THE STAR OF THE MESSIAH - Muslim Says

728x90 AdSpace

Trending
Wednesday, November 19, 2014

THE STAR OF THE MESSIAH

Oleh:Althaf Musa .A.

Kamus leksikon Ibrani-Caldea Gesenius dalam Perjanjian Lama menyatakan :

Kata Ibrani Ish menurut definisinya adalah sebuah bintang utara yang terang atau bintang bintang pada rasi bintang utara ‘Ursa Major’. Ursa Major diterjemahkan sebagai rasi “Beruang besar”. Lebih terperinci memperhatikan catatan tepi sebelah kanan. “‘ish” juga mengacu pada “rasi beruang” yang juga sama dengan rasi bintang Utara yang disebutkan tadi.
H.W.F. Gesenius terus menggambarkan hubungan kolaboratif di antara kata Ibrani Ish dan kata Arab ‘Aasa dan ‘Issa dan didefinisikan sebagai “pengintai malam”. Dan ini berkolaborasi dengan detil besar dalam Qur’an. Dalam surat Ath Thariiq yang artinya “Yang datang di malam hari” pada ayat 1-3 :
Demi langit dan yang datang pada malam hari, tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu? (yaitu) bintang yang cahayanya menembus.” (At-Thaariq:1-3]
Mengenai ayat ke-3 Surat ini, Imam Suyuti berkata pada kitabnya “Ad Durul Mantsur fi Tafsir al Ma’tsur:
“telah diriwayatkankan bahwa Ibnu Jarir berkata, dari Mujahid, tentang ayat ini: “Ini adalah bintang yang menembus cahaya” bahwa ini berarti bintang dari Ats Tsurayya.” (Ad Durul Mantsur fi Tafsir al Ma’tsur, Jalaluddin As Suyuti)
“Ibnu Zaid berkata, Bahwasanya, ini adalah bintang dari At tsurayya.” (Imam Qurtubi, tafsir al-Qurtubi)
Dengan demikian, Qur’an juga merefer pada bintang Tsaur Ats Tsurayyah sebagai At Thariq. Korelasinya jelas dan keselarasan antara Qur’an dan pemikiran nubuatan pra-biblical, 2000 tahun sebelum penyusunannya.
Tapi apa hubungannya “Bintang” dengan Yesus?
Terutama sekali, mungkin ini merupakan salah satu yang paling berpengaruh nyata secara historis tentang tanda dari ramalan Mesias.
*Bilangan 24:17
אֶרְאֶנּוּ וְלֹא עַתָּה אֲשׁוּרֶנּוּ וְלֹא קָרוֺב דָּרַךְ כּוֺכָב מִיַּעֲקֹב וְקָם שֵׁבֶט מִיִּשְׂרָאֵל וּמָחַץ פַּאֲתֵי מוֺאָב וְקַרְקַר כָּל-בְּנֵי-שֵׁת:
Translit Interlinear, ERWNU {aku melihat}VELO{tetapi bukan } ATA{sekarang} ASHURANU{aku memandang dia} VELO KAROV{tetapi bukan dari dekat} DARAKHH KOKHAV{bintang terbit}MIYAAKOV {dari yakub}VEKAM SHEVET{tongkat kerajaan} MIYISRAEL{dari israel}…
I shall see him, but not now: I shall behold him, but not nigh: there shall come a Star out of Jacob, and a Sceptre shall rise out of Israel…”
“Aku melihat dia, tetapi bukan sekarang; aku memandang dia, tetapi bukan dari dekat; bintang terbit dari Yakub, tongkat kerajaan timbul dari Israel,”
*Matius2:2
“Saying, Where is he that is born King of the Jews? for we have seen his star in the east, and are come to worship him.”
“dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.”
Pasal 2 Matthew merinci tentang tiga orang Majus yang mengikuti Bintang Utara dalam pencarian Mesias Yahudi. Ini adalah tanda Mesias yang paling terkenal.
Kata Ibrani di ayat ini untuk “Bintang” adalah “Kokab” . Dari kata “Kokab” ini muncul gelar “Kokhba” Yang diberikan atas Simeon bar Koziba ketika dia disahkan sebagai Mesias oleh Rabbi Revolusioner Yahudi, Akiba ben Yosef.
“Rabbi Akiba ben Joseph, a highly esteemed teacher of the period, enthusiastically supported the rebels and conferred the name Bar Kokhba (Son of the Star) upon their leader. Akiba also hailed him as the Messiah.” [Encyclopedia Britannica, Reference Index V, page 872]
Saat Bar-Kokhba di-salahasumsi-kan sebagai Mesias, dia terbunuh dalam pertempuran melawan Romawi pada tahun 135 A.D. Mengenai “Bintang” menjadi tanda dari Mesias:
Kamus kata teologis Perjanjian Lama yang merupakan sebuah kompilasi dari Brown-Driver-Briggs dan Gesenius mendefinisikan “Kokab” sebagai:
“1. star – a. of Messiah, brothers, youth, numerous progeny, personification, God’s omniscience.”
[Theological Word Book of the Old Testament, Brown-Driver-Briggs, H.W.F. Gesenius]
Nabi dinamai menurut kejadian di sekitar kelahiran mereka
Adam אדמ /Aadam – berarti ‘merah’; dimungkinkan berasal dari דמ /Dum – artinya ‘darah’; Juga terkait dengan אדמה / Adamah – tanah garapan, darimana manusia pertama, Adam, diciptakan.
Sebelumnya, diterangkan nama Adam berasal dari דמ / dam (darah). Meskipun informasi tersebut adalah valid, setelah diteliti, yang lebih benar adalah dari אדמה / adamah (tanah)
*Kejadian 2:7
וַיִּיצֶר יְהוָה אֱלֹהִים אֶת-הָאָדָם עָפָר מִן-הָאֲדָמָה וַיִּפַּח בְּאַפָּיו נִשְׁמַת חַיִּים וַיְהִי הָאָדָם לְנֶפֶשׁ חַיָּה:
Translit Interlinear,VAYITER {ketika itulah}YAHWEH{YEHOVAH dibaca adonai}ELOHIM{Allah} ET HAADAM{membentuk manusia}AFAR{itu}MIN{dari} HAADAMA{debu tanah} VAYIPAHH{dan menghembuskan } BEAPAV{kedalam hidungnya} NISHMAT{ nafas} HHAYIM{hidup} VAYIHI {demikianlah}HAADAM{manusia} LENEFES{menjadi makhluk} HHAYAA{yang hidup}
“ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.”
Nuh נח /Noach dari נוח /Nuch – beristirahat. maksudnya “istirahat” pada saat kelahirannya pada ayat kejadian 5:29
*Kejadian 5:29
וַיִּקְרָא אֶת-שְׁמוֺ נֹחַ לֵאמֹר זֶה יְנַחֲמֵנוּ מִמַּעֲשֵׂנוּ וּמֵעִצְּבוֺן יָדֵינוּ מִן-הָאֲדָמָה אֲשֶׁר אֵרְרָהּ יְהוָה:
Translit Interlinear,VAYIKRA{dan dia dipanggil}ET-SHEMO{nama darinya}NOAHH{Nuh}LAMOR ZE{dan berkata kepadanya}YENAHHAMENU{anak ini akan memberikan kita}MIMAASENUH{penghiburan}UMEITZEVON{dalam pekerjaanya}YADENU{yang penuh susah payah}MIN{di}HAADAMA{tanah}ASHER{yang dikutuk}ERERA{oleh}YAHWEH{YEHOVAH dibaca adonai}
Ishak יצחק /Yitzhaq – dari צחק /Tzahaq – tertawa .
*Kejadian 17:16-19
“Aku akan memberkatinya, dan dari padanya juga Aku akan memberikan kepadamu seorang anak laki-laki, bahkan Aku akan memberkatinya, sehingga ia menjadi ibu bangsa-bangsa; raja-raja bangsa-bangsa akan lahir dari padanya.”
Lalu tertunduklah Abraham dan tertawa serta berkata dalam hatinya: “Mungkinkah bagi seorang yang berumur seratus tahun dilahirkan seorang anak dan mungkinkah Sara, yang telah berumur sembilan puluh tahun itu melahirkan seorang anak? Dan Abraham berkata kepada Allah: “Ah, sekiranya Ismael diperkenankan hidup di hadapan-Mu!”
Tetapi Allah berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak,”
Lihat pada esensi konteks ayat tersebut pada ayat 17
וַיִּפֹּל אַבְרָהָם עַל-פָּנָיו וַיִּצְחָק וַיֹּאמֶר בְּלִבּוֺ הַלְּבֶן מֵאָה-שָׁנָה יִוָּלֵד וְאִם-שָׂרָה הֲבַת-תִּשְׁעִים שָׁנָה תֵּלֵד:
Translit Interlinear,VAYIPOL{lalu tertudukah}AVRAHAM{Abraham}Al-PANAV{dalam raut mukanya}VAYITZHHAK{tertawa} VAYOMER{dan berkata}BELIBO{dalam hatinya}HALEVEN{mungkinkah seorang anak} MEA SHANA{dari umur seratus tahun} YIVALED{dan lahir}VEIM SARA{dari Sara } HAVAT{yang berumur} TISHIM SHANA TELED{Sembilan puluh tahun}
Ismail ישׂמעל /Yishmaael – dari שׂמ /shama – mendengar dan על / El – Tuhan”
Kejadian 16:11
“Selanjutnya kata Malaikat TUHAN itu kepadanya: “Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab TUHAN telah mendengar tentang penindasan atasmu itu.”
וַיֹּאמֶר לָהּ מַלְאַךְ יְהוָה הִנָּךְ הָרָה וְיֹלַדְתְּ בֵּן וְקָרָאת שְׁמוֺ יִשְׁמָעֵאל כִּי-שָׁמַע יְהוָה אֶל-עָנְיֵךְ:
VAYOMER{dan berkatalah}LA MALAKH{malaikat}YAHWEH{YEHOVAH dibaca adonai}HINAKH {kepadanya} HARA{engkau mengandung} VEYOLADT BEN{seorang anak laki-laki} VEKARAT {yang kamu beri nama}SHEMO{untuknya} YISHMAEL{ismael} KI{sebab} SHAMAD YAHWEH(YEHOVAH dibaca adonai telah mendengar} ELL ONYEKH{tentang penindasan atasmu itu}
Musa משׂה /Mosheh – menarik
“Ketika anak itu telah besar, dibawanyalah kepada puteri Firaun, yang mengangkatnya menjadi anaknya, dan menamainya Musa, sebab katanya: “Karena aku telah menariknya dari air.” [Keluaran 2:10]
Tiap-tiap Nabi dinamai dengan cara ini. Namun, ketika kita melihat kelahiran Yesus kita menemukan sebuah kontradiksi yang membingungkan dan suatu manipulasi pada Injil yang terungkap.
Kelahiran Yesus: Kontradiksi dan Nubuat Tak Terpenuhi
Kelahirannya yesus disebutkan dua kali pada Injil dalam dua catatan yang berbeda dan berlawanan. Sekali pada Injil Matius dan yang lain pada Injil Lukas. Sedangkang Injil Markus dan Yohanes memulai dengan kedatangannya Yohanes Pembaptis saat Yesus dewasa. Di antara catatan kelahiran dari Matius dan Lukas, kita temukan satu benturan kontradiksi .
KELAHIRAN YESUS MENURUT MATIUS:
“Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” —yang berarti: Allah menyertai kita. (Matius 1:21-23)
Pertama-tama, ini aneh. Bahwa tak seorangpun pernah memanggil Yesus dengan “Immanuel” dimanapun pada Bible. Ini merupakan suatu usaha untuk mencocok-cocokan Yesus dengan suatu nubuat yang dimaksud dalam Yesaya 7:14. Faktanya, ayat tersebut adalah sama sekali bukan merupakan nubuat kedatangan Yesus dan anak yang dipanggil Immanuel itu telah lahir dan menunjuk pada ayat setelahnya. Mari kita lihat konteksnya:
“Dalam zaman Ahas bin Yotam bin Uzia, raja Yehuda, maka Rezin, raja Aram, dengan Pekah bin Remalya, raja Israel, maju ke Yerusalem untuk berperang melawan kota itu, namun mereka tidak dapat mengalahkannya.” [yesaya 7:1]
TUHAN melanjutkan firman-Nya kepada Ahas, kata-Nya: “Mintalah suatu pertanda dari TUHAN, Allahmu, biarlah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah atau sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas.” Tetapi Ahas menjawab: “Aku tidak mau meminta, aku tidak mau mencobai TUHAN.” Lalu berkatalah nabi Yesaya: “Baiklah dengarkan, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang, sehingga kamu melelahkan Allahku juga? Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.” (Yesaya 7 10-14)
Berfirmanlah TUHAN kepadaku: “Ambillah sebuah batu tulis besar dan tuliskanlah di atasnya dengan tulisan biasa: Maher-Syalal Hash-Bas.” Maka aku memanggil dua saksi yang dapat dipercaya, yaitu imam Uria dan Zakharia bin Yeberekhya. Kemudian aku menghampiri isteriku; ia mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Lalu berfirmanlah TUHAN kepadaku: “Namailah dia: Maher-Syalal Hash-Bas, sebab sebelum anak itu tahu memanggil: Bapa! Ibu! maka kekayaan Damsyik dan jarahan Samaria akan diangkut di depan raja Asyur.” TUHAN melanjutkan lagi firman-Nya kepadaku: “Oleh karena bangsa ini telah menolak air Syiloah yang mengalir lamban, dan telah tawar hati terhadap Rezin dan anak Remalya, sebab itu, sesungguhnya, Tuhan akan membuat air sungai Efrat yang kuat dan besar, meluap-luap atas mereka, yaitu raja Asyur dengan segala kemuliaannya; air ini akan meluap melampaui segenap salurannya dan akan mengalir melampaui segenap tebingnya, serta menerobos masuk ke Yehuda, ibarat banjir yang meluap-luap hingga sampai ke leher; dan sayap-sayapnya yang dikembangkan akan menutup seantero negerimu, ya Imanuel!” (Yesaya 8:1-8)
Kita tidak perlu menjadi sarjana bibel untuk melihat bahwa, figur dari immanuel adalah satu tanda yang dijanjikan kepada Raja Ahaz, kemudian pada pasal selanjutnya anak tersebut lahir, kemudian akhirnya kita lihat anak itu nantinya dipanggil “immanuel”. Yesus tidak pernah dipanggil “immanuel” oleh siapapun semasa hidupnya. Silahkan baca Yesaya 7 – 8 untuk melihat hubungan kalimat dari peristiwa ini. Ini tidak mempunyai hubungan apapun dengan Yesus.
Fakta ini telah membuktikan bahwa Matius tidak menulis “Injil Matius”. Apakah kita akan percaya bahwa Matius, seorang Rasul yang dekat dengan Yesus, salah informasi tentang Nubuatan Perjanjian Lama? Penelitian historis dengan cermat membuktikan, bahwa ini adalah usaha memanipulasi manuskrip oleh mereka yang tidak akrab dengan manuskrip, budaya, ataupun nubuatan Yahudi.
KELAHIRAN YESUS MENURUT LUKAS:
Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.” (Lukas 1:31-33)
Perhatikan catatan “keturunan yakub” yang merefer pada Bilangan 24:17 “bintang terbit dari Yakub”. Ini sejalan dengan nubuatan Perjanjian Lama dan bersesuaian dengan sedikit dokumentasi historis kecil yang kita punya berkenaan dengan kelahiran dari Yesus.
Catatan paling awal dari “Bintang dari Bethlehem” dibuat oleh Uskup dari Gereja dari Antiochia, Ignatius, pada awal abad ke-2 A.D. Dalam suratnya kepada orang orang efesus dia menulis:
“How was he revealed to the world? A star shone forth high above all the stars in the skies, whose brilliance cannot be described and which was of a completely new type so that it aroused an amazement.” [Ignatius, Ad Ephesios, Chapter 19:7]
Kesimpulan
Dengan demikian, menunjukkan dengan jelas bahwa nama Yesus, yang menjadi ‘Isa dari akar Arab ‘Assa dan akar kata Ibrani ‘Ish yang artinya “Bintang utara”, jauh lebih kredibel dibandingkan referensi ke sebuah nama yang mana sama sekali tidak ada kesesuaian dengan nubuat alkitab atau bukti historis. Dengan bergantung pada nama yang salah untuk Yesus, “Yeshua ” dan “Yahushuwa ‘”, untuk memaksakan ide ‘Seorang Juru Selamat Manusia-Tuhan’, Kristen telah meletakkan keraguan atas keberadaan Yesus. Dia lahir sebagai Mesias, dan merupakan Bintang yang terbit dari keturunan Yakub, dan dengan demikian dia dinamai ‘Isa dari ‘Bintang Mesias’. “Yeshua “, “Yahushuwa “, “Immanuel”, adalah semua hasil dari belitan tangan Kristen dari Tanakh untuk memaksakannya demi mengatakan sesuatu yang tidak bersesuaian dengan Nubuatan Mesias Israel.
Referensi:
lecixon Hebrew-Caldea Gesenius
Ad Durul Mantsur fi Tafsir al Ma’tsur, Jalaluddin As Suyuti
Jami’ Ahkamil Qur’an Imam Qurtubi, tafsir al-Qurtubi
Encyclopedia Britannica
Theological Word Book of the Old Testament, Brown-Driver-Briggs, H.W.F. Gesenius
Ignatius, Ad Ephesios
Dan beberapa sumber lain
Yerussalem,1 Muharam 1431 H
Wahdatul_wjd@mig33.com


sumber : musagreen.wordpress.com
Ilham Al Azhary

Lulusan Sarjana Komunikasi Islam kampus Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mohammad Natsir Jakarta, aktif menulis dan diskusi masalah keislaman dan perbandingan agama.

Website: Muslimsays.com

THE STAR OF THE MESSIAH Reviewed by Ilham Al Azhary on 5:51 PM Rating: 5 Oleh:Althaf Musa .A. Kamus leksikon Ibrani-Caldea Gesenius dalam Perjanjian Lama menyatakan : Kata Ibrani Ish menurut definisiny...

No comments: