Provokator yang Memaki Aparat saat Parade Tauhid Ini Ternyata Intel Non Muslim - Muslim Says

728x90 AdSpace

Trending
Friday, August 21, 2015

Provokator yang Memaki Aparat saat Parade Tauhid Ini Ternyata Intel Non Muslim


Di antara ratusan ribu peserta Parade Tauhid Indonesia, Ahad (16/8/2015) lalu, ada seorang peserta yang bertingkah aneh. Sambil berjalan, ia berorasi memaki-maki aparat pemerintah dan menyebut “saksikanlah, aku seorang teroris”.
Menurut anggota tim khusus pengamanan Parade Tauhid Aziz Yanuar, selain memaki-maki aparat, orang yang memakai atribut FPI itu juga sempat mencekik leher polisi. Tapi anehnya, menurut Aziz, saat dilerai sang polisi hanya mengatakan “Biar aja Mas, biar, nggak apa-apa”.
Merasa curiga, Tim Pengamanan Parade Tauhid kemudian menangkap oknum tersebut. Ia mengaku dari FPI Makasar Jakarta Timur. Anehnya, ia tidak memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) FPI dan tidak mengetahui nama ketua FPI di daerahnya.
Tim Pengamanan Parade Tauhid kemudian menggeledahnya dan menemukan KTA kepolisian di kaos kaki di bawah kakinya.
“Agamanya Protestan, pangkatnya Brigadir dari Polres Jakarta Pusat,” kata Aziz berdasarkan KTA Kepolisian oknum tersebut. Aziz menambahkan, oknum tersebut kemudian dilepas setelah komandannya datang.
Dari terbongkarnya oknum provokator tersebut, Aziz curiga bahwa selama ini ketika ada kerusuhan yang melibatkan FPI dan ormas Islam, bisa jadi karena adanya permainan provokator seperti itu.
“Tidak menutup kemungkinan juga kan, yang kemarin kerusuhan DPRD DKI waktu kasus demo Ahok itu ada orang-orang macam aktor polisi seperti ini,” imbuhnya.
Aziz pun menyarankan agar setiap acara umat Islam di masa mendatang harus lebih baik pengamanannya.
Berikut ini video wajah provokator tersebut seperti dilansir Arrahmah Channel TV:
 
 

Provokator yang Memaki Aparat saat Parade Tauhid Ini Ternyata Intel Non Muslim Reviewed by Muslim Say on 10:14 PM Rating: 5 Di antara ratusan ribu peserta Parade Tauhid Indonesia, Ahad (16/8/2015) lalu, ada seorang peserta yang bertingkah aneh. Sambil berjal...

No comments: