Menjawab Situs IsaIslamdankaumwanita dot Com Apakah Firdaus Juga Bagi Wanita? - Muslim Says

728x90 AdSpace

Trending
Wednesday, October 31, 2012

Menjawab Situs IsaIslamdankaumwanita dot Com Apakah Firdaus Juga Bagi Wanita?


Pada artikel ini, Staff IDI berusaha mencitrakan negatif ajaran Islam tentang surga seolah-olah, surga bagi Umat Islam hanya berlaku bagi pria, dan tidak bagi wanita. sehingga terkesan Islam merendahkan wanita.

berikut artikelnya kami cantumkan secara utuh:

Apakah Firdaus Juga Bagi Wanita?

Jalan ke surga
Firdaus dijanjikan oleh Allah bagi mereka yang taat melakukan lima rukun Islam serta dianggap cukup baik untuk masuk Firdaus. Tetapi menurut Al-Quran, sebenarnya tidak ada pahala bagi wanita yang telah sampai di Firdaus.

Firdaus Menurut Ajaran Al-Quran

Dalam Qs 56:23 Firdaus digambarkan sebagai tempat dimana laki-laki menduduki dipan sambil makan buah-buahan dengan "bidadari-bidadari yang bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik."
Wanita-wanita tersebut masih muda. Mereka menjamukan minuman anggur yang tidak menyebabkan kemabukan bagi pria. Kaum pria diberi makanan apapun yang diingininya.  Dalam Qs 78:32-33 dikatakan bahwa pahala pria yang takut terhadap Tuhan adalah keadaan yang terjamin, "kebun-kebun dan kebun anggur dan gadis gadis...seumur."

Firdaus Menurut Injil

Keterangan Firdaus dalam Injil sangat berbedah. Pria dan wanita menerima pahala yang sama di Firdaus. Satu perbedaan besar di antara Firdaus dalam Al-Quran dan dalam Injil adalah, bahwa menurut Injil, tak ada sifat daya penarik seks atau perkawinan dalam Firdaus.
Isa Al-Masih menyatakan, "Sebab apabila orang bangkit dari antara orang mati, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga" (Injil, Rasul Markus 12:25). Inilah yang akan terjadi pada akhir zaman bagi orang yang diselamatkan oleh  Isa Al-Masih, ketika mereka dibangkitkan kembali.

Firdaus Bagi Wanita

Bagi pengikut Isa Al-Masih, pria atau wanita, mereka akan menerima upah yang sama di Firdaus. Tidak ada perbedaan. Di Firdaus, tidak seorangpun akan mengalami kesakitan lagi (Injil, Kitab Wahyu 21:4).  Tak seorangpun akan lapar atau haus (Injil, Kitab Wahyu 7:16).
Orang yang percaya pada Isa akan tinggal bersama Tuhan Allah selama-lamanya dan menyembah Dia. Di sekeliling takhta-Nya akan berkumpul orang-orang dari seluruh dunia yang menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamatnya.  "Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.  Dan dengan suara nyaring mereka berseru; 'Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba" (Injil, Kitab Wahyu 7:9-10).
Firdaus juga untuk wanita! Bukan hanya bagi pria! Wanita dan pria penting dan bernilai sama di Firdaus.  Mereka akan menerima pahala yang sama. Tetapi Firdaus ini hanya bagi mereka yang menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat-nya.
Isa Al-Masih bersabda, "Akulah Jalan dan Kebeneran dan Hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6).
[Staf Isa dan Wanita – Bila Anda seorang wanita, tidakkah saudari rindu mempunyai kesempatan yang sama dengan pria untuk berada di Firdaus? Artikel tentang Keselamatan dapat membantu saudara untuk mewujudkannya.]
Sumber 

Tanggapan

Pada artikel di atas terlihat jelas Staff IDI berusaha membuat kesan bahwa Surga dalam Islam hanya untuk pria saja, sementara wanita tidak. Dengan mengelabui pembaca, menyembunyikan banyak informasi tentang balasan surga bagi wanita. Staff IDI menyerang Islam bahwa Islam merendahkan wanita. Maka dari itu kami akan mengungkap kebohongan Staff IDI yang memang selalu berbohong dan licik dalam menyebarkan ajaran sesat Kristen.

Balasan Surga bagi Wanita dalam Islam adakah?

Keadaan wanita di dunia ini tidaklah lebih dari:
-Mereka meninggal sebelum sempat menikah.
-Mereka meninggal setelah diceraikan suaminya, dan belum sempat menikah dengan yang lain.
-Mereka telah menikah, akan tetapi suaminya tidak bersamanya di surga, semoga Allah SWT melindungi kita dari hal ini.
-Mereka meninggal setelah suaminya meninggal.
-Suaminya meninggal dan mereka tetap tidak bersuami baru hingga meninggalnya.
Suaminya meninggal kmudian merekapun dinikahi oleh laki-laki lain.


Keadaan di atas masing-masing kelak akan mempunyai balasan tersendiri saat mereka di surga sebagai berikut:



Wanita yang meninggal sebelum sempat menikah, maka Allah SWT akan menikahkan mereka di surga dengan seorang laki-laki dari penduduk dunia, ini berdasarkan sabda Rasulullah saw.:



"Di surga tidaklah ada orang yang membujang (tidak memiliki pasangan."(Hr. Muslim).



Syeikh Ibn 'Utsaimin berkata: "Apabila seseorang belum menikah, yaitu seorang wanita di dunia ini, maka sesungguhnya Allah SWT akan menikahkan dengan laki-laki yang ia sukai di surga. Karena kenikmatan surga tidaklah hanya khusus untuk laki-laki saja, akan tetapi semuanya adalah juga untuk laki-laki dan wanita termasuk bentuk kenikmatan (surga) adalah perkawinan."(Al-Majmu' al-Tsamin, 1/175).



Dan juga seperti mereka yang meninggal setelah diceraikan, wanita yang suaminya tidak masuk surga. Syeikh Ibn 'Utsaimin berkata: "Seorang apabila termasuk ahli surga dan belum menikah atau suaminya tidak termasuk ahli surga, maka sesungguhnya bila ia masuk surga, di sana akan ada laki-laki ahli surga yang akan memperisterinya." (Al-Majmu' al-Tsamin, 1/173) Maksudnya akan menikah dengan salah seorang dari mereka.



Wanita yang meninggal setelah sempat menikah, maka saat di surga ia untuk suaminya yang dahulu.



Wanita yang suaminya meninggal kemudian tetap tidak menikah setelah kematian suaminya hingga ia pun meninggal, maka ia akan tetap menjadi isterinya di surga.



Wanita yang suaminya meninggal dan kemudian menikah dengan laki-laki lain, maka ia untuk suami yang paling terakhir, walaupun sempat menikah berkali-kali, berdasarkan sabda Rasulullah saw.:



"Wanita adalah untuk suami terakhirnya."(Silsilah al-Ahadits al-Shahihah li al-Albani, 1281).



Dan berdasarkan perkataan Hudzaifah ra. kepada isterinya: "Jika kamu tetap ingin menjadi isteriku di surga, maka janganlah menikah dengan siapapun sepeninggalku. Sesungguhnya wanita saat di surga adalah untuk suami terakhirnya di duania karena itulah Allah SWT pun mengharamkan isteri-isteri Nabi untuk dinikahi oleh orang lain sepeninggalnya, karena mereka itu kelak akan menjadi isteri-isterinya di surga." (Silsilah al-Ahadits al-Shahihah li al-Albani, 1281).



Petanyaan: Bila ada yang berkata: "Sesungguhnya tersebut dalam do'a jenazah kita membaca:



"Dan gantikanlah (untuknya) suami yang lebih baik dari suaminya (yang terdahulu)."(Hr. Muslim).



Maka jika ia telah bersuami, bagaimana kita mendo'akan untuknya dengan do'a seperti itu dan kita mengetahui bahwa suami di dunia akan menjadi suami di surga, akan tetapi bila ia belum mempunyai suami dimanakah suaminya ?



Jawaban: Adalah seperti yang disebutkan oleh Syeikh Ibn 'Utsaimin yaitu: "Jika dia belum menikah, maka yang dimaksud adalah suami yang lebih baik dari suami yang ditakdirkan untuknya jika dia tetap hidup. Adapun jiaka dia sudah menikah, maka yang dimaksud dengan suami yang lebih baik adalah yang lebih baik sifat-sifatnya di dunia, karena yang disebut dengan menggantikan adalah bisa dengan menggantikan orangnya seperti bila kita menukar kambing dengan unta, atau bisa dengan mengganti sifat-sifatnya seperti bilamana kita berkata: semoga Allah menggantikan kekufuran orang itu dengan keimanan, atau seperti pada firman Allah SWT:



(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit,… (QS. Ibrahim:48). Dimana buminya adalah tetap bumi ini akan tetapi diratakan dan langitnya adalah tetap langit ini akan tetapi terbelah." (Al-Bab al-Maftuh, 3/23-24).



Pria Mendapatkan Bidadari di Surga, Wanita Mendapatkan Apa?



Para wanita akan mendapatkan pria ahli Surga, dan pria ahli Surga lebih afdhal dari pada bidadari. Pria yang paling baik ada di antara pria ahli Surga. Dengan demikian, bagian wanita di Surga bisa jadi lebih besar dan lebih banyak daripada bagian pria, dalam masalah pernikahan. Karena wanita di dunia juga (bersuami) mereka mempunyai beberapa suami di Surga. Bila wanita mempunyai 2 suami, ia diberi pilihan untuk memilih di antara keduanya, dan ia akan memilih yang paling baik dari keduanya



(Fatawa wa Durusul Haramil Makki, Syaikh Ibn Utsaimin 1/132, yang dinukil dalam Al-Fatawa Al-Jami’ah lil Mar’atil Muslimah, edisi bahasa Indonesia Fatwa-fatwa tentang wanita 3 cetakan DH)



Syaikh Abdullah Jibrin menjelaskan kedudukan wanita di surga nanti:



Tidak bisa disangsikan bahwa kenikmatan Surga sifatnya umum untuk laki-laki dan perempuan. Allah berfirman:



Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal diantara kamu, baik laki-laki ataupun perempuan (Ali-Imran:195)



Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (An-Nahl:97)




Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita, sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun (An-Nisa’:124)



Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu’min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta’atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar (Al-Ahzab:35)



Allah telah menyebutkan bahwa mereka akan masuk Surga dalam firman-Nya:



Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan (Yaasiin:56)




Masuklah kamu ke dalam Surga, kamu dan istri-istri kamu digembirakan (Az-Zukhruf:70)



Allah menyebutkan bahwa wanita akan diciptakan ulang.

Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan (Al-Waqi’ah: 35-36)


Maksudnya mengulangi penciptaan wanita-wanita tua dan menjadikan mereka perawan kembali, yang tua kembali muda. Telah disebutkan dalam suatu hadits bahwa wanita dunia mempunyai kelebihan atas bidadari karena ibadah dan ketaatan mereka. Para wanita yang beriman masuk Surga sebagaimana kaum lelaki. Jika wanita pernah menikah beberapa kali, dan ia masuk Surga bersama mereka, ia diberi hak untuk memilih salah satu di antara mereka, maka ia memilih yang paling bagus diantara mereka.



(Fatawal Mar’ah 1/13 yang dinukil dalam Al-Fatawa Al-Jami’ah lil Mar’atil Muslimah, edisi bahasa Indonesia Fatwa-fatwa tentang wanita 3 DH)



Subhanallah Ternyata Wanita adalah penduduk Terbanyak disurga?



Mari kita lihat penjelasan ahli tafsir Imam Qurthubi dalam menjelaskan hadist ” ”Sesungguhnya aku melihat kalian sebagai penduduk neraka terbanyak”. (Bukhari dan Muslim)



beliau menafsirkan hadist ini ”Bahwasanya ini mungkin saat mereka menjadi penduduk neraka terbanyak. Akan tetapi setelah mereka selanjutnya keluar (dari neraka) karena syafa’at dan rahmat Allah Subhana hu Wa Ta’ala. Sehingga tidak ada yang tersisa di neraka yang berkata “Laa Ilaha Illallahu” maka wanita pun kemudian menjadi yang terbanyak di syurga” (Haadii Al Arwah li Ibnil Qayyim (Hal. 144))



Selain pendapat beliau diatas  masih banyak dalil yang menjelaskan bahwa mayoritas penduduk surga adalah wanita.



Nabi Shallallahu alaihiwassalam bersabda: “Sesungguhnya ahli surga yang paling rendah tingkatannya adalah seseorang yang Allah palingkan wajahnya dari neraka kearah surga, dan ditampakkan padanya satu pohon surga yang rindang. Lalu orang itu berkata: Ya Allah dekatkanlah aku ke pohon itu agar aku bisa berteduh di bawahnya.” Lalu Nabi Sholallohu ‘alaihi wa sallam terus menyebutkan angan-angan orang itu hingga akhirnya beliau bersabda: “Apabila telah habis angan-angannya maka Allah berfirman kepadanya: “Dia itu milikmu dan ditambah lagi sepuluh kali lipatnya.” Nabi bersabda: “Kemudian ia masuk rumahnya dan masuklah menemuinya dua biadadari surga, lalu keduanya berkata: Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkanmu untuk kami dan yang menghidupkan kami untukmu. Lalu laki-laki itu berkata: “Tidak ada seorangpun yang dianugerahi seperti yang dianugerahkan kepadaku.” (HR. Muslim: 417)



Hadist diatas menyebutkan bahwa ahli surga yang paling rendah mendapatkan dua wanita (bidadari). Jadi tiap satu orang ada disisinya dua wanita.



Beliau juga bersabda : “Kelompok pertama kali yang masuk surga, seolah wajah mereka cahaya rembulan di malam purnama. Kelompok kedua seperti bintang kejora yang terbaik di langit. Bagi setiap orang dari ahli surga itu dua bidadari surga. Pada setiap bidadari ada 70 perhiasan. Sumsum kakinya dapat terlihat dari balik daging dan perhiasannya, sebagaimana minuman merah dapat dilihat di gelas putih.” (HR. Thabrani dengan sanad shahih, dan Baihaqi dengan sanad hasan. Hadits hasan, shahih lighairi: Shahih al-Targhib: 3745)



dan hadist tentang syuhada yang dinikahkan dengan 72 bidadari : “Orang yang mati syahid memiliki 7 [yang benar 8] keistimewaan di sisi Allah:  diampuni dosanya di awal kucuran darahnya, melihat tempat duduknya dari surga, dihiasi dengan perhiasan iman, dinikahkan dengan 72 bidadari surga,  diamankan dari adzab kubur, aman dari goncangan dahsyat di hari qiamat,  diletakkan di atas kepalanya mahkota kewibawaan; satu permata dari padanya lebih baik dari pada dunia seisinya,  memberi syafaat kepada 70 orang dari kerabatnya.” (Ahmad, Tirmidzi dan Baihaqi. Silsilah al-Shahihah: 3213, Shahih al-Jami’: 5182)



Dari tiga hadist diatas dapat diambil kesimpulan bahwa penguni surga yang terbanyak adalah wanita karena setiap laki laki yang masuk surga di sisinya ada dua atau lebih wanita (bidadari).Dan menurut pendapat para ulama  bidadari yang dimaksud disini tidak hanya  bidadari yang diciptakan tanpa bapak ibu tapi termasuk bidadari dari kalangan  wanita muslimah yang masuk surga.wallahu’alam.



Sekarang pertanyaannya : Apakah hanya orang-orang beriman dari kalangan laki-laki dan bidadari-bidadari saja yang menjadi penduduk Surga? Bagaimana dengan istri-istri kaum Mukminin di dunia, wanita-wanita penduduk bumi?



Istri-istri kaum Mukminin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya kelak di Surga dan akan memperoleh kenikmatan yang sama dengan yang diperoleh penduduk Surga lainnya, tentunya sesuai dengan amalnya selama di dunia.Hak ini di isyaratkan dalam Firman Alloh : “Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridaan Tuhannya, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik), (Yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya,. . ” (QS. Al-Ra’d: 22-23)



juga ditegaskan dalam hadist : “



Muawiyah bin Abi Sufyan pernah melamar Ummu Darda, namun dia enggan menikah dengannya. Dan dia berkata, “Aku pernah mendengar Abu Darda berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wanita itu untuk suaminya yang terakhir.” Sedangkan aku tidak menginginkan pengganti Abu Darda.”



Dalam lafazh lain disebutkan,



Wanita mana saja yang ditinggal mati suaminya, lalu dia menikah lagi setelahnya, maka dia milik suaminya yang terakhir.” (Lihat as-Silsilah ash-Shahihah, no. 1281)



Apabila seorang wanita shalat lima waktu, puasa ramadhan, menjaga kesuciannya dan mentaati suaminya, dikatakanlah kepadanya : masuklah ke dalam syurga dari pintu mana saja yang anda inginkan”. (Shahihul Jaami’ lil Al baany (660))



Surga Kristen cuma Tempat berdiam diri?



Menurut Alkitab, bahwa orang yang meninggal dan nanti masuk surga / firdaus akan hidup seperti malaikat. tidak makan, tidak minum, tidak kawin dan tidak bersenang-senang, hanya hidup kekal saja.

Orang-orang Kristen menganggap hidup seperti ini adalah hidup yang layak dan sangat baik. tapi kalau kita memiliki akal sehat. Apa untungnya hidup seperti malaikat?


pembaca bisa membayangkan, seorang hidup kekal. tidak mati-mati, tidak makan, tidak minum, tidak menikah. tidak bersenang-senang. Ibarat orang yang duduk di pemberhentian Bis menunggu waktu yang tidak ada habis-habisnya, betapa tersiksanya, betapa capeknya. betapa membosankan.



Hidup seperti inikah yang diidam-idamkan Kristen termasuk Staff IDI? hidup inikah yang dibangga-banggakan Staff IDI?

atau jangan-jangan Staff IDI Dengki dan IRI dengan surga dalam Islam yang dijelaskan penuh kenikmatan dan suka cita, baik Pria atau Wanita tanpa terkecuali, mereka hidup dalam kebahagiaan tanpa batas.
Sementara Surga Kristen hanya diberi kekekalan tanpa ada suka cita dan kebahagiaan. sungguh sangat menyedihkan.


Parahnya, seperti yang dijelaskan oleh Staff IDI. bahwa surga nanti, tidak hanya berdiam diri tapi juga  hanya tinggal melihat Isa saja.  selama-lamanya, Ibarat melihat presiden duduk di singgasana selama bertahun-tahun tanpa makan dan minum tanpa ada kesenangan tanpa ada kebahagiaan. 



Apa enaknya surga seperti ini, ini surga atau pemberhentian Bis?? jangankan wanita, pria dan wanita dalam Kristen sama-sama menderitanya.

seperti inikah yang diidam-idamkan Staff IDI?


Wallahu A'lam Bish-Shawab



**************



Kami sangat menghargai komentar pembaca sekalian, baik saran, kritik, bantahan dan lain sebagainya. 
Bagi pembaca yang ingin berkomentar silahkan untuk login dengan mengklik Login di Tombol Login komentar dan pilih akun yang ingin anda gunakan untuk Login, Bisa dengan Facebook, Twitter, Gmail dsb. 
 peraturan komentar: 
1. komentar pendek atau panjang tidak masalah, baik lebih dari satu kolom juga tidak apa-apa. 
2. komentar menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar tidak berbelit-belit. 
3. tidak menggunakan kata-kata kotor, hujat atau caci maki
4. langsung pada topik permasalahan
Menjawab Situs IsaIslamdankaumwanita dot Com Apakah Firdaus Juga Bagi Wanita? Reviewed by Muslim Say on 11:33 PM Rating: 5 Pada artikel ini, Staff IDI berusaha mencitrakan negatif ajaran Islam tentang surga seolah-olah, surga bagi Umat Islam hanya berlaku bagi ...

5 comments:

  1. itu di atas surga apa stasiun kereta. kerjaanya cuma nunggu doang, g makan g minum, selama-lamanya kekal gitu doang. kaya penjara. nunggu waktu habis. tapi g habis-habis.
    serem banget tuh sorga...

    apa lagi katanya ada naga ang bakal neyrang sorga kristen.. lucu.

    ReplyDelete
  2. surga rongsokan,, ada naga, ga ada kesenangan, g ada kebahagiaan, nunggu doan. kasian banget yach surga Kristen...

    ReplyDelete
  3. itu sorga atau kubur?
    kasian kristener salibiblis, oon nya ga tanggung tanggung

    ReplyDelete
  4. Di surga, perempuan dpt jatah satu laki2 (suami atau laki2 bujang yg masuk surga)
    Di surga, laki2 dpt jatah istri2 di dunia (atau perempuan single bg laki2 single) dan bdadari2

    Hiburan utk perempuan :
    - di sana tak ada rasa dengki, jd pasti suami tenang bersenang2 dg bidadari atau istri yg lain
    - istri punya kekuasaan melebihi bidadari shg kapanpun istri ingin, ia bisa memanggil suaminya, kalau sdh selesai, sang suami bersenang2 lg dg para bdadari.

    NB: sy perempuan dan sy cuma bisa menarik nafas panjang dan mengelus dada.
    Haruskah perempuan pergi ke surga kalau tujuan utama adalah menghindari neraka?

    ReplyDelete
  5. kalo cuma hidup spt malaikat.kayanya gak asyiik aah.dimana nikmatnya sorga?

    ReplyDelete