Slider Top

[6][true][slider-top-big][Slider Top]
You are here: Home / , , , Menjawab Pelintiran FFI Hadits Wanita Baik sama dengan Kotoran?

Menjawab Pelintiran FFI Hadits Wanita Baik sama dengan Kotoran?

| 1 Comment

Kita semua sudah tahu bahwa Situs Faith Freedom atau disingkat FF atau FFI adalah kumpulan orang-orang yang sangat phobia terhadap Islam, senang menghujat dan menfitnah Islam. mereka tidak segan-segan memelintir, merubah redaksi, menutup mata terhadap fakta atau kebenaran yang sesungguhnya asalkan hawa nafsu mereka untuk menghujat terpuaskan.

Kali ini mereka mempersoalkan sebuah Hadits Nabi yang berisi perumpamaan bagi wanita yang baik-baik yang berada ditempat yang jelek. Yang menurut mereka diumpamakan seperti kotoran.



berikut yang diposting oleh Murtad Mama:

[hadith] perempuan baik - baik sama dengan kotoran

by murtad mama » Fri May 11, 2007 12:38 pm
إِيَّاكُمْ وَخَضْرَاءُ الدِّمَنِ فَقِيْلَ مَا خَضْرَاءُ الدِّمَنِ؟ قَالَ الْمَرْأَةُ الْحُسَنَاءُ فِي الْمَنْبَتِ السُّوْءِ  

ertinya: 
Berhati-hatilah kalian terhadap Khadra’ ad-Diman (hijaunya kotoran ternak), Rasulullah ditanya, apakah khadra’ ad-diman itu? Beliau bersabda; Perempuan yang baik di lingkungan yang buruk. 
conclusinya adalah: 
perempuan yang baik = kotoran ternak  
kasihan para muslim



Tanggapan Kami:

Menurut kami tidak ada yang masalah dengan hadits tersebut. Karena akal cerdas kita bisa membaca bahwa isi dari hadits tersebut adalah perumpamaan bukan makna yang sebenarnya.

Bahwa lingkungan yang buruk tentu dapat menimbulkan efek negatif bagi wanita tersebut maupun orang lain.

Selain itu, Hadits ini juga setelah ditakhrij ternyata Dhoif.

إِيَّاكُمْ وَخَضْرَاءُ الدِّمَنِ فَقِيْلَ مَا خَضْرَاءُ الدِّمَنِ؟ قَالَ الْمَرْأَةُ الْحُسَنَاءُ فِي الْمَنْبَتِ السُّوْءِ
Berhati-hatilah kalian terhadap Khadra’ ad-Diman (hijaunya kotoran ternak), Rasulullah ditanya, apakah khadra’ ad-diman itu? Beliau bersabda; Perempuan yang baik di lingkungan yang buruk.
Al-Iraqi berkata; Hadis ini dla’if, dan juga didla’ifkan oleh Ibnu al-Mulqin. Al-Albani berkata; Hadis ini dla’if jiddan (lemah sekali). Takhrij al-Ihya’ (2:42), adl-Dla’ifah:14


oleh karena itu jika Hadits sudah Dhoif maka jelas itu bukan perkataan Nabi. Sehingga tidak perlu dirisaukan. 
Sementara soal penghujatan FFI, tidak perlu terlalu dirisaukan, orang-orang kafir memang kenyataanya suka menghujat dan menfitnah. dan kami yakni meski mereka sudah membaca bantahan atau tanggapan dari kami, mereka pastinya tetap saja akan menghujat dan mencaci maki Nabi Muhammad. Karena tujuan utama mereka bukanlah meraih kebenaran, tapi ingin menghujat dan mencaci maki. Dan orang-orang yang suka mencaci maki tidak membutuhkan kebenaran, tapi yang mereka butuhkan hanyalah pemuasan hawa Nafsu mereka.


Wallahu A'lam




Kami sangat menghargai komentar pembaca sekalian, baik saran, kritik, bantahan dan lain sebagainya. 
Bagi pembaca yang ingin berkomentar silahkan untuk login dengan mengklik Login di Tombol Login komentar dan pilih akun yang ingin anda gunakan untuk Login, Bisa dengan Facebook, Twitter, Gmail dsb. 
 peraturan komentar: 
1. komentar pendek atau panjang tidak masalah, baik lebih dari satu kolom juga tidak apa-apa. 
2. komentar menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar tidak berbelit-belit. 
3. tidak menggunakan kata-kata kotor, hujat atau caci maki
4. langsung pada topik permasalahan