Menjawab Situs Isadanalquran(dot)com : Haruskah Umat Muslim Membaca Injil? - Muslim Says

728x90 AdSpace

Trending
Sunday, February 17, 2013

Menjawab Situs Isadanalquran(dot)com : Haruskah Umat Muslim Membaca Injil?

al-qur'an berbicara mengenai Alkitab atau injil yang telah dirombak, dirusak dan dipalsukan oleh umat sebelumnya
Seperti biasanya Staff IDI dengan situs-situsnya memuat tulisan yang isinya sangat penuh dengan tipuan kepada umat Islam, kristen bahkan pembaca dari kalangan agama lain. Dengan trik-trik murahan, yakni tipuan, pelintiran yang sudah menjadi kebiasan dari staff IDI. meski kami sudah berulang kali mengirimkan tulisan bantahan, tak ada satupun dari staff IDI yang memberikan bantahan atau verifikasi atas tulisannya. Di sisi lain di situsnya sendiri bahkan facebook Fans Page sendiri ketika terdapat komentar-komentar yang membantah tulisan nicaya akan dihapus atau dibanned seolah-olah tak ada yang bisa membantah tulisan-tulisan dari mereka.

Pada kali ini staff IDI lagi-lagi mencoba menggiring pembaca bahwa Al-Qur'an membenarkan Alkitab yang berada ditangan Kristen sekarang. Padahal jelas-jelas Apa yang ada ditangan kristen sekarang sudah tercampur antara firman tuhan dan firman atau perkatan manusia. Berikut Tulisan Staff IDI
Haruskah Umat Muslim Membaca Injil?

Umumnya orang Islam beranggapan bahwa Muhammad dan Isa Al-Masih menulis sebuah Kitab Suci. Anggapan ini jelas salah. Karena, baik Al-Quran ataupun Injil bukanlah kitab yang ditulis oleh Muhammad atau Isa Al-Masih.

Al-Quran merupakan kumpulan buku yang ditulis oleh sahabat Muhammad setelah kematiannya. Sedangkan Injil adalah empat kitab pertama dari Alkitab yang menjelaskan tentang kehidupan dan ajaran Isa Al-Masih yang ditulis oleh murid-murid-Nya.

Persoalan siapakah yang menulis “buku” tersebut bukanlah hal utama. Yang terpenting ialah, dari siapakah wahyu tersebut datang, dan bagaimana caranya hingga wahyu itu diberikan kepada manusia?
Darimana Datangnya Al-Quran? Atau Kitab Suci Injil?

Umat Muslim percaya Al-Quran diturunkan kepada Muhammad. Bahkan mereka meyakini Al-Quran salah satu mujizat Allah lewat Muhammad. Namun sejarah menyatakan, Muhammad menerima “wahyu” tersebut dari satu makhluk roh secara lisan. Lalu Muhammad meneruskan kepada sahabat-sahabatnya untuk mereka hafalkan. Setelah Muhammad wafat, barulah “hafalan-hafalan” tersebut dibukukan. Jadi, sebenarnya Muhammad tidak menerima wahyu itu langsung dari Allah. Melainkan dari sesuatu makhluk roh.

Injil diberikan dengan cara yang berbeda dari semua kitab suci lainnya. Murid-murid Isa Al-Masih menulis kata-kata Allah yang mereka dengar dari Allah sendiri. Dengan ilham Ilahi dari Roh Kudus, Injil ditulis oleh murid-murid Isa Al-Masih. Perhatikanlah ayat suci ini: “Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu” (Injil, Yohannes 14:26).

Tidak hanya firman Allah yang diberikan secara langsung kepada manusia, melainkan Roh Kudus memastikan bahwa Pesan Allah lengkap.
Mengapa Allah Ingin Anda Baca Injil?

Injil adalah buku unik di antara semua buku-buku agama lainnya. Injil juga merupakan biografi kehidupan Kalimat Allah (Isa Al-Masih) selama Ia di dunia. Injil mencatat kehidupan Isa-Masih dari lahir-Nya sampai kembali-Nya kepada Bapa di Surga.

Mungkin itulah alasannya mengapa Al-Quran mendorong orang Muslim agar membaca Injil, “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa” (Qs 5:46)

Selain itu Muhammad juga diperintahkan untuk bertanya kepada orang-orang yang telah membaca Kitab Suci sebelumnya, “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab

Ayat ini mengikhtisarkan mengapa Injil ditulis. “Tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya” (Injil, Rasul Besar Yohannes 20:31). Tidak ada buku lain yang pernah ditulis yang dapat memimpin manusia kepada keselamatan.

[Staf Isa dan Islam – Bila saudara rindu untuk mempelajari lebih lanjut mengenai Keselamatan yang dikaruniakan Allah kepada manusia. Artikel tentang Keselamatan dapat membantu anda.]

http://www.isadanalquran.com/Al-Maidah-546/haruskah-umat-muslim-membaca-injil



Al-Qur'an adalah Wahyu atau firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui malaikat Jibril As.

Salah satu trik murahan yakni menipu, dan mengelabui yang dilakukan Staff IDI di atas menyatakan bahwa Nabi Muhammad secara sejarah atau fakta sejarah mengatakan bahwa Nabi menerima Al-Qur;an dari ROh secara lisan. Ini adalah tuduhan Dusta dan penipuan.

sejarah mencatat nabi jelas-jelas menerima wahyu dari Allah melalui perantara malaikat Jibril As. Yang memang bertugas menyampaikan wahyu Allah, yang juga dulunya datang menyampaikan wahyu kepada para Nabi dan Rasul-rasul, termasuk kepada Yesus. di Alkitab pun jelas-jelas tertulis bahwa Gabriel datang kepada ibunya Yesus bunda Maria. dan ini sudah kami catat pada artikel kami sebelumnya.
Selanjutnya Al-Qur'an dihafal nabi dan para Shahabat dan kemudian ditulis dalam Mushaf dan dihafal manusia tanpa putus dari generasi ke generasi umat Islam. hingga sekarang.

Nah statemen Staff IDI di atas mengatakan Alkitab bersumber dari Firman Allah,, itu betul, tapi tidak semua, karena kenyataanya begitu banyak ayat-ayat alkitab yang mustahil bersumber dari Allah.

Semisal begitu banyak ayat Porno ayat cabul berisi kata-kata vulgar, Buah pelir, buah dada dijamah-jamah, dada keperawanan di jamah-jamah, penis seperti kuda, bersundal dan seterusnya.

Banyak ayat kontradiksi atau kesalahan dalam catatan, semisal nama-mana, tahun, jumlah pasukan.

Salah hitung, ayat hilang, ayat tambahan dan ini sudah kami paparkan panjang lebar pada beberapa artikel sebelumnya. pembaca dapat mensearcing dengan mesin pencari dibawah artikel ini. Insya Allah akan ditemukan banyak artikel seputar kepalsuan Alkitab. Dan tulisan tersebut kami kirim ke Staff IDI, dan Staff IDI memang tak mau memberikan tanggapan atau bantahan. karena memang sepertinya mereka tak sanggup menjawabnya.

Apakah Al-Qur'an membenarkan Alkitab?

sory ya, Al-Qur'an tak pernah membenarkan Alkitab, tapi membenarkan kitab-kitab Allah sebelum Al-Qur'an, yaitu Taurat, Injil, Zabur. Bukan Alkitab.

Artinya Staff IDI dan Kristen pada umumnya menyatakan atau mengklaim bahwa Alkitab yang mereka pegang sekarang adalah Kitab Taurat, Injil zabur, padahal bukan. mungkin saja sebagian dari isi kitab-kitab tersebut ada pada Alkitab sekarnag, tapi isinya sudah tercampur dengan perkataan manusia, firman-firman tak jelas sumbernya.

sering kali Staff IDI dan sebagian KRsiten suka mencomot Al-Qur'an untuk membenarkan Alkitab padahal Al-Qur'an tak pernah membenarkan Alkitab,tapi membenarkan kitab-kitab para Nabi yang jelas-jelas bukan Alkitab yang ada ditangan Kristen dan staff IDI sekarang.

cukup banyak statemen staff IDI tanpa dasar di atas, menyebut Alkitab mencatat semua Kisah Yesus dari awal hingga kembalinya.. padahal terdapat beberapa tahun Cerita Yesus hilang, dan menjadi salah satu pertanyaan yang berhadiah Mobil BMW jika sanggup menjawabnya, Oleh Ustad Ihsan Mokoginta (Muallaf, mantan pendeta).

Statemen dengna memelintir Al-Qur'an, Alkitab adalah petunjuk, padahal yang dimaksud adalah kitab sebelumnya bukan Alkitab yang ada pada kristen sekarang.
Statemen dengan memelintir Al-Qur'an, jika kamu Muhammad berada pada keragu-raguan, padahal pada teks ayat tak ada kata Muhammad disitu, justru kalau kita mengkaji tafsir dan asbabun Nuzul ayat tersebut yakni yang dimaksud kamu pada saat itu adalah Ahlu Kitab yang ragu akan kebenaran nabi Muhammad, merekalah yang harus bertanya kepada para pendeta atau rahib-rahib mereka, tentu pada rahib yang benar-benar menjaga kemurnian tauhid, semisal Shahabat Nabi yang pada saat itu diberi tahu oleh rahib yang jujur bahwa telah lahir Nabi dengan tanda-tanda yang jelas yang pada akhirnya Salman Al-Farisi memeluk Islam dan mengakui Nabi Muhammad. Seorang Pendeta Waraqah Bin Naufal juga mengakui kenabian Nabi Muhammad.

Jadi bukan seperti pandangan Staff IDI, atau pandangan Kristen seperti sekarang yang harus diikuti atau ditanyakan. Jika Ragu, toh sekarang tak ada yang ragu dengna kebenaran Islam.

Kristen sendiri saja termasuk Staff IDI masih ragu-ragu imannya. keyakinanya, tak yakin akan kebenaran Imannya.

di artikel sebelumnya, kami pernah menampilkan tulisan tentang Statemen Alkitab bahwa orang yang percaya, atau beriman menurut Alkitab akan selamat dari minum racun, dipatuk ular, bisa berbicara bahasa Asing (meski tak belajar) bahkan bisa memindahkan gunung. Pembaca dapat mengecek langsung tulisan tersebut dengan menggunakan mesin pencari, membuktikan iman dengan minum racun.

Tak tanggung, tanggung saya yakin jangankan Staff IDI, paus yang ada di Vatican pun tak akan berani minum racun, bahkan tak akan pernah sanggup nyuruh gunung Pindah.

ini adalah bukti kebenaran Alkitab adalah sebuah kebohongan.

Wallahu A'lam.


Kami sangat menghargai komentar pembaca sekalian, baik saran, kritik, bantahan dan lain sebagainya. 
Bagi pembaca yang ingin berkomentar silahkan untuk login dengan mengklik Login di Tombol Login komentar dan pilih akun yang ingin anda gunakan untuk Login, Bisa dengan Facebook, Twitter, Gmail dsb. 
 peraturan komentar: 
1. komentar pendek atau panjang tidak masalah, baik lebih dari satu kolom juga tidak apa-apa. 
2. komentar menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar tidak berbelit-belit. 
3. tidak menggunakan kata-kata kotor, hujat atau caci maki
4. langsung pada topik permasalahan
Menjawab Situs Isadanalquran(dot)com : Haruskah Umat Muslim Membaca Injil? Reviewed by Muslim Say on 12:55 PM Rating: 5 Seperti biasanya Staff IDI dengan situs-situsnya memuat tulisan yang isinya sangat penuh dengan tipuan kepada umat Islam, kristen bahkan ...

No comments: