasa para Hawariyun 12 Rasul Yesus

Kisah Para Rasul 13:2-3 Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.” Maka berpuasa dan berdoalah mereka

Kisah Para Rasul 14:23 Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat itu dan setelah berdoa dan berpuasa

Puasa Yom Kippur Rabi Paulus

Kisah 27:9 Sementara itu sudah banyak waktu yang hilang. Waktu puasa sudah lampauMaka inilah jejak-jejak para Nabi dan umat terdahulu, amat gemar melakukan ibadah puasa sebagaimana umat Islam dihari ini..
Puasa NABI MUSA

Keluaran 34:28. Dan Musa ada di sana bersama-sama dengan TUHAN empat puluh hari empat puluh malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air


Ulangan 9:18 Sesudah itu aku sujud di hadapan TUHAN, empat puluh hari empat puluh malam lamanya, seperti yang pertama kali–roti tidak kumakan dan air tidak kuminum--karena segala dosa yang telah kamu perbuat

Puasa Nabi DAUD

2 Samuel 12:16-17 Lalu Daud memohon kepada Allah oleh karena anak itu, ia berpuasa dengan tekun semalam-malaman itu ia berbaring di tanah. Maka datanglah kepadanya para tua-tua yang di rumahnya untuk meminta ia bangun dari lantai, tetapi ia tidak mau; juga ia tidak makan bersama-sama dengan mereka.

Mazmur 35:12 -13 Mereka membalas kebaikanku dengan kejahatan; perasaan bulus mencekam aku. Tetapi aku, ketika mereka sakit, aku memakai pakaian kabung; aku menyiksa diriku dengan berpuasa, dan doaku kembali timbul dalam dadaku

Mazmur 69:10 Aku meremukkan diriku dengan berpuasa

Puasa Nabi NEHEMIAH

Nehemiah 1:4 Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit,

Puasa Nabi EZRA

Ezra 8:21. Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepada-Nya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami.

Ezra 10:6. Sesudah itu Ezra pergi dari depan rumah Allah menuju bilik Yohanan bin Elyasib, dan di sana ia bermalam dengan tidak makan roti dan minum air, sebab ia berkabung karena orang-orang buangan itu telah melakukan perbuatan tidak setia.

Puasa Nabi DANIEL

Daniel 9:3 Lalu aku mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan bermohon, sambil berpuasa


Daniel 10:3 makanan yang sedap tidak kumakan, daging dan anggur tidak masuk ke dalam mulutku dan aku tidak berurap sampai berlalu tiga minggu penuh

Sifat Puasa Nabi Yesaya

Yesaya 58:4 Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.

Hal ini pun telah jauh-jauh hari diwasiatkan oleh Muhammad Utusan Allah, shollahu alaihi wassalam, untuk menjauhi perbantahan dan perdebatan.

“Puasa adalah perisai, bila suatu hari seseorang dari kamu berpuasa, hendaknya ia tidak berkata buruk dan berteriak-teriak. Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata ‘Sesungguhnya aku sedang puasa” (HR. Al- B2 Samuel 12:16-17 Lalu Daud memohon kepada Allah oleh karena anak itu, ia berpuasa dengan tekun semalam-malaman itu ia berbaring di tanah. Maka datanglah kepadanya para tua-tua yang di rumahnya untuk meminta ia bangun dari lantai, tetapi ia tidak mau; juga ia tidak makan bersama-sama dengan mereka.ukhari,Muslim dan para penulis kitab Sunan)

Yesaya 58:6-7 Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

Menarik sekali bahwa Sang Nabi terakhir melaksanakan kehendak Rabb-nya..

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari, no.6)

Bahkan ditegaskan oleh Anas bin Malik radhiallahu’anhu:bahwa

كان النبي صلى الله عليه وسلم أشجع الناس وأجود الناس

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling berani dan paling dermawan.” (HR. Bukhari no.1033, Muslim no. 2307)
Bulan Puasa zaman Nabi YEREMIA

Yeremia 36:9. Adapun dalam tahun yang kelima pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, dalam bulan yang kesembilan, orang telah memaklumkan puasa di hadapan TUHAN bagi segenap rakyat di Yerusalem dan bagi segenap rakyat yang telah datang dari kota-kota Yehuda ke Yerusalem. –

Menarik sekali ketika tertulis bahwa puasa itu dilakukan selama bulan ke SEMBILAN..

Puasa Bani Israel ditengah ancaman pembantaian

Esther 4:15-16 Maka Ester menyuruh menyampaikan jawab ini kepada Mordekhai: “Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.”

Yom Kippur (Hari Pengampunan) Puasa BANI ISRAEL

Imamat 16:29. Inilah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi kamu, yakni pada bulan yang ketujuh, pada tanggal sepuluh bulan itu kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa dan janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan, baik orang Israel asli maupun orang asing yang tinggal di tengah-tengahmu.

Imamat 23:26-27 TUHAN berfirman kepada Musa: “Akan tetapi pada tanggal sepuluh bulan yang ketujuh itu ada hari Pendamaian; kamu harus mengadakan pertemuan kudus dan harus merendahkan diri dengan berpuasa dan mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN.

Bilangan 29:7 Pada hari yang kesepuluh bulan yang ketujuh itu haruslah kamu mengadakan pertemuan yang kudus dan merendahkan dirimu dengan berpuasa, maka tidak boleh kamu melakukan sesuatu pekerjaan.

Puasa Pertobatan BANI ISRAEL

Hakim-hakim 20:26. Kemudian pergilah semua orang Israel, yakni seluruh bangsa itu, lalu sampai di Betel; di sana mereka tinggal menangis di hadapan TUHAN, berpuasa sampai senja pada hari itu

1 Samuel 7:6 Setelah berkumpul di Mizpa, mereka menimba air dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. Mereka juga berpuasa pada hari itu dan berkata di sana: “Kami telah berdosa kepada TUHAN.” Dan Samuel menghakimi orang Israel di Mizpa.

Yoel 2:15 Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya

Puasa Yom Kippur Yesus Kristus putra Maria, yakni Nabi Ieshua Ha Masiha bar Mariam, Isa Al Masih ibnu Maryam

Matius 4:2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.

Sifat Puasa Nabi Yesus Kristus putra Maria, Isa Al Masih sholallahu alaihi wassalam

Matius 6:16. Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik

Matius 6:17-18 Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu

Matius 6:1. “Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.

Demikian pula yang diperintahkan oleh Rasulullah Muhammad sholallahu alaihiwassalam, berdasarkan sabda beliau. “Sesuatu yg paling aku khawatirkan akan menimpa kalian adl syirik kecil” para sahabat bertanya “Wahai Rasulullah apa yg dimaksud dgn syirik kecil itu? Beliau menjawab “Riya’ (ingin dipuji).”

Disampaikan Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setiap amalan harus disertai dengan niat, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai apa yang dia niatkan.” (HR. Al-Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907)

Demikianlah ajaran para Nabi yang selalu menekankan kemurnian dalam beramal ditujukan hanya untuk mencari Wajah Allah Yang Maha Tinggi..

Secara eksplisit sang Nabi memerintahkan kepada para pengikutnya untuk berpuasa sepeninggal kemangkatan beliau ke langit. Hal ini bisa dilihat jawaban beliau ketika para Yahudi meremehkan perilaku para pengikut beliau yang tampak jarang berpuasa dibanding murid Nabi Yahya, Yohannes…
Matius 9:15 Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

Seorang wanita shalelah pengabdi Tuhan juga dikenal sebagai hamba Tuhan yang suka berpuasa di zaman Nabi Ieshua
Lukas 2:37 Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa.

Puasa para Hawariyun 12 Rasul Yesus

Kisah Para Rasul 13:2-3 Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.” Maka berpuasa dan berdoalah mereka

Kisah Para Rasul 14:23 Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat itu dan setelah berdoa dan berpuasa

Puasa Yom Kippur Rabi Paulus

Kisah 27:9 Sementara itu sudah banyak waktu yang hilang. Waktu puasa sudah lampau.

Tujuan Puasa yang disebutkan Dalam Alkitab
Di atas Staff IDI mencemooh umat Islam menyatakan bahwa umat Islam melaksanakan Puasa karena mengharapkan balasan dari Allah. sementara Kristen untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Puasa untuk memohon pengampunan atas Dosa.

Ulangan 9:18 Sesudah itu aku sujud di hadapan TUHAN, empat puluh hari empat puluh malam lamanya, seperti yang pertama kali–roti tidak kumakan dan air tidak kuminum--karena segala dosa yang telah kamu perbuat

Puasa agar Doa dikabulkan

Mazmur 35:12 -13 Mereka membalas kebaikanku dengan kejahatan; perasaan bulus mencekam aku. Tetapi aku, ketika mereka sakit, aku memakai pakaian kabung; aku menyiksa diriku dengan berpuasa, dan doaku kembali timbul dalam dadaku

Nehemiah 1:4 Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit,

Daniel 9:3 Lalu aku mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan bermohon, sambil berpuasa

berdasarkan ayat ini , sangat jelas STAFF IDI melakukan kebohongan Publik, karena menyembunyikan kebenaran, bahwa Alkitab sendiri menjelaskan Puasa tidak sekedar mendekatkan diri kepada Allah tapi juga mengharapkan balasan, mengharapkan doa, agar doa terkabul, keinginan di dapatkan dan dosa diampuni,

di atas Staff IDI mencemooh umat Islam yang berpuasa mengharapkan balasan. Padahal Alkitabnya sendiri berbicara demikian.

apakah Staff IDI berani bertanggung jawab atas Kebohongan Publik yang telah dilakukannya?


Tujuan Umat Islam berpuasa sangat sempurna

1.Puasa dilakukan dengan ikhlas tanpa ada keinginan Riya untuk dipuji atau ikut-ikutan

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah saw. “Sesuatu yg paling aku khawatirkan akan menimpa kalian adl syirik kecil” para sahabat bertanya “Wahai Rasulullah apa yg dimaksud dgn syirik kecil itu? Beliau menjawab “Riya’ (ingin dipuji).”

Disampaikan Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setiap amalan harus disertai dengan niat, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai apa yang dia niatkan.” (HR. Al-Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907)

2. Puasa dilakukan sebagai kesempatan untuk beroleh ampunan penghapus atas dosa-dosa

Hal ini berdasarkan riwayat ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas tangga mimbar kemudian berkata, “Amin, amin, amin”. Para sahabat bertanya :

“Kenapa engkau berkata ‘Amin, amin, amin, Ya Rasulullah?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Telah datang malaikat Jibril dan ia berkata :

‘Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!’, maka aku berkata : ‘Amin’. Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata lagi. ‘celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi justru tidak memasukkan dia ke surga dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin”.

(Hadits Riwayat Bazzar dalam Majma’uz Zawaid 10/1675-166, Hakim 4/153 dishahihkannya dan disetujui oleh Imam Adz-Dzahabi dari Ka’ab bin Ujrah, diriwayatkan juga oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 644 (Shahih Al-Adabul Mufrad No. 500 dari Jabir bin Abdillah)

3. Puasa dilakukan bukan sekedar menahan lapar dan haus.

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh terhadap puasanya dari makan dan minum.” (HR. Al-Bukhari)

4. Puasa haruslah menahan diri pelakunya untuk tidak berkata buruk, berteriak2, melayani debat dan pertengkaran

“Puasa adalah perisai, bila suatu hari seseorang dari kami berpuasa, hendaknya ia tidak berkata buruk dan berteriak-teriak. Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata ‘Sesungguhnya aku sedang puasa” (HR. Al- Bukhari,Muslim dan para penulis kitab Sunan)

5.Ramadhan sebagai bulan SEDEKAH

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari, no.6)

ditegaskan oleh Anas bin Malik radhiallahu’anhu:bahwa

كان النبي صلى الله عليه وسلم أشجع الناس وأجود الناس

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling berani dan paling dermawan.” (HR. Bukhari no.1033, Muslim no. 2307)

(Terngiang dalam benak anda Nubuat Yesus tentang umat Islam, umat terakhir yang mewarisi Perjanjian Kenabian dari Bani Israel.. Matius 21:43 Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu )


Wallahu A'lam Bis Showab

Kami sangat menghargai komentar pembaca sekalian, baik saran, kritik, bantahan dan lain sebagainya. 
Bagi pembaca yang ingin berkomentar silahkan untuk login dengan mengklik Login di Tombol Login komentar dan pilih akun yang ingin anda gunakan untuk Login, Bisa dengan Facebook, Twitter, Gmail dsb. 
 peraturan komentar: 
1. komentar pendek atau panjang tidak masalah, baik lebih dari satu kolom juga tidak apa-apa. 
2. komentar menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar tidak berbelit-belit. 
3. tidak menggunakan kata-kata kotor, hujat atau caci maki
4. langsung pada topik permasalahan
Menjawab IsadanIslam.com Puasa Taat Perintah Allah Atau Mengharap Pahala Reviewed by Muslim Say on 6:29 PM Rating: 5 Seperti Biasa, Staff IDi melalui situsnya Isadanislam.com tidak henti-hentinya menyerang Islam melalui tulisan-tulisannya. kali ini Staff ID...

2 comments:

  1. Yang saya tahu..tingkat keimanan seseorang tidaklah sama..spt halnya sama2 hidup..apakah sama jalannya orang berkaki satu atau yang genap?ada segolongan orang yang menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya karena mengharap surga dan takut siksa neraka..ada yang disebabkan oleh kecintaan kepada-Nya...ada yang mabuk dalam kecintaan kepada-Nya..sehingga sudah tidak menyadari cinta ataupun tidak..dikarenakan hanya memandang Allah SWT pada segala sesuatu..demikian sedikit yang saya tahu...

    ReplyDelete